Keluarga Idris Korban Penganiayaan di Seputaran Jembatan Layang Bangko Tuntut Keadilan

- Publisher

Senin, 14 Juli 2025 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin – Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa seorang pria lanjut usia bernama Idris Sardi atau yang lebih akrap disapa Bujang Rokok warga Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, belum menemui titik terang. Korban yang diketahui menderita stroke, diduga menjadi korban kekerasan oleh seorang pria bernama Si ul.

Peristiwa itu terjadi saat bulan Ramadan lalu, tepatnya di lapak rokok tempat korban biasa berjualan, yang terletak di sekitar jembatan layang Kota Bangko.

Sonia, anak korban, mengungkapkan harapannya agar proses hukum dapat berjalan secara adil dan transparan.

“Ya, kejadian itu terjadi di bulan puasa. Bapak saya dianiaya oleh Siul di lapak rokok dekat jembatan layang. Setelah kejadian, kami langsung melapor ke polisi. Kabarnya Si ul memang sudah ditahan, tapi sampai sekarang kami tidak tahu perkembangan kasusnya bagaimana. Padahal sudah lebih dari tiga bulan,” ujar Sonia kepada media ini.

Ia menambahkan bahwa pihak keluarga merasa khawatir kasus ini terkesan lamban dan minim informasi. Dengan kondisi korban yang sudah mengalami stroke, keluarga berharap keadilan bisa ditegakkan secepatnya.

“Kami hanya ingin keadilan untuk bapak saya. Dia sudah sakit, dan sekarang malah jadi korban penganiayaan. Kami minta aparat penegak hukum menangani kasus ini secara serius dan terbuka,” tambahnya.

BACA JUGA :  Diduga Iming-iming Proyek Kerabat Bupati Majene, Warga Tubo Sendana Rugi Rp40 Juta

Masih menurut keterangan dari anak Idris sardi alias Bujang, menurutnya kejadian berawal dari pelaku yang tidak terima dengan bapaknya yang berjualan di dekat lapak pelaku si ul.

“Kejadian pas puasa pertama, Posisi bapak saya di bawah jembatan layang dia duduk di dekat wilayah jualannya sendri. Karena bapak saya sudah lama tidak jualan akibat jatuh sakit diagnosis stroke hampir 1 tahun lebih tidak jualan, Setelah bapak enakan badan nya dia minta aktivitas sprti biasa mau jualan, belum sampai 1 bulan jualan, posisi bapak lagi duduk di dekat posisi bapak jualan, Tiba-tiba si ul jualan gorengan samping bapak tu mendorong kursi bapak yg lagi duduk, pas bapak berdiri si ul meninju kepala bapak bagian kiri sebanyak 4 kali, Bapak yang mengalami stroke sebelah kiri tidak bisa melakukan perlawanan. Dan mertuanya si ul membanting kan kursi milik bapak,” Demikian Pungkasnya

BACA JUGA :  Harta Warisan Tanpa Surat Wasiat | Advokat Kaltim Uraikan Hak Waris Menurut Hukum Indonesia

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Tim Investigasi HAM Soroti Penanganan Kasus Kembru Berdarah oleh Komnas HAM
Pemerintah Desa Bontolempangan Dorong Solusi Komprehensif Atasi Dampak Tambang
Aktivitas Tambang Diduga Tak Berizin di Karst Bontolempangan Terus Berjalan
Kepolisian Resor (Polres) Berau bersama tim gabungan lintas instansi, Sidak terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
LSM GARDA 08 Desak Pemkot Makassar Tak Tebang Pilih: Dugaan Peternakan Babi Ilegal di Panaikang Jadi Sorotan, Warga Tuntut Ketegasan
Dugaan Mafia Solar di SPBU Hertasning Jadi Sorotan Warga
SPBU Kalaserenna Diserbu Mobil Siluman, Warga Desak Polisi Turun Tangan
Warga Soppeng Laporkan Dugaan Penipuan Online Skema Segitiga, Kerugian Capai Rp30 Juta
Berita ini 1,669 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:21 WIB

Tim Investigasi HAM Soroti Penanganan Kasus Kembru Berdarah oleh Komnas HAM

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:51 WIB

Pemerintah Desa Bontolempangan Dorong Solusi Komprehensif Atasi Dampak Tambang

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:57 WIB

Aktivitas Tambang Diduga Tak Berizin di Karst Bontolempangan Terus Berjalan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:07 WIB

Kepolisian Resor (Polres) Berau bersama tim gabungan lintas instansi, Sidak terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Senin, 22 Juni 2026 - 11:46 WIB

LSM GARDA 08 Desak Pemkot Makassar Tak Tebang Pilih: Dugaan Peternakan Babi Ilegal di Panaikang Jadi Sorotan, Warga Tuntut Ketegasan

Berita Terbaru