Warga Padangalla Maros Keluhkan Listrik Tak Stabil, Sejumlah Peralatan Elektronik Dilaporkan Rusak

- Publisher

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautama.id,Maros – Warga Lingkungan Padangalla, Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, mengeluhkan kondisi aliran listrik yang dinilai tidak stabil dalam beberapa waktu terakhir. Tegangan listrik yang kerap mengalami fluktuasi atau naik turun disebut telah menyebabkan sejumlah peralatan elektronik milik warga mengalami kerusakan dan menimbulkan kerugian materi.

 

Keluhan tersebut disampaikan sejumlah warga yang mengaku sudah cukup lama merasakan dampak dari ketidakstabilan pasokan listrik di wilayah mereka. Kondisi itu tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga berdampak langsung terhadap peralatan rumah tangga yang bergantung pada pasokan listrik yang normal dan stabil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Beberapa warga mengaku mengalami kerusakan pada berbagai perangkat elektronik seperti mesin cuci, kulkas, televisi, kipas angin, hingga peralatan elektronik lainnya. Mereka berharap pihak PT PLN (Persero) segera melakukan langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut agar tidak semakin merugikan masyarakat.

 

Salah seorang warga Padangalla mengaku kecewa dengan kondisi listrik yang sering mengalami perubahan tegangan secara tiba-tiba dalam beberapa bulan terakhir.

 

“Listrik di wilayah kami sering naik turun. Lampu kadang redup lalu tiba-tiba terang kembali. Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan berisiko merusak peralatan elektronik warga. Kami berharap PLN segera mengambil langkah nyata, bukan hanya menerima laporan tanpa tindak lanjut yang jelas,” ujarnya.

BACA JUGA :  Musyawarah Hutan Adat Adolang Sepakati Usulan Pengalihan Hutan Lindung Menjadi Hutan Adat

 

Menurutnya, ketidakstabilan aliran listrik tersebut terjadi hampir setiap hari, terutama pada jam-jam tertentu. Warga pun merasa khawatir karena kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan yang lebih besar apabila tidak segera ditangani.

 

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang menilai respons dari pihak PLN masih belum memberikan solusi yang diharapkan masyarakat. Ia menyebut laporan terkait masalah listrik tersebut telah beberapa kali disampaikan melalui jalur resmi.

 

“Kami sudah beberapa kali melaporkan masalah ini melalui RW setempat dan RW setempat telah merespon cepat dengan membuat surat aduan ke Kantor PLN Maros beberapa waktu lalu. Namun sampai sekarang belum ada solusi yang benar-benar menyelesaikan masalah. Yang kami butuhkan adalah tindakan cepat agar masyarakat tidak terus dirugikan,” katanya.

 

Warga menilai kondisi ini perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Selain menyebabkan kerusakan peralatan elektronik, fluktuasi tegangan listrik juga berpotensi mengganggu kegiatan usaha rumahan, proses belajar anak-anak, hingga aktivitas masyarakat yang kini banyak bergantung pada perangkat elektronik.

BACA JUGA :  Internet Kelay Terindikasi Melemah Diduga Akibat Gangguan Listrik PLN

 

Sejumlah warga mengaku harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memperbaiki maupun mengganti perangkat elektronik yang rusak akibat dugaan gangguan tegangan listrik tersebut. Mereka berharap ada langkah preventif dari PLN agar kejadian serupa tidak terus berulang.

 

Masyarakat Padangalla juga meminta agar PLN segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap jaringan distribusi listrik di wilayah mereka. Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk mengetahui sumber permasalahan, apakah berasal dari jaringan distribusi, gardu listrik, transformator, maupun infrastruktur kelistrikan lainnya.

 

Selain itu, warga berharap adanya transparansi dari pihak PLN mengenai hasil pemeriksaan dan langkah-langkah perbaikan yang akan dilakukan. Menurut mereka, keterbukaan informasi sangat diperlukan agar masyarakat mengetahui penyebab gangguan yang terjadi serta estimasi waktu penyelesaiannya.

 

Tokoh masyarakat setempat turut menyoroti persoalan tersebut. Ia menegaskan bahwa pelayanan kelistrikan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijaga kualitas dan keandalannya.

 

“Kami berharap PLN Maros maupun PLN Sulselrabar memberikan perhatian serius terhadap keluhan warga. Jangan sampai semakin banyak masyarakat yang mengalami kerugian akibat kerusakan peralatan elektronik karena kondisi listrik yang tidak stabil. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan listrik yang aman dan berkualitas,” tegasnya.

BACA JUGA :  Gelar Aksi Demonstrasi di Depan Kantor PT PAMA Sangatta, Soroti Sejumlah Kebijakan Perusahaan

 

Menurutnya, penanganan cepat sangat diperlukan mengingat keluhan warga telah berlangsung cukup lama. Ia juga berharap ada komunikasi yang lebih intens antara pihak PLN dan masyarakat agar setiap laporan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara jelas dan terukur.

 

Warga berharap pihak PLN tidak hanya melakukan pemeriksaan sementara, tetapi juga mengambil langkah perbaikan permanen sehingga masalah fluktuasi tegangan listrik dapat benar-benar teratasi. Mereka menginginkan adanya jaminan bahwa pasokan listrik di wilayah Padangalla dapat kembali normal dan stabil seperti yang diharapkan masyarakat.

 

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu tindak lanjut serta penjelasan resmi dari pihak PT PLN (Persero) terkait penyebab ketidakstabilan aliran listrik di Lingkungan Padangalla, Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros. Masyarakat juga menantikan kejelasan mengenai mekanisme penanganan kerugian yang dialami warga akibat dugaan kerusakan peralatan elektronik yang dipicu oleh fluktuasi tegangan listrik tersebut.

Berita Terkait

Jalan Poros Gurimbang–Sukan Rusak Bertahun-tahun, Kepala Kampung: Warga Terus Jadi Korban Janji Perbaikan
MoU DJKI-Rospatent Jadi Gerbang Baru Ekspansi Inovasi Indonesia ke Pasar Rusia
Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok
Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan
Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi
Kekosongan Jabatan ASN Di Barsel Diisi PLT, Tunggu Restu BKN
Pemimpin Dan Segenap Jajaran Redaksi SUARA UTAMA mengucapkan
Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:17 WIB

Jalan Poros Gurimbang–Sukan Rusak Bertahun-tahun, Kepala Kampung: Warga Terus Jadi Korban Janji Perbaikan

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:30 WIB

MoU DJKI-Rospatent Jadi Gerbang Baru Ekspansi Inovasi Indonesia ke Pasar Rusia

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

Senin, 6 Juli 2026 - 20:44 WIB

Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan

Senin, 6 Juli 2026 - 19:06 WIB

Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi

Berita Terbaru

Foto : Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sampah, disisi Gang Tajuk dan Termbok kantor Pemkab Barito Selatan. Selasa (07/07/2026). Ahmad Arbani /Wartawan Suara Utama

Berita Utama

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

Rabu, 8 Jul 2026 - 11:26 WIB

Nasional

Menkum Dorong Reformasi Royalti Global di Forum WIPO

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:28 WIB