Peserta Antusias Ikuti Kelas Pelatihan Jurnalistik dan Kepenulisan AR Learning Center Secara Online via Zoom

- Publisher

Senin, 25 Mei 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautama.id |Makassar — Semangat meningkatkan kualitas literasi dan kemampuan menulis di era digital terus ditunjukkan berbagai kalangan masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Kelas Pelatihan Jurnalistik dan Kepenulisan yang diselenggarakan oleh secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, yang berlangsung penuh antusias dan interaktif.

 

Pelatihan tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari mahasiswa, pelajar, pegiat media sosial, penulis pemula, aktivis organisasi, hingga masyarakat umum yang memiliki minat besar di dunia jurnalistik dan kepenulisan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan ini dipandu langsung oleh selaku Pemimpin Redaksi sekaligus Kepala Bidang Pendidikan Dewan Pengurus Pusat .

 

Dalam pemaparannya, Andre Hariyanto menyampaikan pentingnya kemampuan menulis dan memahami dasar-dasar jurnalistik di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Menurutnya, masyarakat saat ini tidak hanya dituntut menjadi konsumen informasi, tetapi juga harus mampu menjadi penyampai informasi yang baik, benar, dan bertanggung jawab.

 

“Menulis adalah kekuatan. Dari tulisan, seseorang bisa menyampaikan gagasan, mengedukasi masyarakat, bahkan menjadi bagian dari perubahan sosial. Karena itu, penting bagi generasi muda dan masyarakat umum memahami teknik jurnalistik yang baik dan benar,” ujarnya saat membuka materi pelatihan.

BACA JUGA :  Satresnarkoba Polres Gowa Gelar Jumat Berkah, IPTU Firman Makan Bersama Tahanan dan Beri Motivasi Penuh Haru

 

Selama pelatihan berlangsung, peserta diberikan berbagai materi penting seputar dunia jurnalistik, mulai dari pengenalan dasar jurnalistik, teknik menulis berita, struktur penulisan 5W+1H, cara menentukan angle berita, etika jurnalistik, hingga teknik membuat judul berita yang menarik dan mudah terbaca di mesin pencarian digital atau Google.

 

Tidak hanya itu, peserta juga dibekali materi kepenulisan kreatif, bagaimana membangun karakter tulisan, teknik menulis opini, artikel, feature, hingga strategi meningkatkan kualitas tulisan agar lebih informatif, menarik, dan memiliki nilai edukasi bagi pembaca.

 

Suasana pelatihan berlangsung aktif dan komunikatif. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi materi yang disampaikan. Hal itu tampak dari banyaknya pertanyaan, diskusi, hingga sharing pengalaman yang terjadi selama kegiatan berlangsung melalui fitur Zoom Meeting.

 

Beberapa peserta mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut karena mendapatkan banyak ilmu baru yang sangat bermanfaat, terutama dalam meningkatkan kemampuan menulis dan memahami dunia media.

BACA JUGA :  Waspada Oknum Berkedok Wartawan: Ancaman Nyata bagi Integritas Pers

 

Salah satu peserta  Fajar Ahmad Wahyuddin mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat yang ingin belajar jurnalistik namun memiliki keterbatasan akses mengikuti pelatihan secara langsung.

 

“Pelatihannya sangat bagus dan mudah dipahami. Materi yang disampaikan lengkap, mulai dari dasar hingga praktik sederhana menulis berita. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkap salah seorang peserta dalam sesi diskusi.

 

Dalam kesempatan itu, Andre Hariyanto juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan etika dalam dunia jurnalistik. Ia mengingatkan bahwa seorang penulis maupun jurnalis harus mampu menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan tidak menyesatkan publik.

 

Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi dan maraknya berita hoaks di media sosial, kemampuan literasi masyarakat menjadi sangat penting agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

 

“Jurnalisme bukan hanya soal menulis berita, tetapi bagaimana menghadirkan informasi yang mencerdaskan dan memberi manfaat bagi masyarakat. Seorang penulis harus menjunjung tinggi etika, fakta, dan tanggung jawab moral,” tegasnya.

 

Kegiatan pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan sumber daya manusia di bidang literasi digital dan komunikasi publik. Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan lahir generasi penulis dan jurnalis muda yang kreatif, profesional, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

BACA JUGA :  Yuk Gabung Silatnas & Anniversary 2026, Perkuat Silaturahmi dan Profesionalisme

 

Selain penyampaian teori, peserta juga diberikan kesempatan praktik menulis berita secara langsung berdasarkan tema tertentu. Hasil tulisan peserta kemudian dievaluasi dan diberikan masukan agar mereka memahami teknik penulisan yang baik sesuai kaidah jurnalistik.

 

Kegiatan yang berlangsung secara online itu berjalan lancar dan penuh semangat hingga akhir acara. Meskipun dilaksanakan secara virtual, suasana kebersamaan dan interaksi antar peserta tetap terasa hangat.

 

AR Learning Center berharap kegiatan pelatihan jurnalistik dan kepenulisan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah edukasi dan pengembangan kemampuan literasi masyarakat Indonesia.

 

Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan menulis yang baik, mampu menyampaikan informasi secara profesional, serta ikut berperan aktif dalam menciptakan ruang informasi yang sehat, edukatif, dan bermanfaat di tengah kehidupan masyarakat digital saat ini.

Editor : Andre Hariyanto

Berita Terkait

34 Murid Kelas XII SMAIT Darul Fikri Makassar Ikuti Uji Publik Al-Qur’an, Wujud Nyata Cetak Generasi Qurani dan Berprestasi
Satresnarkoba Polres Gowa Gelar Jumat Berkah, IPTU Firman Makan Bersama Tahanan dan Beri Motivasi Penuh Haru
SDIT Darul Fikri Makassar Borong Tiket Semifinal UOB My Digital Space CODEFEST 2026
Kisah Inspiratif Jack @orsonajaa: Mandiri Secara Finansial, Berani dalam Rivalitas, Tapi Gemetar di Hadapan Camer
Pemda Lamongan Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2026, Bukti Komitmen Pemda Perkuat Tata Kelola dan Kinerja BUMD
Ramadhan Sebagai Momentum Refleksi Spiritual Dan Penguatan Solidaritas Sosial
Hari ke-10 Ramadhan, Komunitas Muslimah Mulia Kembali Bagikan Takjil Magnet Rezeki Box
Kajian Edukasi dan Inspirasi Keislaman di Masjid Nurul Faidzin, Angkat Tema Menata Hati Menjadi Magnet Rezeki
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 21:27 WIB

Peserta Antusias Ikuti Kelas Pelatihan Jurnalistik dan Kepenulisan AR Learning Center Secara Online via Zoom

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:58 WIB

34 Murid Kelas XII SMAIT Darul Fikri Makassar Ikuti Uji Publik Al-Qur’an, Wujud Nyata Cetak Generasi Qurani dan Berprestasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:32 WIB

Satresnarkoba Polres Gowa Gelar Jumat Berkah, IPTU Firman Makan Bersama Tahanan dan Beri Motivasi Penuh Haru

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:14 WIB

SDIT Darul Fikri Makassar Borong Tiket Semifinal UOB My Digital Space CODEFEST 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kisah Inspiratif Jack @orsonajaa: Mandiri Secara Finansial, Berani dalam Rivalitas, Tapi Gemetar di Hadapan Camer

Berita Terbaru

Berita Utama

Warga Sempat Hilang, Ditemukan Selamat pada Senin 25 Mei 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 17:07 WIB