Ahli Waris Amer Husin Kumpulkan Bukti, Sertifikat Tanah Merry Cs di Kelurahan Mampun Akan Digugat

- Publisher

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARA UTAMA,Merangin – Sengketa kepemilikan tanah yang berlokasi di RT 07, Kelurahan Mampun, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi, memasuki babak baru. Ahli waris almarhum Amer Husin, Jami’ah, menyatakan saat ini tengah mempersiapkan seluruh berkas dan alat bukti sebagai dasar untuk menempuh jalur hukum terhadap sertifikat tanah yang menurut pihaknya diterbitkan berdasarkan dokumen yang diduga tidak sah.

Didampingi kakak kandungnya, Jami’ah mengatakan pihak keluarga telah mengumpulkan sejumlah dokumen, termasuk hasil putusan Lembaga Adat Melayu Jambi Kecamatan Tabir, surat-surat kepemilikan, keterangan saksi, serta dokumen lainnya yang akan dijadikan alat bukti dalam gugatan di Pengadilan Negeri Bangko.

BACA JUGA :  Lapas Bangko Perkuat Sinergi dengan Puskesmas Pematang Kandis, Bahas Pengelolaan Limbah Medis

Menurut Jami’ah, keluarga ahli waris menilai terdapat dugaan kejanggalan dalam proses penerbitan sertifikat tanah yang saat ini dikuasai oleh Merry dan pihak terkait. Oleh karena itu, pihaknya akan meminta pengadilan menguji keabsahan sertifikat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dari keluarga ahli waris sedang mempersiapkan seluruh berkas dan alat bukti. Kami akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Bangko untuk menggugurkan keabsahan sertifikat tanah tersebut. Kami meyakini masih banyak hal yang harus diuji secara hukum terkait proses penerbitannya,” ujar Jami’ah kepada media ini.

Lebih lanjut, Jami’ah juga mengecam keras tindakan yang menurutnya telah merugikan hak ahli waris atas tanah peninggalan orang tuanya.

BACA JUGA :  Beli Tanah Rp280 Juta, Warga Samarinda Kaget Temukan Patok Orang Lain di Lokasi - Kuasa Hukum Layangkan Somasi

“Kami mengecam keras apa yang dilakukan oleh Merry dan pihak-pihak yang terlibat. Selama ini keluarga kami telah berupaya menyelesaikan persoalan ini melalui jalur musyawarah dan lembaga adat, namun hingga kini belum juga ada penyelesaian yang memberikan kepastian hukum kepada kami sebagai ahli waris,” tegasnya.

Selain menempuh jalur perdata, Jami’ah menyebut pihaknya juga akan membawa persoalan tersebut ke ranah pidana apabila ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum dalam proses penerbitan dokumen.

“Terkait dugaan pemalsuan dokumen yang dijadikan dasar dalam pembuatan sertifikat tersebut, kami bersama tim kuasa hukum akan melaporkannya ke Polres Merangin agar dapat dilakukan penyelidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

BACA JUGA :  Alhamdulillah, Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan

Pihak ahli waris berharap seluruh proses hukum nantinya dapat berjalan secara objektif dan transparan sehingga memberikan kepastian hukum atas status kepemilikan tanah yang menjadi sengketa.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Merry maupun pihak terkait belum memberikan tanggapan atau klarifikasi atas pernyataan yang disampaikan oleh Jami’ah. Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat penjelasan dari pihak yang bersangkutan apabila telah diterima.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan
Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin
Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot
Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Bapelkum Bitung Goes to Campus, Bangun Generasi Sadar Hukum di Tengah Berlakunya KUHP Nasional
Wali Kota Pangkal Pinang Tekankan Pentingnya Semangat Gotong Royong dan Jaga Kelestarian Lingkungan di Kecamatan Gerunggang
Berita ini 987 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:49 WIB

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 11:56 WIB

Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

Berita Utama

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:49 WIB

Chat via WhatsApp