Masih Misteri Penyebab Motor Brebet, Ini Kata Bengkel dan SPBU Semampir Probolinggo 

- Publisher

Minggu, 2 November 2025 - 09:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Masyarakat kabupaten Probolinggo provinsi Jawa Timur khususnya pengguna BBM jenis pertalite di resahkan dengan beredar nya informasi di berbagai platform Media sosial perihal dugaan pertalite di oplos dengan air.  Tidak sedikit masyarakat yang mengeluh khususnya para pengendara sepeda motor yang mengalami mesin tersendat (brebet). 02/11/2025.

Adapun penyebab sepeda motor “Brebet, mati nya busi hingga rusak nya injeksi” masih penuh misteri. Sementara yang viral diduga akibat BBM jenis pertalite yang di oplos dengan air. Berbeda dengan dugaan “Rico” pemilik bengkel Alex desa Brani wetan kecamatan maron. Ia menduga penyebab nya kandungan Etanol pertalite terlalu tinggi.

“Mulai tiga hari yang lalu, di setiap hari nya ada dua hingga 3 motor yang rusak. Hari ini (01 November 2025) saja ada 3 sepeda motor. untuk kendala nya itu “Brebet” busi nya bisa mati dan patal nya bisa kena injeksi nya. Kemungkinan/Menduga penyebab nya adalah kandungan Etanol terlalu tinggi pada BBM jenis pertalite. “Pungkas nya.

Keluhan tersebut di ungkapkan warga asal wilayah kecamatan maron kabupaten Probolinggo “NH” yang motor nya baru selesai di perbaiki. Menurutnya, mesin sepeda motor milik nya mengalami brebet berawal setelah ia mengisi BBM jenis pertalite.

“Sepeda motor saya awal nya gak ada masalah, setelah saya mengisi pertalite, sekira satu atu dua jam kemudian mengalami brebet, gas di tarik sepeda motor bukan lari malah tred. Saya tanya ke teman teman ternyata bukan hanya punya saya, banyak sepeda motor teman mengalami hal yang sama. “Jelas nya.

BACA JUGA :  HUT Bhayangkara Ke-80 Polres Barsel Tegaskan Komitmen Pelayanan

Saat team media mengkonfirmasi pendamping SPBU Semampir “Muhammad Taufik” prihal viral nya dugaan BBM jenis pertalite yang menjadi keluhan warga masyarakat kabupaten Probolinggo. Ia memaparkan SOP mulai dari pembongkaran BBM dari kendaraan ke tandon SPBU.

“Jadi kita harus memahami 14 langkah pembongkaran yang pada intinya di situ ada beberapa Aspek. Diantarnya, Memahami aspek Safety nya, Aspek Quantity nya dan Aspek Administrasinya. Dan dari 3 aspek ini sudah termuat di 14 langkah pembongkaran. “Ucap nya.

BACA JUGA :  Kelangkaan Pertalite dan Solar di Banjar Kalsel, Berlanjut

Ia juga menjelaskan bahwa setiap hari sebelum BBM jenis pertalite dan sejenisnya. Mulai dari sampling pembongkaran hingga sampling setiap hari sebelum di jual/di salurkan kepada konsumen. Ia mengaku setiap hari sebelum jam 07.00 wib secara rutin di lakukan cek suhu, kwalitas serta kadar air.

“Setiap hari ada pengecekan suhu, kwalitas dan kadar air. Saat ini kan musim hujan, semisal ada kadar air di situ tidak boleh di jual. Namun, kalau sudah sesuai semua ya kita jual. Untuk pengecekan sampling kita lakukan setiap hari,15 menit sebelum jam 07 00 wib. sebelum kita jual. “Pungkas nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand