Sungai Makroman, Tempat Tersembunyi Wisata Alam di Kaltim

- Publisher

Selasa, 20 Agustus 2024 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sungai Makroman sebagai salah satu tempat objek wisata yang tersembunyi di Kecamatan Sambutan (Suarautama.id)

Foto: Sungai Makroman sebagai salah satu tempat objek wisata yang tersembunyi di Kecamatan Sambutan (Suarautama.id)

Suarautama, Makroman – Daya tarik dari Sungai Makroman masyarakat Sidomulyo turut berkecipung untuk senantiasa berendam menikmati arus aliran sungai dan mengkait kail pancing pada Jl. Pembangunan, Kecamatan Sambutan, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Senin, 19 Agustus 2024.

Sungai membuat maupun mendatangkan warga di perdesaan  menjadikan salah satu sebagai objek perwisataan yang langsung bersahabat dengan indahnya pesona dari sungai.

Foto: Sungai Makroman sebagai salah satu tempat objek wisata yang tersembunyi di Kecamatan Sambutan (Suarautama.id)

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari perairan sungai menjamin sehingga masyarakat yang bertempat di dusun, maupun warga  yang dari luar contohnya masyarakat Pulau Atas, Kampung Kajang,  Kampung tengah berkunjung ke aliran Sungai, ujar Triyono, pemuda sedang memancing di wilayah arus perairan sungai (19/8/2024).

BACA JUGA :  Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung

Warga Sidomulyo sangat antusias dalam berkunjung atau meluangkan aktivitas untuk datang di wilayah perairan sungai sembari berendam maupun beristirahat sejenak.

Foto: Sungai Makroman sebagai salah satu tempat objek wisata yang tersembunyi di Kecamatan Sambutan (Suarautama.id)

Selain dari itu, masyarakat banyak mengunjungi sungai di karenakan aliran air dari sungai tampak jernih dan bersih dari tempat pemandian di Sungai Makroman.

 

Dari wilayah lokasi, kepala dari Rt setempat tidak melarang akan adanya turis atau masyarakat asing yang datang di tempat selagi tidak mencemari dan tidak mengotori sungai dan wilayahnya.

BACA JUGA :  Kantor DPRD Makassar Segera Difungsikan Kembali Pascakebakaran, Sebagian Anggota Dijadwalkan Kembali Berkantor Tahun Ini

Triyono juga menjelaskan bahwa sungai wilayah perairan ramai di kunjungi masyarakat pada sore hari pukul 15.00 WITA dari masyarakat pengunjung yang datang.

Foto: Sungai Makroman sebagai salah satu tempat objek wisata yang tersembunyi di Kecamatan Sambutan (Suarautama.id)

Di perairan sungai, terdapat ikan-ikan yang juga kerap di perselisihkan oleh warga-warga sekitar untuk meluangkan aktivitas keseharian dari masyarakat.

“Alasan juga banyaknya masyarakat kunjung datang juga airnya tidak pernah keruh, sehingga salah satu alasan menjadi masyarakat yang hadir”, pungkasnya.

Sungai Makroman menjadi salah satu tempat berwisata selain dari tempat liburan yang tidak memakan pungut biaya, Sungai Makroman banyak yang meminati untuk berkunjung juga berenang

BACA JUGA :  MoU DJKI-Rospatent Jadi Gerbang Baru Ekspansi Inovasi Indonesia ke Pasar Rusia

“Untuk pagi hari biasanya masyarakat marak hadir jam 9 sampai jam 11 sudah mulai ramai yang berdatangan di wilayah Sungai entah membawa keluarganya, temannya, untuk berenang atau mancing”, katanya.

Masyarakat menjadikan tempat Sungai Makroman sebagai pemandian umum dari tempat dan jalan yang mudah di kunjungi oleh warga di pemukiman-pemukiman sekitar.

Sungai Makroman di jadikan sebagai tempat pemandian umum oleh masyarakat sekitar yang menjadi paling di minati banyaknya pengunjung dan juga warga dalam beberapa waktu dekade ini.

Penulis : Gusti Restu

Sumber Berita: Jurnalis Suarautama

Berita Terkait

Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung
Deklarasi Balla Menggema, Masyarakat Adat Sulselbar Desak Negara Hentikan Perampasan Wilayah Adat
Ahmad Fahmi Kecam Keras Provokasi Kades Renah Alai yang Picu Pengeroyokan Wartawan
Polisi Bergerak Cepat, Terduga Pelaku Penikaman di Kafe Sambaliung Ditangkap Kurang dari 1×24 Jam
Pusat Publikasi Media Hadirkan Jasa Publikasi Berita Profesional
Jejak Teduh Indonesia Luncurkan Project Planet Proklim di Majene, Perempuan Jadi Garda Terdepan Aksi Iklim dan Ketahanan Pangan
Jalan Poros Gurimbang–Sukan Rusak Bertahun-tahun, Kepala Kampung: Warga Terus Jadi Korban Janji Perbaikan
MoU DJKI-Rospatent Jadi Gerbang Baru Ekspansi Inovasi Indonesia ke Pasar Rusia
Berita ini 424 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:59 WIB

Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung

Senin, 13 Juli 2026 - 20:37 WIB

Deklarasi Balla Menggema, Masyarakat Adat Sulselbar Desak Negara Hentikan Perampasan Wilayah Adat

Senin, 13 Juli 2026 - 20:18 WIB

Ahmad Fahmi Kecam Keras Provokasi Kades Renah Alai yang Picu Pengeroyokan Wartawan

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:34 WIB

Polisi Bergerak Cepat, Terduga Pelaku Penikaman di Kafe Sambaliung Ditangkap Kurang dari 1×24 Jam

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:30 WIB

Pusat Publikasi Media Hadirkan Jasa Publikasi Berita Profesional

Berita Terbaru