Darurat Korupsi, Mahasiswa Gelar Demontrasi di Depan Kantor DPRD Sumenep

- Publisher

Sabtu, 8 Maret 2025 - 04:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Sumenep – Sejumlah mahasiswa dan aktivis yang tergabung dalam organisasi Demokrasi dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim) Korda Sumenep menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Sumenep pada Kamis (6/3/2025).

Aksi demontrasi yang dilakukan para mahasiswa itu merupakan bentuk kekecewaan mendalam terhadap carut marutnya serta banyaknya dugaan praktik korupsi di Kabupaten Sumenep ujung timur pulau Madura.

“Lebih parahnya lagi, praktik korupsi itu melibatkan oknum pejabat dan anggota DPRD Sumenep”, teriak Rabith Warsiqi Korlap Aksi.

Dengan membakar flare dan menggelar “Tadarus Ramadan” di mimbar jalanan, mahasiswa Dear Jatim juga menyuarakan tuntutan penuntasan dugaan korupsi dana Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD yang diperkirakan merugikan negara hingga miliaran rupiah setiap tahunnya.

“Dana Pokir ini diperjualbelikan kepada masyarakat melalui koordinator lapangan dengan fee mencapai 40% dari anggaran yang dikelola,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Persib Bungkam Sabah FC 3-0, Cukup Incar Hasil Seri Kontra Bali United untuk Kunci Juara Grup

Tak hanya itu, Dear Jatim juga menyoroti dugaan korupsi lain, di antaranya Dugaan Pemangkasan Dana Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Kemenaker RI Bantuan sebesar 5 Juta Rupiah, yang diduga dipotong hingga mencapai 4 Juta Rupiah.

“Dugaan lainnya juga Korupsi Tunjangan Profesi Guru (TPG), serta keterlambatan penyaluran TPG yang diduga didepositokan atau dikorupsi”, jelas Rabith.

Selain itu, aktivis Dear Jatim juga menemukan dugaan penyelewengan Anggaran di Dinas PUTR Kabupaten Sumenep.

BACA JUGA :  Tensi Memanas Jelang Dewata Challenge Persib Bandung Siap Tantang Bali United Malam Ini

“Dalam temuan dan data yang sudah kami kantongi, telah terjadi dugaan penarikan fee/ijon proyek hingga 40% dan penyelewengan anggaran belanja hibah serta bantuan keuangan desa”, tambahnya.

Meski telah berjam-jam para mahasiswa menggelar aksi demontrasi, mahasiswa sangat kecewa karena tak ada satu pun anggota DPRD yang menemui massa aksi.

Mereka berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak.

Penulis : Rasadi

Berita Terkait

Bupati Yudas Tebai Turun Langsung ke RSUD Dogiyai, Dengarkan Keluhan Nakes
Tensi Memanas Jelang Dewata Challenge Persib Bandung Siap Tantang Bali United Malam Ini
Pamit di Podium Kemerdekaan ​Momen Perpisahan dan Tugas Terakhir
Sertijab Camat Gunung Bintang Awai: Apresiasi ASN untuk Armadi, Sambut Indra Yudi
Dana Pensiun Indonesia: Dari Paham Menjadi Punya
Korban PRONA dan PTSL Belum Merdeka Secara Utuh, Oknum Kepala ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Diduga  Bersembunyi di Bawah Ketiak
KKN UMAHA Hadir untuk UMKM Desa KarangTanjung melalui Pendampingan Penerbitan NIB
Cendekia Academy Ajak Generasi Muda Mengenal Dunia Maritim di KRI Dewaruci
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Bupati Yudas Tebai Turun Langsung ke RSUD Dogiyai, Dengarkan Keluhan Nakes

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Tensi Memanas Jelang Dewata Challenge Persib Bandung Siap Tantang Bali United Malam Ini

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Pamit di Podium Kemerdekaan ​Momen Perpisahan dan Tugas Terakhir

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Sertijab Camat Gunung Bintang Awai: Apresiasi ASN untuk Armadi, Sambut Indra Yudi

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Korban PRONA dan PTSL Belum Merdeka Secara Utuh, Oknum Kepala ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Diduga  Bersembunyi di Bawah Ketiak

Berita Terbaru

Berita Utama

Pamit di Podium Kemerdekaan ​Momen Perpisahan dan Tugas Terakhir

Senin, 17 Agu 2026 - 20:14 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/