Naila Aqilah Azzahra (Duta Green Youth Movement BPHL 2024 dari SMAIT Bina Ilmi Palembang) : Kami Menjadi Lebih Menghargai Lingkungan

- Publisher

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Photo bersama para peserta duta-duta  Green Youth Movement Batch II bersama para fasilitator dan Chalid Muhammad (aktivis lingkungan, koordinator Institut Hijau Indonesia) pada Sabtu 20/07/2024 di Balai Pengelolaan Hutan Lestari Wilayah V Palembang.

Photo bersama para peserta duta-duta Green Youth Movement Batch II bersama para fasilitator dan Chalid Muhammad (aktivis lingkungan, koordinator Institut Hijau Indonesia) pada Sabtu 20/07/2024 di Balai Pengelolaan Hutan Lestari Wilayah V Palembang.

SUARA UTAMA, Palembang – Kami menjadi orang yang lebih menghargai lingkungan sekitar, demikian manfaat yang paling dirasakan Naila Aqilah Azzahra setelah mengikuti kegiatan Green Youth Movement Batch II  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Ia adalah salah satu utusan dari SMAIT Islam Terpadu Bina Ilmi Palembang dari 20 duta peserta siswa SMA dan SMK sekota Palembang. Kegiatan digelar selama 6 hari, Senin sampai Sabtu (15-20/07/2024) di Balai Pengelolaan Hutan Lestari Wilayah V Palembang.

Peserta kegiatan ini adalah siswa-siswi  utusan dari SMA dan SMK di kota Palembang. Antara lain SMAIT Bina Ilmi, SMA Negeri 17, SMA Negeri 16, SMA Negeri 12, SMA Negeri 20, SMK Negeri 4, SMK Negeri 8, SMA Srijjaya Negara  dan SMA Arinda.

Selama mengikuti kegiatan Green Youth Movement angkatan II ini, kami dibekali tentang perubahan iklim, pencemaran lingkungan, green life style, konservasi dan keanekaragaman hayati, content creator hijau yang keren dan ecoprint” jelas Naila.

Contoh produk dari hasil pembuatan ecoprint, yakni teknik mencetak motif dan warna pada kain atau kertas yang menggunakna bahan alami seperti dedaunan. bunga dan bagian lainnya’

Materi disampaikan oleh kakak-kakak fasilitator yang keren dan luar biasa dengan berbagai metode pembelajaran. Diantaranya selain ceramah dan diskusi, acara dilaksanakan dalam bentuk simulasi debat. workshop tentang ecoprint, pembacaan puisi, observasi, penanaman pohon, pembuatan mading dan pembuatan video tentang deforestasi” ujar siswa kelas XI IPS ini yang juga telah menjadi guru bimbel bahasa Inggirs dan owner usaha snack NailaAqlh.

Naila Aqilah Azzahra saat bertugas menjadi moderator simulasi debat tentang isu-isu lingkungan

Naila Aqilah Azzahra juga menambahkan bahwa setelah digembleng selama 6 hari bersama duta-duta sekolah lain sekota Palembang ia dan teman-temannya merasa lebih peduli dan menghargai lingkungan alam sekitar. Antara lain seperti sikap dan prilaku untuk mengurangi penggunaan sampah platik, membuang sampah pada tempatnya serta upaya-upaya menjaga kelestarian lingkungan.

BACA JUGA :  Diskominfo Majene Tegaskan Loyalitas kepada Bupati, Kendala Kemitraan Media Murni Faktor Anggaran

Sebagaimana yang tertulis pada baliho di halaman BPHL Wilayah V Palembang dan spanduk indoor  bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memfasilitasi tumbuhnya generasi muda sebagai pelopor dan duta penyelamat lingkungan hidup dan kehutanan.

Keceriaan siswa-siswi utusan SMA dan SMK sekota Palembang yang menjadi duta GYM Angkatan II tahun 2024 saat observasi di out door areal kehutanan

Naila dan duta lainnya berpartisipasi aktif melalui media sosial masing-masing untuk mensosialisasikan photo dan video berisi konten-konten seputar deforestasi, kerusakan lingkungan, lingkungan sekitar, puisi hutan lestari dan ecoprint. Hal itu sebagai bentuk peran serta nyata generasi muda sebagai pelopor dan duta penyelamat lingkungan hidup dan hutan.

Majalah dinding karya peserta Green Youth Movement Batch II BPHL Wilayah V Palembang

Salah satu isi konten yang dishare di media IG seperti ini. Hai, Green Heroes. Perkenalkan Kami dari SB BPHL Wilayah V Palembang, Pada kesempatan ini kami Membuat Ecoprint yakni teknik mencetak motif dan warna pada kain atau kertas menggunakan bahan alami seperti dedaunan, bunga, dan bagian lainnya. Ini adalah cara yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mewarnai tekstil dan menciptakan karya indah yang unik.

“Prosesnya melibatkan penataan bahan tanaman di atas kain atau kertas, kemudian tutupi menggunakan plastik bening. Kemudian pukul menggunakan palu, setelah itu bagian yang dipukul akan mengeluarkan pigmen dari tanaman dan mewarnai kain atau kertas. Hasil cetakan akan menampilkan bentuk dan warna daun dan bunga yang digunakan” isi lainnya dari konten tersebut.

BACA JUGA :  SUARA UTAMA Buka Rekrutmen Redaksi Nasional dan Internasional, Siapkan Jurnalis Profesional Berintegritas

Penulis : Zahruddin Hodsay

Sumber Berita: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Balai Pengelolaan Hutan Lestari Wilayah V Palembang

Berita Terkait

YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter
Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan
OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan
Minggu Biasa XIV, Umat Paroki Idakebo Diajak Tetap Pegang Tangan Tuhan.
Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani
Dugaan Pungli PTSL di Desa Empang Benao Mencuat, Warga Disebut Diminta hingga Rp2 Juta per Sertifikat
Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga
BEMNUS Sulawesi Barat Soroti Rencana Pengangkatan Kembali Nakes PPPK di Mamuju : “Jangan Jadikan Tenaga Kesehatan Korban Kebijakan Anggaran
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:48 WIB

YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:08 WIB

OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Minggu Biasa XIV, Umat Paroki Idakebo Diajak Tetap Pegang Tangan Tuhan.

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani

Berita Terbaru

Berita Utama

Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:01 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand