Peluncuran Nusantara 5: Satelit Komunikasi Terbesar di Asia Tenggara Resmi Mengorbit

- Publisher

Rabu, 17 September 2025 - 22:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Gambar Ilustrasi Penampakan Peluncuran Satelit Nusantara 5 dari Cape Canaveral, Florida pada 10/9/2025 dengan roket Falcon 9 milik SpaceX.

Gambar Ilustrasi Penampakan Peluncuran Satelit Nusantara 5 dari Cape Canaveral, Florida pada 10/9/2025 dengan roket Falcon 9 milik SpaceX.

SUARA UTAMA  –

Lompatan Strategis Indonesia Menuju Kemandirian Digital dan Daya Saing Global

Peluncuran satelit Nusantara 5, yang diklaim sebagai satelit komunikasi terbesar di Asia Tenggara, menjadi tonggak penting bagi Indonesia dalam memperkuat infrastruktur telekomunikasi nasional. Satelit ini diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida pada 10 September 2025 dengan roket Falcon 9 milik SpaceX, dan kini telah berada pada orbit geostasioner 146°BT, siap mendukung konektivitas dari Sabang hingga Merauke.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satelit Nusantara Lima adalah jembatan yang menghubungkan Indonesia tanpa batas. Dengan kapasitas 160 Gbps, N5 menjadi satelit komunikasi terbesar di Asia Tenggara. Satelit ini akan menempati slot orbit strategis 113° Bujur Timur atau golden spot yang mencakup seluruh wilayah Indonesia dan memperkuat konektivitas di kawasan timur.

peluncuran N5 sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang sejak awal menekankan pentingnya kemandirian dan kedaulatan teknologi. Transformasi digital adalah program strategis agar seluruh rakyat Indonesia dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata.

Makna Strategis Peluncuran Nusantara 5

Nusantara 5 dirancang untuk meningkatkan kapasitas broadband, memperluas akses internet hingga ke daerah tertinggal, perbatasan, dan pulau-pulau terpencil. Kapasitas transpondernya yang mencapai ratusan Gbps diyakini mampu mengurangi kesenjangan digital dan memperkuat layanan komunikasi strategis seperti pertahanan, pendidikan, dan kesehatan.

Menurut Dr. Ir. Budi Santoso, pakar telekomunikasi ITB, “Peluncuran Nusantara 5 bukan hanya proyek teknologi, tapi langkah geopolitik. Indonesia menunjukkan bahwa ia siap menjadi pemain utama di ekosistem digital Asia Tenggara dan tidak hanya bergantung pada infrastruktur satelit asing.”

Pandangan Media Nasional & Internasional

Media nasional seperti Kompas menyoroti bahwa Nusantara 5 adalah investasi jangka panjang yang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, sementara The Jakarta Post menekankan pentingnya pengelolaan spektrum dan tata kelola data agar infrastruktur ini tidak hanya menjadi proyek mercusuar.
Media internasional seperti Reuters dan Nikkei Asia melihat peluncuran ini sebagai upaya Indonesia mengamankan kedaulatan digital di tengah persaingan infrastruktur antara Amerika, Cina, dan negara-negara ASEAN.

Sikap Parpol dan Ormas

Beberapa partai politik mendukung langkah ini. Fraksi PDI Perjuangan menegaskan bahwa kemandirian komunikasi nasional adalah syarat mutlak ketahanan nasional. PKS menyoroti agar biaya layanan internet satelit yang ditanggung pemerintah tetap terjangkau bagi rakyat kecil.
Ormas seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah mendorong agar kapasitas satelit digunakan untuk memperkuat pendidikan digital, pesantren, dan dakwah berbasis teknologi.

Tantangan dan Kritik

Meski disambut positif, sejumlah pengamat mengingatkan adanya tantangan. Lembaga Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik (LSEKP) mengingatkan bahwa proyek ini harus diawasi secara transparan untuk mencegah pemborosan anggaran. Selain itu, isu keamanan siber menjadi sorotan—satelit sebesar ini juga rentan terhadap ancaman peretasan.

BACA JUGA :  Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun

Analisis Penulis, Peluncuran Nusantara 5 adalah langkah strategis yang perlu diikuti dengan transformasi manajemen digital:

  • Pemerintah harus memastikan tata kelola data nasional yang aman.
  • Infrastruktur satelit harus dioptimalkan untuk layanan publik, bukan hanya untuk sektor komersial.
  • Perlu program literasi digital masif agar masyarakat siap memanfaatkan konektivitas baru ini.

Seperti kata pepatah, teknologi hanyalah alat. Yang terpenting adalah bagaimana alat ini dipakai untuk memberdayakan rakyat, bukan hanya menciptakan keuntungan bagi segelintir korporasi.

Kesimpulan : Nusantara 5 adalah simbol kemandirian digital Indonesia. Peluncurannya menandai langkah maju menuju visi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Namun, keberhasilan proyek ini akan sangat ditentukan oleh tata kelola, keterbukaan akses, dan kemampuan pemerintah serta masyarakat memanfaatkannya untuk pemerataan pembangunan.

Berita Terkait

Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media
Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS
Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II
Pemimpin Redaksi Suara Utama, Andre Hariyanto Soroti Dugaan Penyadapan Presiden hingga Media
Terindikasi Borong Pelanggaran, Oknum di SDN Tamansari lll Diduga Menarik Iuran Perminggu, Perbulan dan Penjualan LKS
Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 
Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia
Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?
Berita ini 155 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 09:51 WIB

Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media

Kamis, 5 November 2026 - 19:09 WIB

Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS

Kamis, 5 November 2026 - 08:39 WIB

Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II

Rabu, 4 November 2026 - 20:29 WIB

Pemimpin Redaksi Suara Utama, Andre Hariyanto Soroti Dugaan Penyadapan Presiden hingga Media

Rabu, 4 November 2026 - 18:32 WIB

Terindikasi Borong Pelanggaran, Oknum di SDN Tamansari lll Diduga Menarik Iuran Perminggu, Perbulan dan Penjualan LKS

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp