Pemerintah Desa Bontolempangan Dorong Solusi Komprehensif Atasi Dampak Tambang

- Publisher

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Maros – Pemerintah Desa Bontolempangan menanggapi berbagai pertanyaan dan sorotan terkait aktivitas pertambangan yang telah berlangsung cukup lama di wilayah desa, yang dinilai menimbulkan dampak sosial, ekonomi, hingga lingkungan bagi masyarakat setempat.

 

Kepala Pemerintah Desa Bontolempangan memahami bahwa aktivitas pertambangan tersebut memiliki dampak yang kompleks. Di satu sisi, kegiatan tersebut telah memberikan kontribusi ekonomi bagi sebagian warga yang menggantungkan hidupnya pada sektor tersebut, terutama di tengah keterbatasan lapangan pekerjaan dan minimnya alternatif sumber penghidupan yang stabil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Namun di sisi lain, Pemerintah Desa Bontolempangan juga mengakui adanya dampak yang ditimbulkan, seperti kerusakan infrastruktur desa, khususnya jalan akibat mobilitas kendaraan berat, serta potensi gangguan lingkungan yang perlu menjadi perhatian bersama. Kondisi ini dinilai membutuhkan penanganan yang serius dan berkelanjutan agar tidak menimbulkan persoalan yang lebih besar di kemudian hari.

BACA JUGA :  Antisipasi Tawuran, Polres Gowa Perkuat Patroli Malam di Titik Rawan

 

“Pemerintah Desa Bontolempangan memandang bahwa diperlukan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan. Masyarakat perlu diberikan akses terhadap alternatif mata pencaharian yang layak, sehingga kebutuhan ekonomi tetap dapat terpenuhi tanpa harus bergantung pada aktivitas yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum maupun lingkungan,” demikian disampaikan pihak Pemerintah Desa.

 

Lebih lanjut, Pemerintah Desa Bontolempangan menegaskan komitmennya untuk tetap mengedepankan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setiap kegiatan usaha, termasuk pertambangan, menurutnya harus memiliki legalitas dan memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

 

Terkait adanya anggapan yang menyebut Pemerintah Desa Bontolempangan melakukan pembiaran terhadap aktivitas pertambangan tersebut, pihak desa menilai hal itu perlu dilihat secara proporsional sesuai dengan kewenangan yang dimiliki pemerintah desa.

 

Pemerintah Desa Bontolempangan menegaskan tidak pernah memberikan dukungan terhadap kegiatan yang bertentangan dengan aturan hukum yang berlaku. Namun demikian, kewenangan terkait pengawasan, penertiban, dan penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan berada pada instansi teknis serta aparat penegak hukum yang berwenang.

BACA JUGA :  SPBU Kalaserenna Diserbu Mobil Siluman, Warga Desak Polisi Turun Tangan

 

Selama ini, Pemerintah Desa Bontolempangan lebih banyak berperan dalam menjaga stabilitas sosial masyarakat, menampung serta menyampaikan aspirasi warga, serta melaporkan berbagai kondisi yang terjadi di wilayah desa kepada pihak terkait. Oleh karena itu, Pemerintah Desa menilai tidak tepat apabila seluruh tanggung jawab dibebankan hanya kepada pemerintah desa.

 

Pemerintah Desa Bontolempangan juga mengakui bahwa aktivitas tersebut telah menimbulkan dampak terhadap infrastruktur dan lingkungan. Namun di sisi lain, kondisi sosial ekonomi masyarakat yang masih bergantung pada aktivitas tersebut juga menjadi pertimbangan penting dalam melihat persoalan secara lebih menyeluruh.

 

Karena itu, Pemerintah Desa Bontolempangan menilai diperlukan pendekatan penyelesaian yang tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum semata, tetapi juga memperhatikan aspek sosial ekonomi masyarakat, termasuk penyediaan alternatif mata pencaharian yang lebih berkelanjutan.

BACA JUGA :  Polda Sulsel Bongkar Sejumlah Kasus Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi Periode Maret–Mei 2026

 

Sementara itu, terkait pertanyaan mengenai adanya teguran dari instansi berwenang, Kepala Pemerintah Desa Bontolempangan Muhammad Warif menyampaikan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memastikan atau menyimpulkan tindakan yang telah dilakukan oleh instansi terkait.

 

“Jika memang pernah ada teguran, tentu hal tersebut menjadi bagian dari kewenangan dan administrasi instansi yang berwenang. Pemerintah Desa pada prinsipnya mendukung penegakan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

 

Hingga saat ini, Pemerintah Desa Bontolempangan menyebut belum memperoleh informasi resmi mengenai adanya teguran tertulis maupun tindakan administratif lainnya dari instansi yang berwenang terkait aktivitas tersebut.

 

Pemerintah Desa Bontolempangan menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung langkah pemerintah dan aparat penegak hukum dalam mencari solusi yang adil, berkelanjutan, serta memberikan kepastian hukum dan kesejahteraan bagi masyarakat desa.

Berita Terkait

Tim Investigasi HAM Soroti Penanganan Kasus Kembru Berdarah oleh Komnas HAM
Aktivitas Tambang Diduga Tak Berizin di Karst Bontolempangan Terus Berjalan
Kepolisian Resor (Polres) Berau bersama tim gabungan lintas instansi, Sidak terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
LSM GARDA 08 Desak Pemkot Makassar Tak Tebang Pilih: Dugaan Peternakan Babi Ilegal di Panaikang Jadi Sorotan, Warga Tuntut Ketegasan
Dugaan Mafia Solar di SPBU Hertasning Jadi Sorotan Warga
SPBU Kalaserenna Diserbu Mobil Siluman, Warga Desak Polisi Turun Tangan
Warga Soppeng Laporkan Dugaan Penipuan Online Skema Segitiga, Kerugian Capai Rp30 Juta
Laporan Dugaan Penganiayaan di Masjid Mapolda Sulsel Masih Menunggu Perkembangan
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:21 WIB

Tim Investigasi HAM Soroti Penanganan Kasus Kembru Berdarah oleh Komnas HAM

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:51 WIB

Pemerintah Desa Bontolempangan Dorong Solusi Komprehensif Atasi Dampak Tambang

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:57 WIB

Aktivitas Tambang Diduga Tak Berizin di Karst Bontolempangan Terus Berjalan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:07 WIB

Kepolisian Resor (Polres) Berau bersama tim gabungan lintas instansi, Sidak terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Senin, 22 Juni 2026 - 11:46 WIB

LSM GARDA 08 Desak Pemkot Makassar Tak Tebang Pilih: Dugaan Peternakan Babi Ilegal di Panaikang Jadi Sorotan, Warga Tuntut Ketegasan

Berita Terbaru

Berita Utama

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Jun 2026 - 21:43 WIB