Menantang, Baru Beberapa Hari di Tertibkan, PETI Milik ‘Isrok Cs’ di Desa Lubuk Bumbun Kembali Beraktivitas   

Selasa, 17 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Lubuk Bumbun, Kecamatan Margo Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi, masih terus berjalan dengan aman, meskipun sempat di tertibkan beberapa hari yang lalu oleh Aparat Penegak Hukum (APH) yakni dari jajaran Polsek Tabir.

Penindakan penertiban terhadap pelaku PETI dengan memasang sepanduk Dilarang melakukan aktivitas PETI pada beberapa hari lalu, seolah-olah tidak membuat para pelaku dan pemodal menjadi jera, namun aktivitas penambangan ilegal di desa Lubuk Bumbun tersebut hanya berhenti beberapa hari saja, dan bahkan semakin berani melakukan aktivitasnya kembali di tempat yang sama.

Dari informasi warga masyarakat Desa Lubuk Bumbun bahwa aktivitas PETI masih terus berjalan meskipun sebelumnya sudah dilakukan penertiban oleh pihak Kepolisian.

Mendengar informasi yang didapat dari warga masyarakat itu, team media ini langsung turun ke lapangan guna menggali lagi info lebih dalam dan memastikan hal tersebut, pada selasa (17/06/2025).

Dari pantauan media di lapangan, ternyata memang aktivitas PETI seperti yang diinfokan masyarakat itu, yang berada di Desa Lubuk Bumbun masih beraktivitas dengan lancar, di lokasi yang sama tanpa merasa takut dan was-was akan dirazia.

Salah seorang warga, merasa bingung dengan aparat penegak hukum. Ia mengatakan, bahwa aktivitas PETI di desanya masih saja berjalan dengan lancar meskipun beberapa hari yang lalu sudah dilakukan penertiban.

BACA JUGA :  Menelisik Korban Peluru Nyasar Warga Desa Selango Saat Berburu Rusa, Siapa Pelakunya..?

Menurutnya, hal ini seakan menandakan pelaku PETI di desa Lubuk Bumbun diduga ada oknum-oknum tertentu di belakangnya. Sehingga pelaku penambangan ilegal ini terkesan aman-aman saja tanpa merasa takut dengan tindakan yang melanggar hukum itu.

“PETI yang di lokasi tersebut punya ISROK, SIHU dan H. MEDAN bang, kemarin sudah di tertibkan oleh polisi dengan memasang Baliho bang, tapi sekarang kok kembali beraktivitas…? Ada apa dengan aparat penegak hukum kita…,? Jadi bingung kami selaku masyarakat kecil,” begitu kata salah seorang warga setempat yang namanya enggan disebutkan saat dijumpai di desa Lubuk Bumbun.

Sejumlah warga berharap, agar penegak hukum bertindak tegas terhadap pemodal dan pelaku PETI, mulai dari Polsek, Polres, Polda dan Polri. Dikatakannya, “jika tidak ada pemodal tentu tidak ada pelaku, jika tidak ada yang mem backup, tentu tidak ada yang berani.”

“Harapan kami bang, agar penegak hukum kita bertindak tegas terhadap pelaku dan pemodal PETI ini, kalau pihak Polsek tidak sanggup, kerahkan pihak Polres. Kalau juga pihak Polres tidak sanggup, mungkin Polda yang harus turun bang kalau perlu Polri sekalian. Supaya tidak lagi terjadi kerusakan di daerah kita ini, bang,” demikian diharapkan masyarakat Desa Lubuk Bumbun yang namanya enggan disebutkan itu.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Sat Resnarkoba Polres Bitung Ungkap Peredaran Obat Keras Trihexyphenidyl di Pusat Kota
Status Irwan Saputra Dipertanyakan dalam Sidang Korupsi KUR BNI Kampar
Kedok “Duda” Berujung Penipuan: Saksi Kunci Bongkar Siasat Licin Terlapor di Polresta Samarinda
PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan
Mahasiswa FH Unila Asal Tanggamus Raih Juara Nasional Lomba Dakwaan Hukum Tindak Pidana Lingkungan Hidup
Prabowo Siap ‘Mengejutkan’ Mafia Tambang dan Pengusaha Ilegal
Indonesia, Negara Hukum di Persimpangan Jalan
Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:24

Sat Resnarkoba Polres Bitung Ungkap Peredaran Obat Keras Trihexyphenidyl di Pusat Kota

Rabu, 28 Januari 2026 - 00:48

Status Irwan Saputra Dipertanyakan dalam Sidang Korupsi KUR BNI Kampar

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:49

Kedok “Duda” Berujung Penipuan: Saksi Kunci Bongkar Siasat Licin Terlapor di Polresta Samarinda

Senin, 26 Januari 2026 - 15:19

PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:57

Mahasiswa FH Unila Asal Tanggamus Raih Juara Nasional Lomba Dakwaan Hukum Tindak Pidana Lingkungan Hidup

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:16

Prabowo Siap ‘Mengejutkan’ Mafia Tambang dan Pengusaha Ilegal

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:38

Indonesia, Negara Hukum di Persimpangan Jalan

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Berita Terbaru