Pj Bupati Intan Jaya Ikut Tandatangani Prasasti Peringatan Hari Otda Ke-27 di Makassar

- Publisher

Senin, 1 Mei 2023 - 19:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Intan Jaya Apolos Bagau, ST bersama para Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia berfoto bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) Ke-27 di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/4)/foto.ist

Pj Bupati Intan Jaya Apolos Bagau, ST bersama para Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia berfoto bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) Ke-27 di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/4)/foto.ist

SUARA UTAMA, INTAN JAYA – Penjabat (Pj) Bupati Intan Jaya Apolos Bagau, ST., bersama para Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia, ikut menandatangani prasasti Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) Ke- 27 di Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/4).

“Ini bukti bahwa kebijakan otonomi daerah memberi peluang bagi daerah termasuk Intan Jaya untuk mendekatkan pelayanan publik ke tengah masyarakat,” kata Pj. Bupati Apolos Bagau kepada media dari Makasar, Sabtu, (29/4).

Menurut Apolos Bagau, kebijakan otonomi daerah telah dirasakan manfaatnya bagi daerah, karena masyarakat di daerah diberi kewenangan untuk memutuskan mana yang terbaik untuk daerahnya.

“Jadi kalau saya ditanya apa makna dari peringatan hari Otonomi Daerah ini,maka yang dapat saya katakan bahwa ini sebuah pengakuan terhadap masyarakat di tingkat lokal untuk menentukan arah pembangunan daerahnya,” ujar Apolos Bagau.

Apolos menjelaskan, otonomi daerah yang merupakan kewenangan bagi daerah untuk mengurus rumah tangganya sendiri, hanya bisa terwujud bila masyarakat daerah menyadari akan kewenangan itu.

“Tanpa kesadaran akan kewenangan itu, kita sulit melangkah untuk menciptakan hal-hal yang baik untuk daerah kita sendiri,” katanya.

BACA JUGA :  Pokir Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Tembus sekira 7,4 Milyar lebih Tahun 2025, Publik Pertanyakan Transparansi Realisasi 

Itulah sebabnya, lanjut Apolos, masa depan daerah sangat tergantung dari kesiapan masyarakat dan pemerintah daerah.

Pj. Bupati Intan Jaya ikut mendandatangani Prasasti Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) Ke-27 di Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/4)/foto:ist

“Kalau saja, kita tidak siap untuk menciptakan kondisi yang lebih baik untuk kehidupan kita saat ini juga dalam mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik, maka kewenangan itu pun akan sia-sia.,” katanya.

Terkait dengan Intan Jaya, Apolos mengatakan bahwa masih diperlukan inovasi, renovasi, dan motivasi yang tak putus-putusnya, sehingga terwujud transformasi masyarakat menuju suatu kemandirian masyarakat.

BACA JUGA :  Publik Geram, Seurgensi Apa Hingga DPRD Kabupaten Probolinggo Menggelar Rapat di Hotel Surabaya Selama Dua Hari

“Fokus kita adalah mewujudkan kesajahteraan masyarakat, karena itu di sini dibutuhkan komitmen bersama para pihak terutama ASN agar terjadi peningkatan kesejahteraan dan terwujudkan kedamaian dalam masyarakat,” terangnya.

“Selamat Hari Otonomi Daerah, semoga Tuhan yang Maha Esa senantiasa melindungi dan memberkati kita untuk terus optimis menjadi daerah yang maju dan sejahtera. Kita berharap masalah-masalah konflik di Intan Jaya segera berakhir sehingga masyarakat bisa kembali menatap masa depannya,” ucap Apolos Bagau.

Peringatan Hari Otonomi Daerah 2023 mengusung tema “Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul”. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bertindak sebagai Irup dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah di Makassar.

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Jemput Aspirasi Masyarakat, Efrinaldi Politisi Nasdem Laksanakan Reses di Desa Naumbai
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand