Proyek Irigasi Klenang Kidul Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan Diduga Ikut Cawe Cawe 

- Publisher

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo –Sehubungan dengan pengerjaan proyek dari Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. “Kegiatan, pemeliharaan Jaringan irigasi Desa Klenang kidul kecamatan Banyuanyar, Sumber dana, APBN sekitar Rp. 100.000.000. Anggaran tahun 2026, dengan volume 213 Meter. Yang di alokasikan melalui kelompok Tani Gemah Ripah Krajan. 21/05/2026.

Mirisnya, Pembangunan tersebut diduga tidak sesuai spesifikasi diantaranya, Pasangan batu tidak di Jilid/stek. Selain itu, beredar informasi adanya dugaan Penyalahgunaan wewenang “Cawe Cawe” oknum ketua kelompok Tani Gemah Ripah Krajan yang telah memundurkan diri. Di karenakan merangkap sebagai Perangkat desa Klenang kidul kecamatan Banyuanyar kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

Oknum ketua kelompok tani Gemah Ripah Krajan, Yang diduga “Cawe Cawe”pada proyek irigasi. Berpotensi melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 undang-undang nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor), yang telah diubah dengan undang-undang nomor 20 Tahun 2001.

Proyek irigasi yang diduga pekerjaan nya tidak sesuai spesifikasi atau bestek berpotensi melanggar undang-undang nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Undang-undang nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang undang nomor

20 Tahun 2001 (Tipikor), dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPdt).

BACA JUGA :  Jejak Teduh Indonesia Luncurkan Project Planet Proklim di Majene, Perempuan Jadi Garda Terdepan Aksi Iklim dan Ketahanan Pangan

Salah satu warga setempat yang enggan di publikasikan identitas nya. Ia menyampaikan, bahwa dalam pekerjaan proyek irigasi tersebut diduga kuat masih oknum ketua kelompok yang telah memundurkan diri. Proyek irigasi yang menelan anggaran sekitar Rp.100.1000.000. Ia menduga tidak sesuai spesifikasi.

“Informasi yang beredar, Pekerjaan proyek irigasi ini masih oknum ketua kelompok yang memundurkan diri yang menggarap nya. Coba lihat hasil nya, apakah itu sudah sesuai spesifikasi atau RAB?. tidak ada jilid/stek semua nya. “Katanya.

Oknum ketua kelompok tani Gemah Ripah Krajan Desa Klenang kidul yang baru menjabat “MTR” saat di konfirmasi media melalui pesan singkat whatsap pada tanggal 20 Mei 2026. Perihal siapa yang menggarap proyek irigasi tersebut. Namun, tidak ada respon hingga berita ini di tayangkan.

BACA JUGA :  HUT Ke-38, Julia Entengo Dinilai Jadi Inspirasi Pelaku UMKM Zona Baku Bae

Begitu pula oknum ketua kelompok tani Gemah Ripah Krajan yang telah memundurkan diri “ES” di konfirmasi media pada tanggal 21 Mei 2026, melalui pesan singkat whatsap. Ia juga tidak menjawab. Sehingga dugaan oknum ketua kelompok tani Gemah Ripah Krajan yang baru hanya lah Formalitas..

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎
Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif
Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   
Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 
Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung
Relokasi PKL Dengan Humanis, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Menyajikan Sentra Kuliner WJ Sejahtera 
UPT Puskesmas Klenang Kidul Pastikan  Bayi Kembar 3 Desa Gading Kulon Kondisi Bagus, BB Sesuai Umur 
Kontainer Sampah Kondisi Memprihatinkan, Keluarga Pasien UPT Puskesmas Ranugedang Ungkap Potensi Lingkungan Tidak Sehat 
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:50 WIB

Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Relokasi PKL Dengan Humanis, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Menyajikan Sentra Kuliner WJ Sejahtera 

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Utama

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agu 2026 - 15:39 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/