SUARA UTAMA, Sarolangun — Duka menyelimuti keluarga besar Pemasyarakatan Jambi. Ahmad Joki Rustandi, petugas Penjaga Tahanan pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi, meninggal dunia pada Rabu, 2 September 2026.
Almarhum mengembuskan napas terakhir di RSUD Raden Mattaher Jambi. Jenazah kemudian dibawa ke kampung halaman di Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, untuk dimakamkan.
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga, kerabat, serta jajaran Pemasyarakatan. Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum, prosesi pemakaman dilaksanakan dengan upacara kedinasan.
Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Syaikoni, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Bangko, Ahmad Adianto, bertindak sebagai Komandan Upacara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam amanatnya, Syaikoni menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Ahmad Joki Rustandi. Ia mengatakan, kepergian almarhum menjadi duka bagi keluarga besar Pemasyarakatan, khususnya jajaran Pemasyarakatan Jambi.
“Atas nama keluarga besar Pemasyarakatan, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara kita, Ahmad Joki Rustandi. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, seluruh amal ibadahnya diterima, dan segala kesalahan serta kekhilafannya diampuni,” ujar Syaikoni.
Syaikoni juga mengajak seluruh jajaran yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus mendoakan almarhum.
“Kami mengajak seluruh yang hadir untuk mengikhlaskan kepergian almarhum, memaafkan segala kesalahan dan kekhilafannya semasa hidup, serta bersama-sama mendoakan agar almarhum mendapat rahmat dan ampunan dari Allah SWT,” tuturnya.
Menurut Syaikoni, pengabdian Ahmad Joki Rustandi sebagai Penjaga Tahanan di Lapas Kelas IIA Jambi merupakan bagian dari dedikasinya dalam menjalankan tugas di lingkungan Pemasyarakatan.
Meski perjalanan pengabdiannya belum panjang, almarhum telah menjadi bagian dari keluarga besar Pemasyarakatan dan meninggalkan kenangan bagi rekan-rekan yang pernah bekerja bersama dengannya.
Suasana haru mengiringi prosesi pemakaman di Desa Tanjung. Setelah upacara penghormatan terakhir selesai, jenazah almarhum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di tanah kelahirannya.
Kepergian Ahmad Joki Rustandi menjadi kehilangan bagi keluarga dan rekan-rekan seprofesinya. Namun, pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas akan menjadi bagian dari catatan perjalanan hidupnya di lingkungan Pemasyarakatan.
Keluarga besar Pemasyarakatan menyampaikan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi duka.
Penulis : Ady Lubis
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama











