Pengenalan Lambang Bilangan Dengan Media Jepi  (Jam Edukasi Pintar) di TK BINTANG KECIL DONOWATI SURABAYA  – Semester 1 Tahun Ajaran 2021/2022

- Publisher

Jumat, 24 November 2023 - 19:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, NGAWIPengenalan Lambang Bilangan Dengan Media Jepi  (Jam Edukasi Pintar) di TK BINTANG KECIL DONOWATI SURABAYA  – Semester 1 Tahun Ajaran 2021/2022

 Bu Laras sedang memperagakan Pengenalan Lambang Bilangan Dengan Media Jepi (Jam Edukasi Pintar) di TK BINTANG KECIL DONOWATI SURABAYA  – Semester 1 Tahun Ajaran 2021/2022. Foto & Gambar: Dokumentasi Pribadi Bu Laras

Guru yang Profesional sangat dibutuhkan untuk mewujudkan mutu Pendidikan yang ada di sekolah, kemampuan guru selalu diperbaharui melalui pengembangan keprofesian , tidak hanya dengan melalui pengembangan keprofesian guru yang professional tetapi juga melakukan penelitian Tindakan kelas yang ada di sekolah. Kompetensi yang dituntut dari guru profesional adalah memiliki kebiasaan dan kemampuan ilmiah dalam merancang, melaksanakan, menemukan kekuatan dan kelemahan dalam kegiatan pengembangan, serta memanfaatkannya untuk perbaikan kegiatan selanjutnya.

Berdasarkan kenyataan tersebut penulis mencoba membuat sebuah media pembelajaran dari JEPI (Jam Pintar Edukatif), digunakan untuk belajar angka dan hitung sederhana melalui permainan mendidik. Dengan menggerakkan angka kegambar yang sesuai maka anak belajar mengenal angka sekaligus berhitung sederhana. Gerakan tangan untuk menempatkan angka ke tempat yang sesuai akan merangsang motorik halus anak dan konsentrasi, serta koordinasi tangan-mata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Permainan Jam Pintar merupakan sebuah permainan yang digunakan dalam proses pembelajaran anak usia dini yang dapat meningkatkan kemampuan matematika pada anak usia dini, dimana permainan ini dapat membuat anak usia dini mengenal konsep angka, anak dapat mengurutkan angka, membilang dan mengurutkan jumlah angka pada benda. Kegiatan permainan jam pintar salah satu cara yang dapat digunakan dalam meningkatkan pengenalan terhadap konsep angka, karna pembelajaran dilakukan dengan bermain sehingga anak dapat mengembangkan kognitifnya.

BACA JUGA :  Waspada Modus Penipuan Sewa Vila

 

Bu Laras sedang memperagakan Pengenalan Lambang Bilangan Dengan Media Jepi (Jam Edukasi Pintar) di TK BINTANG KECIL DONOWATI SURABAYA  – Semester 1 Tahun Ajaran 2021/2022. Foto & Gambar: Dokumentasi Pribadi Bu Laras

 

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1) Untuk mengetahui kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Bintang Kecil      Kecamatan  Donowati   Kabupaten Surabaya .

2) Untuk mendepenelitiankan media JEPI dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Bintang Kecil Kecamatan  Donowati   Kabupaten Surabaya .

3) Untuk mengetahui peningkatan media JEPI dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Bintang Kecil      Kecamatan  Donowati   Kabupaten Surabaya .

Hasil penelitian Tindakan kelas ini dengan penggunaan media JEPI (Jam Pintar Edukatif)  dapat menjadikan anak aktif dalam mengikuti pembelajran . Secara tidak langsung media pembelajar dapat berfungsi sebagai alat yang dapat mendorong dan meningkatkan motivasi siswa agar aktif dalam belajar sehingga dapat menciptakan suasan pembelajaran yang efektif. Selain itu guru dalam menyampaikan pembelajaran pun tidak tidak hanya sebatas secara verbal hanya dengan kata-kata tetapi dengan tindakan secara nyata yang dilakukan bersama-sama sehingga lebih bermakna bagi anak.

Pengenalan lambang bilangan pada anak memerlukan pengunaan stimulasi maupun metode yang sesuai dan menyenangkan. Salah satu penyajian pembelajaran yang efektif adalah dengan menggunaan bantuan media pembelajaran. Media pembelajaran digunakan untuk membantu anak lebih memahami konsep-konsep maupun materi yang sulit untuk dipahami maupun yang bersifat abstrak menjadi lebih konkrit atau nyata maka dipergunakanlah sebuah media pembelajaran, agar anak lebih mudah untuk memahami materi yang disampaikan oleh guru sekolah.

BACA JUGA :  Jelang Piala Kadispora Lampung 2026, AQUAKIDS Way Kanan Siapkan 17 Atlet untuk Tampil Maksimal

Permainan Jam Pintar merupakan sebuah permainan yang digunakan dalam proses pembelajaran anak usia dini yang dapat meningkatkan kemampuan matematika pada anak usia dini, dimana permainan ini dapat membuat anak usia dini mengenal konsep angka, anak dapat mengurutkan angka, membilang dan mengurutkan jumlah angka pada benda. Kegiatan permainan jam pintar salah satu cara yang dapat digunakan dalam meningkatkan pengenalan terhadap konsep angka, karna pembelajaran dilakukan dengan bermain sehingga anak dapat mengembangkan kognitifnya. Nasution (2013: 67) mengungkapkan bahwa jam pintar adalah alat permainan yang terbuat dari kayu yang berbentuk persegi atau bujur sangkar yang di dalamnya terdapat berbagai macam gambar yang menarik dan juga berwarna-warni dan terdapat angka 1-12 sesuai dengan jam yang sesungguhnya.

Setelah melaksanakan PTK maka dapat diketahui bahwa anak yang mencapai kriteria tuntas yaitu BSH (Berkembang Sesuai Harapan) dan BSB (Berkembang Sangat Baik) pada Pra Siklus sejumlah 3 anak atau sebesar 16%, pada Siklus I Pertemuan Ke-1 sejumlah 3 anak atau sebesar 16%, pada Siklus I Pertemuan Ke-2 sejumlah 6 anak atau sebesar 32%, pada Siklus I Pertemuan Ke-3 sejumlah 8 anak atau sebesar 42%, pada Siklus II Pertemuan Ke-1 sejumlah 10 anak atau sebesar 53%, pada Siklus II Pertemuan Ke-2 sejumlah 13 anak atau sebesar 68%, dan pada Siklus II Pertemuan Ke-3 sejumlah 17 anak atau sebesar 89%.

BACA JUGA :  Founder Suara Utama Resmikan Reformasi Struktur Manajemen Redaksi Periode 2026 - 2027

Dan Pada kegiatan Refleksi penelitian Tindakan kelas ini saya merasakan adanya masalah dan kekurangan yang muncul pada saat melakukan penelitian tndakan kelas sebagai berikut :

  1. Kemampuan mengenal lambang bilangan masih sangat kurang, rata-rata nak sudah bisa membilang namun belum mengetahui konsep angka.
  2. Anak masih belum bisa menghubungkan gambar benda dengan lambang bilangannya
  3. Anak merasa bosan dengan pembelajaran yang monoton
  4. Media serta teknik pembelajaran yang digunakan belum bisa membuat anak aktif dalam pembelajaran
  5. Anak belum bisa konsentrasi dan lebih sering bercanda dengan teman-temannya

Penyelesaian permasalahan yang terjadi dapat diatasi alternatif dan pemecahan masalah sebagai berikut :

  1. Penting bagi anak memahami kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10.
  2. Kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 dirasa perlu untuk anak usia dini.
  3. Pendidik dipandang perlu membuat terobosan media/metode.
  4. Media JEPI angka dianggap efektif dalam meningkatkan pemahaman mengenal lambang bilangan 1-10 pada anak.

 

Sapetendik Indonesia Siapkan Pre Test PPG dan UKMPPG 2023, Ini Langkahnya

Bangun Peradaban Literasi, Suara Utama Berkomitmen Lawan Hoax dengan SDM Jurnalis baru yang Siap Berjuang. Foto & Gambar: Mas Andre Hariyanto/Saepudin Fikri. Rotasi Pengurus Suara Utama (SUARA UTAMA)

Bangun Peradaban Literasi, Suara Utama Berkomitmen Lawan Hoax dengan SDM Jurnalis baru yang Siap Berjuang. Foto & Gambar: Mas Andre Hariyanto/Saepudin Fikri. Rotasi Pengurus Suara Utama (SUARA UTAMA)

(Sam Foundation) bantu secara Virtual peserta melakukan Konfirmasi Kesediaan Calon Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2023 Angkatan Ifirmasi Kesediaan Calon Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2023 Angkatan I

Sam Foundation Bekerja sama dengan Sapetendik Indonesia adakan Kiat Khusus Menghadapi UKM PPG (UP dan UKIN) First Taker dan serta Retaker 2023

Foto: Dok. Mas Andre Hariyanto. Pamflet Poster/Redaksi Suara Utama Kembali Membuka Kesempatan Bergabung Menjadi Kaperwil, Kabiro, Koresponden, Jurnalis/Suara Utama
Foto: Dok. Mas Andre Hariyanto. Pamflet Poster/Redaksi Suara Utama Kembali Membuka Kesempatan Bergabung Menjadi Kaperwil, Kabiro, Koresponden, Jurnalis/Suara Utama

Berita Terkait

Jangan Sekadar Menjadi Anggota, Mari Menjadi Pelaku Sejarah
Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan
Yayasan Suara Utama Indonesia Soroti Polemik Sound Horeg dan Etika, Pernyataan “Goblok” Jadi Sorotan
Yayasan Suara Utama Indonesia Perkuat Kiprah di Dunia Pers
DPC APPRODI Bekasi Raya Periode 2026–2031 Resmi Dilantik pada Ajang Engagement Day 2026
Kolaborasi 30 TBM Kab. Tanggamus Dorong Akselerasi Literasi Berbasis Kearifan Lokal
Resmi Berdiri, Yayasan Suara Utama Indonesia (YSUI) Siap Perkuat Ekosistem Media, Pendidikan, dan Sosial
Dinkes Dogiyai Gelar Pelatihan Pengelola Imunisasi
Berita ini 248 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:11 WIB

Jangan Sekadar Menjadi Anggota, Mari Menjadi Pelaku Sejarah

Jumat, 11 September 2026 - 13:53 WIB

Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan

Kamis, 10 September 2026 - 11:29 WIB

Yayasan Suara Utama Indonesia Soroti Polemik Sound Horeg dan Etika, Pernyataan “Goblok” Jadi Sorotan

Selasa, 8 September 2026 - 10:21 WIB

Yayasan Suara Utama Indonesia Perkuat Kiprah di Dunia Pers

Senin, 7 September 2026 - 15:15 WIB

DPC APPRODI Bekasi Raya Periode 2026–2031 Resmi Dilantik pada Ajang Engagement Day 2026

Berita Terbaru

FOTO: Andre Hariyanto, Pembina Yayasan Suara Utama Indonesia dan Ketua Bidang Pendidikan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (Dok. Internal)

Artikel

Jangan Sekadar Menjadi Anggota, Mari Menjadi Pelaku Sejarah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:11 WIB

https://mancingjitu.com/