Satpol PP Bone Kembali Amankan Pasangan Mesum di Bulan Puasa

Wartawan Suara Utama Melaporkan : Aksi sejumlah muda-mudi berbuat mesum saat bulan puasa di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) tak ada hentinya.Satpol PP Bone kembali mengamankan tiga pasangan mesum yang digerebek di sebuah indekos.

Rabu, 20 April 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Satpol PP Memeriksa Pasangan Mesum di Kabupaten Bone

Foto: Satpol PP Memeriksa Pasangan Mesum di Kabupaten Bone

SUARA UTAMA, BONE– Aksi sejumlah muda-mudi berbuat mesum di bulan puasa di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) tak ada hentinya. Satpol PP Bone  amankan tiga pasangan mesum saat pengrebekan di sebuah indekos di bulan puasa.

BACA JUGA : Mobil Tabrak Pohon Akibat Pengemudi Hilang Kendali, 5 Orang Terluka

Dalam penggerebekan terakhir, Satpol PP Bone menemukan ketiga pasangan mesum itu di tempat yang berbeda. Selain di indekos pasangan mesum juga mendapatkan penggrebekan karena berduaan di tempat gelap.

“Tadi malam ada 3 pasang yang kami amankan saat penggerebekan, 1 pasang di indekos dan 2 pasang di tempat gelap,” kata Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Binmas) dan Penyidik Satpol PP Bone Muhammad Irfan Nur kepada suarautama.id Selasa (19/04/2022).

BACA JUGA :  Deklarasi Balla Menggema, Masyarakat Adat Sulselbar Desak Negara Hentikan Perampasan Wilayah Adat
Foto: Pamflet Poster Pelatihan & Pengembangan Internal Redaksi Suara Utama/Suara Utama ID

Irfan mengatakan pihaknya memang rutin mengamankan pasangan mesum selama Puasa. Sedikitnya total sudah ada 20 pasangan mesum yang diamankan. “Selama bulan Puasa ini telah mengamankan 20 pasang muda-mudi yang sedang berduaan baik itu di tempat gelap ataupun kos-kosan. Ada barang bukti tissu magic, tissu biasa, dan botol bekas minuman keras juga teramankan,” katanya.

Satpol PP sebelumnya mengamankan 10 sejoli mesum selama bulan Ramadan. Sebagian besar pasangan mesum tersebut merupakan mahasiswa yang kedapatan di sejumlah indekos.

BACA JUGA : Semarak Ramadhan, SUARA UTAMA Adakan Pelatihan Jurnalistik dan Kepenulisan SEO

“Sudah ada 10 pasangan mesum yang kedapatan selama bulan Ramadan ini. Paling banyak kedapatan di rumah kos,” kata Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Binmas) dan Penyidik Satpol PP Bone Muhammad Irfan Nur kepada detikSulsel, Jumat (15/04/2022).

BACA JUGA :  Raker Ma’had Ar-Rohmah Bogor Perkuat Mutu Pendidikan dan Prestasi Santri

Patroli pasangan mesum ini gencaran Satpol PP Bone dan sejumlah stakeholder terkait setiap setelah salat Isya. Tim gabungan menyasar Kawasan Bajoe dan sejumlah indekos di kawasan Watampone.

Redaksi Suara Utama Kembali Buka Kesempatan Bergabung Menjadi Jurnalis
Foto: Pamflet Poster/Redaksi Suara Utama Kembali Buka Kesempatan Bergabung Menjadi Jurnalis/Suara Utama ID

“Kemarin malam ada 2 pasangan mesum kedapatan. Satunya di Bajoe yang jauh dari perkampungan tempatnya sangat gelap, dan satunya lagi di Jalan Cokro. Pasangan itu kedapatan berada di kamar, saat mengetuk pintunya lama dan baru memakai pakaian saat terbuka pintunya makanya kami amankan,” kata Irfan.

BACA JUGA :  Warga Buntok Padati Taman Iring Witu, Meriahkan Jalan Santai HUT Bhayangkara ke-80

Pemanggilan Orang Tua Pasangan Mesum

Setelah digerebek, pasangan mesum yang kedapatan langsung digiring ke posko tim terpadu untuk pemperiksaan. Petugas kemudian memanggil orang tua sejoli mesum tersebut karena keduanya terbukti bukan pasangan suami istri.

“Ini bentuk sanksi moral. Yang kedapatan langsung dipanggil semua orang tuanya, agar memberikan bimbingan kepada anaknya,” kata Irfan.

BACA JUGA : Mahasiswa Gabungan dari Berbagai Kampus di Makassar Turun Kejalan Menyuarakan Tiga Tuntutan Penting

“Rata-rata yang kedapatan umurnya di bawah 30 tahun, dan sebagian besar ada mahasiswa. Selain itu, untuk yang kedapatan minum-minum sanksi push up, dan bertanda tangan surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya,” sambung Irfan.

Berita Terkait

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan
Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi
Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman
GEGER PEMBEBASAN TERDUGA PENGEDAR NARKOBA MUARA SINGOAN, WARGA DESAK AUDIT INVESTIGASI
DJKI Sesuaikan Tarif Pendaftaran Merek Mulai 1 Agustus, UMK Tetap Nikmati Tarif Khusus Rp500 Ribu
TPA Langling Kian Memprihatinkan, Tumpukan Sampah Diduga Tak Terkelola, Akses Warga ke Kebun Lumpuh
Diduga Milik Cuncun, Aktivitas PETI dan Galian C di Kecamatan Tabir Kembali Jadi Sorotan
Bapelkum Bitung Pastikan Pelatihan Berdampak Nyata, Evaluasi Kompetensi ASN di Kanwil Kemenkum Sulsel

1 Komentar

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:35

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:29

Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:36

Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:56

GEGER PEMBEBASAN TERDUGA PENGEDAR NARKOBA MUARA SINGOAN, WARGA DESAK AUDIT INVESTIGASI

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:47

DJKI Sesuaikan Tarif Pendaftaran Merek Mulai 1 Agustus, UMK Tetap Nikmati Tarif Khusus Rp500 Ribu

Berita Terbaru