Publik menunggu Nyali Kejari Kab. Probolinggo Usut Tuntas Kasus Dana Hibah PDAM dan PRIM 

- Publisher

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Pasca viral nya guru honorer sekaligus Pendamping Desa berinisial MHH, yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo Jawa Timur terkait dugaan kasus rangkap jabatan. Resmi dibebaskan pada tanggal 20 Februari 2026.

Kali ini, giliran warga masyarakat kabupaten Probolinggo Mempertanyakan kometmen Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo atas viral nya laporan kasus dugaan tindak pidana korupsi beberapa tahun yang lalu. perihal, Kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah PDAM pada tahun 2020 sekitar  kurang lebih Rp.6, sekian Milyar. dana hibah progam PRIM dan hibah Australia tahun 2018 sekitar kurang lebih Rp. 32 Milyar.

Warga Masyarakat kabupaten Probolinggo yang mengaku aktivitas sehari hari nya sebagai buruh tani “Junaidi” ikut angkat bicara. Ia terkesan menantang kejaksaan negeri Kraksaan untuk menunjukkan kometmen serta nyali nya kepada masyarakat dalam mengusut Kasus dana PDAM dan PRIM.

“Kami sebagai masyarakat sipil, menunggu kometmen Kejaksaan Negeri Kraksaan kabupaten Probolinggo. Buktikan kepada masyarakat jika kejaksaan mempunyai nyali untuk membongkar Kasus dugaan tindak pidana kasus korupsi Dana Hibah PDAM dan PRIM. Jangan Sampai hanya berani pada guru honorer. Kami ingin kejaksaan serius menindak lanjuti secara Transparan. “Ucap nya.

Menurutnya kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah PDAM dan PRIM saat ini sedang menjadi perbincangan hangat di tengah tengah masyarakat, setelah bertahun tahun tenggelam layak nya di telan bumi. Ia mempertanyakan Dokumen/Berkas terkait kasus tersebut masih tersimpan atau telah hilang.

BACA JUGA :  Oknum Petugas PTSL 2023 Ngaku Kecolongan, Menteri ATR/BPN di Minta Bereskan dan Selesaikan Permasalahan di Probolinggo 

“Kasus PDAM dan PRIM kini kembali mencuat ke publik setelah bertahun tahun tenggelam, Layak nya di telan bumi. Sejauh mana proses nya?. siapa saja yang telah di periksa dan apakah ada potensi kerugian negara?. Apakah berkas nya masih tersimpan atau sudah hilang?. Jangan sampai ada kesan ada oknum yang di lindungi. “Ucap nya.

Ia menaruh harapan besar pada Kejaksaan agar bertindak secepat menetapkan tersangka guru honorer. Ia juga mengaku mensupport Gubernur LSM LIRA Jawa Timur untuk terus Mengawal Kasus tersebut. Agar tidak ada kesan hukum tajam ke bawah tumpul ke atas.

BACA JUGA :  Predator Koruptor Kelahiran Wilayah Yang di Juluki Surga Yang Hilang,Terpilih Menjadi Presiden LSM LIRA

“Kami berharap Kasus PDAM dan PRIM dapat di proses dengan cepat. Secepat menetap guru honorer sebagai tersangka. Kami sebagai masyarakat sipil berharap dan mensupport Gubernur LSM LIRA Jawa Timur “Syamsudin” untuk mengawal Kasus ini sampai tuntas. Jangan sampai ada kata hukum tajam ke bawah tumpul ke atas. “Harap nya.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri kabupaten Probolinggo “Taufik” Sampai berita ini di tayangkan belum menjawab konfirmasi media melalui pesan singkat whatsap walaupun telah di baca. Konfirmasi Sejauh mana perkembangan proses kasus dugaan korupsi dana hibah PDAM dan PRIM serta tanggapan terhadap Kometmen yang di tagih oleh LSM LIRA.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 4,752 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand