Ini Cara Ponpes Nurul Huda Al Manshurin Wujudkan Santri Berkarakter Kebangsaan

- Publisher

Sabtu, 1 Juni 2024 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ini Cara Ponpes Nurul Huda Al Manshurin Wujudkan Santri Berkarakter Kebangsaan

Ini Cara Ponpes Nurul Huda Al Manshurin Wujudkan Santri Berkarakter Kebangsaan

SUARA UTAMA, Kediri – Ratusan santri LDII di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda Al Manshurin Kota Kediri turut memperingati Hari Lahir Pancasila dengan melaksanakan upacara bendera pada hari Sabtu (1/6). Upacara tersebut diikuti oleh para guru, pengurus, serta staf SMK Al Manshurin.

Kepala Sekolah SMK Al Manshurin Harijono bertindak sebagai Pembina upacara, dalam sambutannya mengatakan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk. “Ini patut kita syukuri. Pancasila dan nilai-nilai yang di dalamnya menjadi bintang yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. “Ini sesuai dengan nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika,” ungkapnya.

Dalam momentum yang sangat bersejarah ini, ia mengajak semua komponen bangsa untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Sebagai meja statis, Pancasila terbukti mampu mempersatukan kita dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah, sehingga sampai dengan saat ini Indonesia tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda LDII Kota Kediri Asyhari Eko Prayitno yang juga sebagai ustadz mengatakan bahwa upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ini merupakan momentum mewujudkan santri yang berkarakter kebangsaan.

BACA JUGA :  PONDOK TAHFIZ MEMBLUDAK

“Sesuai tema Hari Lahir Pancasila tahun ini ‘Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045’, Indonesia akan mengalami usia emas pada tahun 2045. Pada saat itu, Indonesia genap berusia 100 tahun. Di masa itu, ditargetkan Indonesia sudah menjadi negara maju dan telah sejajar dengan negara adidaya,” jelasnya.

Menurutnya,demi terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkualitas, dan memiliki karakter kuat untuk menyongsong masa depan bangsa Indonesia. “Pancasila lahir menjadi kekuatan Bangsa Indonesia dan menjadi panduan dalam seluruh bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tambahnya.

DPP LDII telah mencanangkan delapan program pengabdian bangsa, yang menjadi program – program andalan LDII. Delapan program itu diantaranya yaitu kebangsaan, keagamaan, ekonomi, pendidikan, pangan & lingkungan hidup, kesehatan alami LDII, teknologi digital dan energi baru terbarukan.

BACA JUGA :  SD Inpres Maccini Sombala Bergerak Wujudkan Sekolah Adiwiyata dan Ramah Anak

“Ini menjadi landasan bagi kita, upacara bendera ini merupakan fokus bidang kebangsaan diantara delapan program pengabdian LDII, Kedepan tantangan negeri akan semakin berat, persiapkan anak-anak kita menjadi generasi profesional religius,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa di dalam internal LDII selalu diingatkan untuk memiliki sikap rukun, kompak dan kerja sama yang baik, terlebih untuk urusan kebangsaan. Urusan kebangsaan menempati urutan nomor satu pada delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa. “Apabila urusan kebangsaan terganggu, maka urusan ibadah juga akan terganggu, sehingga kebangsaan menjadi prioritas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack
Wartawan SUARA UTAMA Harus Berilmu dan Beretika
Siswi SMAIT Darul Fikri Makassar Raih Juara 3 Duta Baca Pelajar 2026
SMKN 3 Makassar Gelar Pameran P8, Gandeng Pertamina Enduro Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Siswa Otomotif
Wakil Walikota Palangkaraya Dukung Penuh Sekolah Alam Alqonita: Milad ke-21 Ditandai Penanaman Pohon
Usai Viral Terkait Dana PIP di SMPN 47 Merangin, Pihak Sekolah Klarifikasi dan Panggil Wali Murid
Usai Pemberitaan Dana PIP Viral, Kepsek SMPN 47 Merangin Blokir Nomor Wartawan, Bantah Terlibat Pencairan
Shohwatul Is’ad Dominasi O2SN 2026, SMA Raih Juara Umum dan SMP Borong Prestasi

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:50 WIB

Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:05 WIB

Wartawan SUARA UTAMA Harus Berilmu dan Beretika

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WIB

Siswi SMAIT Darul Fikri Makassar Raih Juara 3 Duta Baca Pelajar 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:34 WIB

SMKN 3 Makassar Gelar Pameran P8, Gandeng Pertamina Enduro Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Siswa Otomotif

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:53 WIB

Wakil Walikota Palangkaraya Dukung Penuh Sekolah Alam Alqonita: Milad ke-21 Ditandai Penanaman Pohon

Berita Terbaru

Berita Utama

RSUD Jaraga Sasameh Verifikasi Data Rujukan Ditengah Transisi RME

Kamis, 2 Jul 2026 - 00:33 WIB