Tertinggal di Grup C, Indonesia Gagal Tundukkan China Meski Mendominasi

- Publisher

Selasa, 15 Oktober 2024 - 21:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nobar Timnas vs China

SUARA UTAMA – Kekalahan Indonesia dari China dalam Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 memang mengecewakan, namun ada beberapa pelajaran penting yang bisa diambil dari pertandingan tersebut. Publik tentu mengharapkan perubahan yang signifikan dari Timnas Garuda, terutama dalam aspek penyelesaian akhir dan konsistensi pertahanan. Meskipun Indonesia mampu mendominasi permainan, kelemahan dalam menjaga lini belakang serta kurang tajamnya serangan membuat peluang untuk menang terbuang sia-sia.

BACA JUGA :  PC IMM Majene Kecam Penangkapan Dua Aktivis Penolak TPA Salurano, Desak Evaluasi Kapolres Mamasa

 

Harapan publik untuk timnas adalah melihat mereka lebih solid di pertandingan berikutnya. Kelemahan di lini belakang harus segera dibenahi, terutama dalam mengantisipasi serangan balik lawan. Koordinasi antar pemain juga perlu ditingkatkan agar dominasi penguasaan bola dapat diubah menjadi peluang gol yang lebih efektif.

 

Selain itu, publik juga berharap Shin Tae-yong bisa memanfaatkan para pemain muda berbakat seperti Marselino Ferdinan dan Nathan Tjoe A On untuk memberikan dampak lebih besar. Dengan mengasah mental bertanding serta ketajaman di depan gawang, Timnas Indonesia masih punya peluang untuk bangkit dan menunjukkan performa yang lebih baik di sisa pertandingan kualifikasi.

BACA JUGA :  DPRD Majene Bahas LPJ APBD 2025, Empat Ranperda Strategis Mulai Digodok

 

Dalam situasi ini, penting bagi suporter tetap memberikan dukungan penuh, bukan hanya mengkritik. Timnas butuh dorongan moral untuk memperbaiki performa dan membuktikan bahwa mereka masih bisa bersaing di level internasional.

 

 

 

Penulis : Irawan

Berita Terkait

YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter
Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan
OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan
Minggu Biasa XIV, Umat Paroki Idakebo Diajak Tetap Pegang Tangan Tuhan.
Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani
Dugaan Pungli PTSL di Desa Empang Benao Mencuat, Warga Disebut Diminta hingga Rp2 Juta per Sertifikat
Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga
BEMNUS Sulawesi Barat Soroti Rencana Pengangkatan Kembali Nakes PPPK di Mamuju : “Jangan Jadikan Tenaga Kesehatan Korban Kebijakan Anggaran
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:48 WIB

YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:08 WIB

OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Minggu Biasa XIV, Umat Paroki Idakebo Diajak Tetap Pegang Tangan Tuhan.

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani

Berita Terbaru

Berita Utama

Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:01 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand