Pembelajaran Sosial dan Emosional

- Publisher

Selasa, 22 Oktober 2024 - 19:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Rusmawan Cahyo Nugroho, C.IJ, asal Pacitan, Jawa Timur

ABSTRAK

Banyaknya kasus atau tingkat stres yang dialami peserta didik, pendidik dan juga tenaga kependidikan dalam dunia Pendidikan sangat mengkhawatirkan bagi bangsa ini, bisa mengakibatkan menurunya kesadaran tentang aspek norma yang berlaku di negara Indonesia. Seperti banyaknya kasus bunuh diri, buliying, narkoba, tawuran yang seakan tidak ada hentinya kita dengarkan di beberapa televisi dan juga media masa. Hal itu tentu saja dapat merugikan diri sendiri dan orang lain sungguh sangat ironis dan memprihatinkan, bagaimana tidak, kita selaku para pendidik juga ikut terlibat dalam meningkatkan karakter para peserta didik agar tidak terjadi hal itu. Untuk itulah Pembelajaran Sosial Emosional perlu di lakukan untuk mengatasi hal tersebut dan dapat membina karakter untuk menjadi lebih baik. Pembelajaran sosial dan emosional ini akan diterapkan di sekolah. Melalui riset yang disampaikan Durlak et.al. (2011) bahwa Pembelajaran Sosial Emosional tidka hanya meningkatkan prestasi rata-rata sebesar 11 point persentil, namun juga akan meningkatkan perilaku prososial (kebaikan, berbagi, dan empati) dimana hal itu akan meningkatkan sikap perserta didik di sekolah dan mengurangi tingkat depresi dan juga stres. Dengan memprioritaskan kesehatan emosional yang baik peserta didik dan guru, akan dapat menciptakan lingkungan yang mempunyai dampak emosional yang positif, akademis, dan pribadi yang posistif.

BACA JUGA :  Lapas Bangko Gelar Salat Istisqa, Wujud Ikhtiar dan Doa Memohon Turunnya Hujan

Kata kunci: Pembelajaran, Sosial dan Emosional, Dampak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendahuluan

Pembelajaran Sosial Emosional, sebuah metode yang akan membantu Peserta Didik, Pendidik maupun Tenaga Pendidik untuk mengembangkan Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan. Sehingga hal itu akan berdampak baik dalam mengajar, maupun memberikan ilmu sehingga dapat di serap dengan baik. Sebagai seorang pendidik kita harus lebih bisa mengontrol emosi sehingga yang kita dapatkan adalah nilai yang optimal dalam penanganan karakter. Pendidik juga harus lebih sehat tentang akal dan fikiran, dan jauh dari stres agar dapat menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman.

Tujuan dan manfaat Pembelajaran Sosial Emosional di sekolah.

1. Meningkatkan sikap kepedulian dan bertanggung jawab terhadap sekolah yaitu timbulnya dalam membantu menciptakan lingkungan belajar yang positif, dengan cara mengelola emosi dan mengatasi konflik. Ini bisa mengurangi destruktif dan mengingkatkan konsentrasi.

BACA JUGA :  Gudang BBM Solar di Rumah Jayak Diduga Pasok Aktivitas PETI di Tanjung Benuang

2. Mengurangi tingkat depresi dan stress di kalangan peserta didik, dengan memprioritaskan kesehatan emosia peserta didik dapat lebih fokus dan termotivasi untuk mencapai tujuan akademik mereka, melalui Penetahuan, Sikap dan Keterampilan.

Dari hal tersebut diharapkan agar tersampainya esensi pendidikan sebagai pengalaman yang holistik.

MENGAPA PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL ITU PENTING?

Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) sangat penting untuk proses mengembangkan dan juga menerapkan keterampilan sosial dan emosional. Keterampilan ini sangat penting untuk membantu individu, terutama anak-anak, tumbuh menjadi pribadi yang sehat, bahagia, dan sukses. Pembelajaran Sosial Emosional bukan hanya tentang belajar di kelas, tetapi juga tentang menerapkan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan. Dengan memberikan perhatian pada pengembangan sosial emosional, kita dapat membantu peserta didik tumbuh menjadi individu yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Peserta didik yang memiliki kemampuan sosial emosional yang baik dalam memahami dan mengelola emosinya untuk meraih kesuksesan baik saat ini di bangku sekolah maupun di masa depan serta mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar itu tidak hanya mengandalkan kemampuaan akademik tetapi juga kemampuan sosial emosional yang menjadi hal penting dan utama. Dalam pembelajaran sosial emosional peserta didik dilatih untuk mengenali dan mengelola emosinya dengan baik, menciptakan keteguhan hati, menunjukkan rasa empati, membangun interaksi atau hubungan yang baik dengan teman, guru juga orang tua dan mengambil keputusan yang baik serta dapat dipertanggung jawabkan.

BACA JUGA :  Bupati Merangin Ajak Insan Pers Perkuat Profesionalisme dan Sinergi Demi Informasi Berkualitas

Visi pendidikan bangsa Indonesia menyadarkan akan pentingnya pembangunan karakter. Pada kelas yang saya ajar pada fase E untuk anak usia 16 – 18 tahun diharapkan peserta didik dapat menyadari “bahwa aturan agama dan sosial merupakan aturan yang baik dan menjadi bagian dari diri sehingga bisa menerapkannya secara bijak dan kontektual”. Dimana hal itu mneggambarkan harapan dan perilaku, membawa diri secara sadar dan berinteraksi secara bijak dengan lingkungan. Dengan kata lain menunjukkan kesadaran diri yang merupakan keterampilan sosial dan emosional.

Editor : Mas Andre Hariyanto

Berita Terkait

Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya
Razia Gabungan Lapas Bangko Bersama TNI-Polri, Petugas dan WBP Jalani Tes Urine
Pemimpin Redaksi Suara Utama Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam UKW bersama KG Media
UKW Kompas, KG Media dan Google Digelar di Surabaya, Diikuti 45 Peserta
Alhamdulillah, Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan
Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya
Mutasi Polda Jambi, Iptu Dimas Wahyu Dipercaya Isi Posisi PS Kasat Reskrim Polres Merangin
Lapas Bangko Bersama TNI-Polri Gelar Razia Gabungan, Tes Urine Petugas dan Warga Binaan Negatif Narkoba
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:25 WIB

Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya

Selasa, 22 September 2026 - 14:12 WIB

Razia Gabungan Lapas Bangko Bersama TNI-Polri, Petugas dan WBP Jalani Tes Urine

Senin, 21 September 2026 - 21:28 WIB

Pemimpin Redaksi Suara Utama Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam UKW bersama KG Media

Minggu, 20 September 2026 - 00:50 WIB

UKW Kompas, KG Media dan Google Digelar di Surabaya, Diikuti 45 Peserta

Sabtu, 19 September 2026 - 20:11 WIB

Alhamdulillah, Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan

Berita Terbaru

FOTO: Penulis Mendekatkan Buku kepada Pembacanya

Berita Utama

Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya

Selasa, 22 Sep 2026 - 20:25 WIB

https://mancingjitu.com/