Regional UNESCO Jakarta Bersama Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) Adakan Lokakarya Pengarusutamaan Gender dalam Data dan Pendidikan

- Publisher

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, BANDAR LAMPUNG- Dalam rangka mendukung penyusunan kebijakan pendidikan inklusif berbasis data, Kantor Regional UNESCO Jakarta bersama Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) mengadakan Lokakarya Pengarusutamaan Gender dalam Data dan Pendidikan: Memperkuat Kebijakan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas yang di adakan di Ball Room Hotel Golden Tulip Bandar Lampung, Selasa (20/1/2026).

Pemateri Utama pada lokakarya tersebut Bapak Irsyad Zamjani,PhD, Kepala Pusat Standar dan Kebijakan pendidikan Badan Pusat, kurikulum dan asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen menyampaikan pada kesempatan tersebut bahwa Lokakarya ini bertujuan untuk memperkenalkan kerangka Akuntabilitas Gender dalam Pendidikan (AGEE) serta  bertukar pengetahuan serta menggali praktik-praktik terbaik dan peluang di tingkat daerah guna mendorong pendidikan yang inklusif.

BACA JUGA :  Sengketa Tambang Barsel: Janji "Hibah" Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

“Penting kiranya memperkuat pemahaman dan praktik pengarusutamaan gender dalam data, artinya bukan hanya tersedianya data, akan tetapi lebih mengutamakan data yang ada untuk digunakan atau dipraktikkan dalam mewujudkan pendidikan inklusif.” Ujar pak Irsyad Zamjani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peserta Lokakarya tersebut diantaranya dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung,Dinas PPPA Provinsi Lampung,Dinas PPPA Kota Bandar Lampung, Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, Badan Pusat Statistik Kota Bandar Lampung, BPMP Provinsi Lampung, BAPPEDA Provinsi Lampung, Yayasan Global Potensi Lampung, Ikatan Guru Indonesia, Komunitas Guru Belajar Nusantara, Jaringan Sekolah Madrasah Belajar,Kelompok Kajian Gender dan Pembangunan (KKGP), Universitas Lampung,Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), UIN Raden Intan, Save the Children, ChildFund, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Lampung.

BACA JUGA :  Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini mengangkat isu penting mengenai pengarusutamaan gender dalam perencanaan dan implementasi kebijakan pendidikan, dengan fokus pada penyediaan data yang akurat, terpilah, dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Melalui lokakarya ini, para pemangku kepentingan dari berbagai daerah,  mendapatkan kesempatan untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, serta strategi dalam meningkatkan partisipasi perempuan dan anak dalam pendidikan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kapasitas daerah dalam pengumpulan, pengelolaan, dan pemanfaatan data terpilah gender guna mendukung perumusan kebijakan yang lebih adil dan tepat sasaran.

BACA JUGA :  PC IMM Majene Kecam Penangkapan Dua Aktivis Penolak TPA Salurano, Desak Evaluasi Kapolres Mamasa

“ Kegiatan hari ini sangat menarik, diskusinya aktif,  hari ini tersusun perumusan kebijakan  gender yang berbasis data  akan menjadikan kebijakan itu tepat dan sesuai dengan apa yang menjadi intervensi perbaikan untuk  Pengarusutamaan gender khususnya di Provinsi Lampung.” Tutup Yeni Ernani Ketua Yayasan Global Potensi Lampung dan Konsultan Pendidikan yang merupakan salah satu peserta pada lokakarya tersebut.

Penulis : Zul Wani

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?
Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang
Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau
Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat
Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas
Sisir Rakata, Sertung, hingga Pulau Panjang, Tim Gabungan Belum Temukan 8 Orang yang Hilang
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Founder YSUI Ajak Insan Pers Panjatkan Doa
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Selasa, 15 September 2026 - 20:34 WIB

PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?

Selasa, 15 September 2026 - 13:05 WIB

Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang

Senin, 14 September 2026 - 18:55 WIB

Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat

Senin, 14 September 2026 - 10:39 WIB

Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/