Api Berkobar di RSUD Syekh Yusuf Gowa, Pasien Berlarian Selamatkan Diri

- Publisher

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautama.id |Gowa — Kebakaran hebat melanda Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (29/5/2026) siang. Insiden tersebut membuat suasana rumah sakit mendadak mencekam setelah kobaran api disertai asap tebal membumbung tinggi dari salah satu gedung di area rumah sakit.

 

Api diketahui membakar gedung lama yang difungsikan sebagai tempat penyimpanan barang dan berkas rumah sakit. Kobaran api yang dengan cepat membesar membuat pasien, keluarga pasien, hingga tenaga kesehatan panik dan berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan pantauan di lokasi, kepulan asap hitam pekat terlihat membubung tinggi dan dapat disaksikan dari kejauhan. Suara sirene mobil pemadam kebakaran terdengar silih berganti memasuki area rumah sakit untuk melakukan proses pemadaman.

 

Kebakaran yang terjadi tidak jauh dari ruang perawatan pasien membuat proses evakuasi berlangsung cepat. Sejumlah pasien yang tengah menjalani perawatan terpaksa dipindahkan ke lokasi yang lebih aman guna menghindari risiko paparan asap maupun kemungkinan api merambat ke gedung lainnya.

BACA JUGA :  UPT SPF SDN Cendrawasih Jalani Pembinaan Menuju Adiwiyata Nasional, Gandeng SDN Sudirman 3 sebagai Sekolah Pendamping

 

Petugas medis bersama keluarga pasien tampak berjibaku mengevakuasi pasien menggunakan kursi roda dan tempat tidur rumah sakit. Situasi kepanikan sempat terjadi ketika api terus membesar dan asap memenuhi area sekitar gedung yang terbakar.

 

Menurut informasi di lokasi, api diduga mulai membesar saat pelaksanaan Salat Jumat berlangsung. Warga dan petugas rumah sakit yang melihat kobaran api langsung berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun kobaran api terus meluas.

 

Petugas laundry RSUD Syekh Yusuf, Sayu, mengatakan api dengan cepat menghanguskan bangunan lama yang digunakan sebagai gudang penyimpanan.

 

“Yang terbakar gedung lama ini, tempat penyimpanan barang-barang sama berkas. Pasien tidak kena,” ujar Sayu saat ditemui di lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Tidak Terima Ditegur Pak Ogah Busur Driver Maxim, Polisi Buru Pelaku Utama

 

Meski tidak ada laporan korban jiwa, kepanikan sempat melanda pasien dan pengunjung rumah sakit karena lokasi kebakaran berada dekat dengan area pelayanan kesehatan.

 

Proses pemadaman juga mengalami kendala akibat banyaknya material mudah terbakar yang berada di dalam gedung. Selain itu, dugaan adanya kebocoran tabung gas membuat api sulit dikendalikan dan beberapa kali memunculkan ledakan kecil di area kebakaran.

 

Puluhan personel pemadam kebakaran dari Kabupaten Gowa dan Kota Makassar diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Petugas terus berjibaku menyemprotkan air ke titik api agar kobaran tidak merembet ke bangunan utama rumah sakit.

 

Hingga pukul 14.00 Wita, api dilaporkan masih berkobar di dalam gudang rumah sakit. Petugas damkar terus melakukan pendinginan dan berupaya menembus bagian dalam gedung yang dipenuhi asap tebal.

BACA JUGA :  DPRD Sulsel Jadwalkan RDP Usut Polemik Seleksi Paskibraka Nasional

 

Aparat kepolisian juga tampak melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian guna menghindari kerumunan warga yang terus berdatangan menyaksikan proses pemadaman.

 

Sementara itu, pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi terkait total kerugian akibat kebakaran tersebut. Aktivitas pelayanan di beberapa bagian rumah sakit juga sempat terganggu akibat proses evakuasi dan pemadaman.

 

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Polisi bersama tim terkait akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

 

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena RSUD Syekh Yusuf merupakan salah satu rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Gowa. Warga berharap penyebab kebakaran segera terungkap dan pelayanan rumah sakit dapat kembali normal tanpa mengganggu pasien yang sedang menjalani perawatan.

Berita Terkait

Bupati Lutim Terima BPP DOB Luwu Raya
Harga di Rak Rp19.500, Saat Bayar Jadi Rp30 Ribu, Konsumen Keluhkan Dugaan Ketidaksesuaian Harga di Indomaret Barru
Wisatawan Tewas Terjatuh Saat Berswafoto di Tebing Appalarang Bulukumba, Keselamatan Pengunjung Jadi Sorotan
Mantan Kepala dan Dua Wakil Kepala BGN Ditahan Kejagung, Diduga Korupsi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
Brimob Polda Sulsel Intensifkan Patroli Malam di Kawasan CPI Makassar, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Kriminalitas Jalanan
PDI Perjuangan Makassar Rutin Turun ke Pasar, Pantau Harga Sembako Demi Menjaga Daya Beli Rakyat
Pansus Hak Angket DPRD Gowa Resmi Terbentuk, HAR Tekankan Data dan Fakta
Mencari Keadilan di Tengah Kemakmuran yang Semu
Berita ini 59 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:40 WIB

Bupati Lutim Terima BPP DOB Luwu Raya

Senin, 8 Juni 2026 - 07:52 WIB

Harga di Rak Rp19.500, Saat Bayar Jadi Rp30 Ribu, Konsumen Keluhkan Dugaan Ketidaksesuaian Harga di Indomaret Barru

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:33 WIB

Wisatawan Tewas Terjatuh Saat Berswafoto di Tebing Appalarang Bulukumba, Keselamatan Pengunjung Jadi Sorotan

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:45 WIB

Mantan Kepala dan Dua Wakil Kepala BGN Ditahan Kejagung, Diduga Korupsi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:18 WIB

Brimob Polda Sulsel Intensifkan Patroli Malam di Kawasan CPI Makassar, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Kriminalitas Jalanan

Berita Terbaru