Pelayanan Polres Nias: Anggota Reskrim Diduga Tidak Profesional

- Publisher

Senin, 4 November 2024 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautama.id, Gunungsitoli – Pelayanan publik di Polres Nias menjadi sorotan setelah insiden yang melibatkan anggota reskrim diduga membanting pintu saat seorang warga bertanya tentang laporan. Kejadian ini terjadi kurang dari seratus hari setelah Prabowo dilantik sebagai Presiden RI, menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat.

Sonia Warasi, seorang warga Kabupaten Nias, mengungkapkan pengalamannya dihadapan awak media saat berkunjung ke Polres Nias hari ini, Senin (04/11/24) untuk menanyakan perkembangan laporannya. “Saya datang dengan harapan mendapatkan informasi, tapi justru saya diperlakukan dengan tidak baik. Anggota reskrim itu membanting pintu, membuat saya sangat kecewa,” ungkapnya dengan nada tegas.

BACA JUGA :  Polri dan Mitra Kamtibmas Perkuat Sinergi di Manggala

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindakan anggota reskrim tersebut menuai kritik, dan Sonia mempertanyakan etika pelayanan kepolisian. “Apakah ini cerminan dari pembinaan pimpinan mereka?” tanyanya, mengekspresikan kekhawatirannya tentang kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Sonia menjelaskan bahwa oknum anggota Reskrim tersebut tidak diketahui siapa namanya. ” Saya tidak kenal orang yang banting pintu barusan, namun jelas saya lihat bahwa anggota Reskrim yang membanting pintu sangat keras berasal dari ruangan Urmintu Kasat Reskrim,” tegasnya.

BACA JUGA :  Waka II DPRD Merangin Desak PUPR Tanggap Cepat Perbaiki Jalan Ambruk di Nalo Tantan

Kasat Reskrim Polres Nias, saat dikonfirmasi oleh awak media mengenai insiden ini, melalui pesan chat WhatsApp menyatakan bahwa dirinya tidak berada di lokasi saat kejadian, melainkan sedang diluar kota. “Siapa nama anggota saya yang membanting pintu itu? Saya akan tanyakan nanti,” katanya, namun responsnya terkesan lepas tangan dan tidak menunjukkan kepedulian yang cukup terhadap keluhan warganya.

BACA JUGA :  Kebun Sawit Diduga Digusur Perusahaan, Warga Gurimbang Kehilangan Mata Pencarian

Insiden ini menimbulkan pertanyaan serius tentang komitmen Polres Nias dalam memberikan pelayanan yang baik dan profesional kepada masyarakat. Diharapkan, pihak kepolisian dapat menindaklanjuti masalah ini dan memperbaiki hubungan dengan warga demi menciptakan kepercayaan publik.

Berita Terkait

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat di Seluruh Indonesia
Pemimpin Redaksi Andre Hariyanto Ajak Seluruh Keluarga Besar Hadiri Silatnas & Anniversary 2026
Musyawarah Hutan Adat Adolang Sepakati Usulan Pengalihan Hutan Lindung Menjadi Hutan Adat
Bapelkum dan BNNK Bitung Siapkan Podcast Edukasi Hukum dan Anti-Narkoba.
Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya
PWI Provinsi Jambi Lakukan PAW Kepengurusan 2025–2027, Sejumlah Jabatan Strategis Bergeser
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Manggala Gelar Turnamen Domino 80 Pasang Peserta
Kapolres Gowa Buka Turnamen Sepak Bola Usia Dini Kapolres Cup 2026
Berita ini 393 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:47 WIB

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat di Seluruh Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:28 WIB

Pemimpin Redaksi Andre Hariyanto Ajak Seluruh Keluarga Besar Hadiri Silatnas & Anniversary 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:31 WIB

Musyawarah Hutan Adat Adolang Sepakati Usulan Pengalihan Hutan Lindung Menjadi Hutan Adat

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:14 WIB

Bapelkum dan BNNK Bitung Siapkan Podcast Edukasi Hukum dan Anti-Narkoba.

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:01 WIB

PWI Provinsi Jambi Lakukan PAW Kepengurusan 2025–2027, Sejumlah Jabatan Strategis Bergeser

Berita Terbaru