Sri Mulyani Soroti Empat Sifat Rasulullah di Forum Syariah; IWPI Melontarkan Kritik

- Publisher

Minggu, 17 Agustus 2025 - 10:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA – Jakarta, 17 Agustus 2025 – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyinggung empat sifat Rasulullah siddiq, amanah, tabligh, dan fathonah dalam forum ekonomi syariah pada 13 Agustus 2025. Ia menekankan pentingnya transparansi dan kecakapan di tengah perubahan teknologi, seraya menautkan prinsip-prinsip itu pada tata kelola APBN dan agenda keadilan sosial.

Di saat bersamaan, polemik penyesuaian PBB-P2 di sejumlah daerah termasuk Pati, Jombang, dan Kabupaten Semarang memicu reaksi publik. Kementerian Dalam Negeri menerbitkan SE 900.1.13.1/4528/SJ (14/8) yang menganjurkan peninjauan/penundaan kebijakan kenaikan yang memberatkan.

BACA JUGA :  Ayo Gabung! Persatuan Kelana Alam Indonesia Buka Open Recruitment Kepengurusan Tahun 2026

Komentar IWPI

Ketua Umum Ikatan Wajib Pajak Indonesia (IWPI) Rinto Setiyawan menyampaikan tanggapan berikut :

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Transparansi (tabligh) dan kecakapan (fathonah) harus disangga oleh kejujuran (siddiq) dan kepercayaan (amanah). Tanpa dua fondasi itu, kebijakan fiskal berisiko kehilangan legitimasi di mata wajib pajak.”

“Kami mendorong pemerintah pusat dan daerah memastikan penyesuaian pajak terutama PBB-P2 berbasis data yang dapat diuji, analisis dampak yang terbuka, serta mekanisme koreksi dan pengembalian bila terbukti memberatkan.”

“IWPI meminta komunikasi publik yang sederhana dan mudah dipahami, termasuk publikasi perhitungan NJOP/PBB per contoh kasus agar warga bisa memverifikasi sendiri.”

IWPI juga menilai bahwa penegakan integritas aparat, penyeragaman pedoman teknis, dan jalur keberatan yang cepat menjadi kunci menjaga kepercayaan wajib pajak.

BACA JUGA :  Proyek Rumjab Kapolres Barsel Naik Turun. Kabid BPP PUPR: Anggaran Jadi Kendala

Hak Jawab

Redaksi membuka hak jawab bagi Kementerian Keuangan, Kemendagri, dan pemerintah daerah terkait atas komentar IWPI di atas untuk dimuat pada pembaruan berikutnya.

BACA JUGA :  Tidak ada titik terang Banuanta konsisten, akan membawa sampai ke provinsi atau pusat. PT PAMA tidak menunjukkan data tentang rekrutmen.

Penulis : Odie Priambodo

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Koperasi Desa: Kesejahteraan atau Kontrol Negara?
Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Koperasi Desa: Kesejahteraan atau Kontrol Negara?

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand