
SUARA UTAMA, MAJENE — Semangat hijrah yang diwujudkan melalui aksi nyata kembali ditunjukkan Panglima Suporter Ayam Jantan PSM Makassar, Daeng Uki, bersama komunitas Pejuang Hijrah Makassar (PAHAM). Pada Sabtu (4/7/2026), mereka menyalurkan bantuan waqaf Al-Qur’an kepada 10 Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Baca dan Museum Naskah I Manggewilu ini berlangsung penuh khidmat dan menjadi momentum memperkuat kepedulian terhadap pendidikan Al-Qur’an, khususnya bagi para santri di wilayah pedesaan dan pelosok.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sepuluh TPA yang menerima bantuan waqaf Al-Qur’an tersebut meliputi TPA IRISMAWAN Teppo, TPA Arrahman Teppo, TPA Al-Izza Teppo Barat, TPA Al-Amin Konja Desa Pamboborang, TPA YASIN Mangge Kelurahan Totoli, TPA Nurul Ilmi Kappung Ratte Desa Banua Adolang Kecamatan Pamboang, TPA Ansyarullah Dusun Sumakuyu Desa Onang Kecamatan Tubo Sendana, TPA Pondok Alaman Desa Tubo Tengah Kecamatan Tubo Sendana, TPA Ar-Raudah Dusun Lembang Desa Limbua, serta TPA Generasi Qur’ani Tasinara, Malunda.
Dalam sambutannya, Daeng Uki menyampaikan bahwa gerakan sosial yang dijalankan bersama PAHAM bukanlah kegiatan sesaat, melainkan bentuk komitmen yang telah dijaga selama hampir lima tahun.
“Kegiatan waqaf Al-Qur’an, Jumat Berkah, dan Peduli Masjid ini, alhamdulillah, sudah kami lakukan hampir lima tahun,” ungkapnya.
Dengan penuh haru, Daeng Uki juga mengenang perjalanan hidupnya sebelum mendapatkan hidayah. Sosok yang selama ini dikenal sebagai figur militan di tribun suporter PSM Makassar itu mengaku bersyukur dapat mengubah semangat perjuangannya menjadi jalan berbagi kepada sesama.
“Dulu saya dikenal urakan di tengah-tengah suporter. Alhamdulillah, Allah SWT memberikan hidayah sehingga hari ini saya bisa berbagi di jalan-Nya. Semua ini adalah bentuk rasa syukur saya kepada Allah,” tuturnya.
Pemilihan Rumah Baca dan Museum Naskah I Manggewilu sebagai lokasi penyerahan bantuan dinilai memiliki makna yang mendalam. Selain menjadi pusat literasi dan pelestarian sejarah, tempat tersebut juga menjadi simbol pentingnya menjaga warisan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.
Kolaborasi antara PAHAM dan Rumah Baca dan Museum Naskah I Manggewilu yang dipimpin Thamrin Uwai Randang menjadi contoh sinergi positif antara komunitas sosial, pegiat literasi, dan masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap generasi Qur’ani.
Bagi para pengelola TPA, bantuan mushaf Al-Qur’an ini menjadi angin segar di tengah keterbatasan sarana pembelajaran. Banyak santri di pelosok yang masih menggunakan Al-Qur’an yang telah usang sehingga bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Perwakilan TPA Nurul Ilmi Kappung Ratte, Desa Banua Adolang, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Daeng Uki dan PAHAM atas bantuan waqaf Al-Qur’an ini. Insya Allah sangat bermanfaat bagi para santri kami, terlebih kami berada di daerah pelosok yang masih membutuhkan banyak perhatian. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan para donatur dan seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.
Melalui gerakan ini, PAHAM berharap semangat berbagi tidak hanya menjadi inspirasi bagi komunitas suporter sepak bola, tetapi juga menggerakkan lebih banyak elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun pendidikan Al-Qur’an di berbagai daerah. Ke depan, PAHAM berkomitmen untuk terus menyalurkan waqaf Al-Qur’an, mendukung masjid, dan menjangkau wilayah-wilayah yang masih membutuhkan di Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, serta daerah lainnya di Indonesia.
Aksi ini menjadi bukti bahwa hijrah bukan sekadar perubahan pribadi, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dari tribun stadion menuju pelosok desa, semangat berbagi terus menyala, menebarkan cahaya Al-Qur’an dan harapan bagi generasi penerus bangsa.T
Penulis : Tamrin Uwai Randang
Editor : Hamsir
Sumber Berita: Suara Utama




