Kemacetan Parah Akibat Pekerjaan Reservasi Jalan Paket 1 di Poros Hertasning Makassar, Pengendara Keluhkan Antrean Panjang

- Publisher

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,MAKASSAR– Aktivitas pekerjaan reservasi jalan Paket 1 di ruas poros Jalan Hertasning, Kota Makassar, kembali memicu kemacetan panjang pada Sabtu (16/5/2026). Kondisi ini membuat arus lalu lintas tersendat sejak pagi hingga malam hari, terutama di titik-titik pengerjaan proyek yang menggunakan sebagian badan jalan.

 

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan mengular dari dua arah. Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa memperlambat laju kendaraan karena adanya penyempitan jalur akibat alat berat dan material proyek yang berada di sisi jalan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kemacetan paling terasa pada jam sibuk ketika masyarakat mulai beraktivitas menuju pusat kota maupun kembali ke rumah. Beberapa kendaraan bahkan terlihat hanya bisa bergerak perlahan dengan kecepatan rendah akibat padatnya volume kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

BACA JUGA :  Launching GJB Berqurban untuk Fokus di Pedalaman Timor NTT

 

Sejumlah warga dan pengguna jalan mengaku terganggu dengan kondisi tersebut. Mereka berharap pihak pelaksana proyek dan instansi terkait dapat mengatur rekayasa lalu lintas dengan lebih maksimal agar kemacetan tidak semakin parah.

 

“Setiap hari macet sekali di sini, apalagi kalau sore. Kadang perjalanan yang biasanya cuma 10 menit bisa sampai hampir satu jam,” ujar salah seorang pengendara yang melintas di Jalan Hertasning.

 

Selain menyebabkan keterlambatan aktivitas masyarakat, kemacetan juga dikeluhkan para pengemudi ojek online dan sopir angkutan yang harus menghabiskan lebih banyak waktu di jalan. Tidak sedikit pengendara memilih mencari jalur alternatif untuk menghindari titik kemacetan di sekitar lokasi pekerjaan.

BACA JUGA :  Polres Maros Gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara Ke-80

 

Di sisi lain, proyek reservasi jalan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan guna mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dalam jangka panjang. Meski demikian, masyarakat berharap proses pengerjaan dapat dipercepat agar dampak terhadap arus lalu lintas tidak berlangsung terlalu lama.

 

Beberapa petugas terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk membantu mengatur kendaraan yang melintas. Namun padatnya volume kendaraan pada akhir pekan membuat arus lalu lintas tetap mengalami perlambatan cukup signifikan.

BACA JUGA :  Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih

 

Warga juga meminta adanya pemberitahuan yang lebih jelas terkait jadwal pengerjaan proyek dan titik pengalihan arus agar pengguna jalan dapat mempersiapkan rute perjalanan lebih awal.

 

Hingga Pagi sampai Malam hari, kondisi lalu lintas di sepanjang poros Jalan Hertasning masih terpantau padat merayap. Pengendara diimbau tetap berhati-hati saat melintas di area proyek, mematuhi arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.

 

Pemerintah dan pihak kontraktor diharapkan dapat terus melakukan evaluasi terhadap pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung agar aktivitas masyarakat tidak terlalu terganggu dan kemacetan dapat diminimalisir.

Berita Terkait

Lapas Sarolangun Gelar Skrining Kesehatan WBP Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun
Proyek Rumjab Kapolres Barsel Naik Turun. Kabid BPP PUPR: Anggaran Jadi Kendala
Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack
Lebih Parah dari Dugaan: Selain Pinjaman Miliaran, Tabungan Rp20 Juta Nasabah Mandiri Pamenang Juga Raib; Pimpinan Masih Bungkam
Polres Bitung Perkuat Soliditas Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Tekankan Pengabdian untuk Masyarakat
Setelah Vakum Dua Bulan, AIR Asia Kembali Beroperasi Mulai 2 Juli
Warga Pamait Hilang, Ditemukan Tewas di Dasar Danau Malawen, diduga Perahu Karam
Wartawan SUARA UTAMA Harus Berilmu dan Beretika
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:42 WIB

Lapas Sarolangun Gelar Skrining Kesehatan WBP Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:08 WIB

Proyek Rumjab Kapolres Barsel Naik Turun. Kabid BPP PUPR: Anggaran Jadi Kendala

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:50 WIB

Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack

Senin, 29 Juni 2026 - 20:30 WIB

Lebih Parah dari Dugaan: Selain Pinjaman Miliaran, Tabungan Rp20 Juta Nasabah Mandiri Pamenang Juga Raib; Pimpinan Masih Bungkam

Senin, 29 Juni 2026 - 15:04 WIB

Polres Bitung Perkuat Soliditas Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Tekankan Pengabdian untuk Masyarakat

Berita Terbaru