Statement Berbeda, Semakin Kuat Dugaan Matrial Tidak Sesuai Spesifikasi Proyek Condong – Segaran 

- Publisher

Minggu, 3 Agustus 2025 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"data":{"pictureId":"e430176bfeee4d87a443f1cf19a52b19","appversion":"0.0.1","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"lv","exportType":"image_export","editType":"image_edit","alias":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Pemerintah Kabupaten Probolinggo lagi gencar membangun infrastruktur jalan yang sudah puluhan Tahun tidak tersentuh. Namun, sangat di sayangkan apabila oknum Kontraktor (pemenang tender) menggunakan material yang diduga tidak sesuai spesifikasi. Hal tersebut akan berdampak jalan cepat rusak / tidak kokoh, sehingga dapat merugikan negara dan masyarakat.

Salah satunya, proyek peningkatan ruas jalan Condong -Segaran yang terus menjadi sorotan publik. Dalam pemberitaan sebelumnya, Proyek tersebut yang di kerjakan oleh CV Makmur diduga tidak sesuai spesifikasi dan mengabaikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). 03/08/2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun material yang di duga tidak sesuai spesifikasi, agregat produk lokal serta paving block. Saat Team media Jejak Trabas melakukan pemantauan langsung ke lokasi proyek tersebut di sisi selatan (Desa Jangkang) yang di temui oleh “Andi” sebagai pelaksana, “Adi” bagian Logistik dan “Levy” bagian dokumentasi.

BACA JUGA :  Akhirnya Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Buka Suara, Pakopak Ikut Angkat Bicara Terkait Tukin P3K Tahun 2025

Dalam konfirmasi media tanggal 01 Agustus 2025 di lapangan, prihal agregat lokal yang diduga tidak sesuai spesifikasi yang saat ini sudah di stop. Namun, agregat tersebut masih tetap di pergunakan. Team media mendapatkan dua statement yang berbeda di antara pelaksana proyek dengan bagian logistik.

Menurut bagian logistik CV. Makmur “Adi” awal nya mencoba memakai material agregat lokal yang kwalitas nya jelek. Seharusnya, bagian logistik mengetahui dan memastikan terlebih dahulu material agregat yang di terima nya sudah sesuai spesifikasi atau tidak.

BACA JUGA :  Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  

“Kalau kelas nya agregat itu sama namun itu lokal, yang warna coklat itu yang lokal, waktu itu traiyel memang mencoba beberapa DT,  karena di lihat kwalitas material nya jelek, jadi gak di lanjutin. sekarang sudah pakai yang dari Jember terus. kalau yang biru ini kan bagus, sampai ke atas sana (wedusan) pakai yang biru. “Jelas nya.

Berbeda dengan statement pelaksana proyek CV. Makmur “Andi” Ia mengatakan bahwa matrial agregat lokal yang di terima nya masih ada kelayakan. padahal pelaksana proyek seharusnya memahami Manajemen logistik material yang efektif.

“Sebenarnya kemarin agregat kita mengambil dari Jember, yang bersih lah. tapi ada subkon dari lokal yang minta ikut ngisi (agregat) ya mau gak mau kita pakai, sementara material itu di tes masih masuk, masih ada kelayakan, ya sudah kita pakai, tapi ini kita sudah of kan dulu kita tetap pakai yang dari Jember. “Ucap nya.

BACA JUGA :  3 Unit Kursi di Serahkan, Tomas Apresiasi Sinergitas Antara Pemerintah Desa Tegalwatu Pemerintah Kecamatan Tiris TKSK dan Dinsos 

Dengan perbedaan kedua statement tersebut semakin kuat dugaan bahwa material lokal yang di pergunakan tidak sesuai spesifikasi. Sementara, Paving block yang di temukan patah di beberapa titik. Menurut pelaksana proyek tersebut, patah di karenakan di buat ganjel. Sementara jika di lihat paving block yang patah, tidak terdapat tanda-tanda bekas ban Mobil ataupun Wales.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  
Silatnas dan Milad 2026 Perkuat Ukhuwah, Komitmen, dan Kompetensi Anggota AR Learning Center serta Suara Utama
Raker Ma’had Ar-Rohmah Bogor Perkuat Mutu Pendidikan dan Prestasi Santri
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:45 WIB

Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:11 WIB

Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 18:48 WIB

Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  

Berita Terbaru

Berita Utama

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Jun 2026 - 21:43 WIB