Ancaman Serangan Nuklir Rusia Kepada Inggris Raya dan Eropa

- Publisher

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Moskow – Ketua Kehormatan Presidium Dewan Kebijakan Luar Negeri dan Pertahanan Rusia, Sergey Karaganov, mengatakan Rusia mempertimbangkan penggunaan senjata nuklir jika perang melawan Ukraina mengalami kekalahan. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan Tucker Carlson di kanal YouTube miliknya pada Kamis, 15 Januari 2026.

Sergey mengkritik pemerintahan Rusia terlalu berhati-hati dan bersabar terhadap Eropa. “Cepat atau lambat jika mereka (Barat) terus mendukung perang ini dengan mengobarkan banyak warga Ukraina dan lainnya, Rusia harus menghukum mereka dengan berat. Semoga dalam batasan tertentu” ujar Sergey.

BACA JUGA :  Polri dan Mitra Kamtibmas Perkuat Sinergi di Manggala

Sergey mengatakan bahwa saat ini dunia sedang menertawakan Eropa, yang sebelumnya pernah menjadi salah pusat kekuatan dunia. Meski begitu Sergey tidak berbicara seluruh Eropa, masih ada orang-orang Eropa yang layak dan cerdas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sergey, orang Eropa sudah mengalami degradasi intelektualitas sejak revolusi mahasiswa tahun 1968 yang membunuh sebagian besar pendidikan Eropa, dan anti-meritokrasi dari sistem demokrasi Eropa modern.

BACA JUGA :  AKAN TAMPIL DI SESI KE-18 PPA APSI 2026, ROSZI KRISSANDI SIAP BAWA MATERI PALING AKTUAL DAN STRATEGIS

Ia mengatakan bahwa para pemimpin di Eropa tidak mengerti apa yang sedang terjadi dan tidak memiliki kemampuan intelektual serta kepemimpinan. “Pemimpin di negara-negara Eropa delusional berpikir bahwa perang tidak akan terjadi di Eropa, sekarang salah satu tugas Rusia di samping tugas-tugas lainnya menyadarkan mereka (Eropa), dan berharap tidak menggunakan senjata nuklir,” tutur mantan penasihat Presiden Putin dan Boris Yeltsin.

BACA JUGA :  Bupati Majene Resmikan Gerakan Indonesia Asri

Dalam wawancara tertulis di media Al Majalla, Sergey mengatakan Rusia siap melanjutkan perang untuk beberapa waktu, dan jika Amerika dan Eropa mundur maka perang akan berhenti, tetapi dia menganggap orang-orang Eropa sudah tidak waras dan tidak belajar dari sejarah sehingga Rusia harus menggunakan serangan nuklir dan perang baru berhenti. Namun ia menekankan penggunaan senjata nuklir hanya dapat digunakan jika diperlukan sebagai pencegahan agresivitas Barat.

Penulis : Keitaro Alfarizi

Sumber Berita: Al Majalla dan Kanal YouTube Tucker Carlson

Berita Terkait

Pemimpin Redaksi Andre Hariyanto Ajak Seluruh Keluarga Besar Hadiri Silatnas & Anniversary 2026
Musyawarah Hutan Adat Adolang Sepakati Usulan Pengalihan Hutan Lindung Menjadi Hutan Adat
Bapelkum dan BNNK Bitung Siapkan Podcast Edukasi Hukum dan Anti-Narkoba.
Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya
PWI Provinsi Jambi Lakukan PAW Kepengurusan 2025–2027, Sejumlah Jabatan Strategis Bergeser
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Manggala Gelar Turnamen Domino 80 Pasang Peserta
Kapolres Gowa Buka Turnamen Sepak Bola Usia Dini Kapolres Cup 2026
Tidak ada titik terang Banuanta konsisten, akan membawa sampai ke provinsi atau pusat. PT PAMA tidak menunjukkan data tentang rekrutmen.
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:28 WIB

Pemimpin Redaksi Andre Hariyanto Ajak Seluruh Keluarga Besar Hadiri Silatnas & Anniversary 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:31 WIB

Musyawarah Hutan Adat Adolang Sepakati Usulan Pengalihan Hutan Lindung Menjadi Hutan Adat

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:14 WIB

Bapelkum dan BNNK Bitung Siapkan Podcast Edukasi Hukum dan Anti-Narkoba.

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:35 WIB

Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:05 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Manggala Gelar Turnamen Domino 80 Pasang Peserta

Berita Terbaru