Jejak di Jalan Berair

- Publisher

Kamis, 28 November 2024 - 14:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Anak Nelayan Pulang Sekolah Saat Jalan Digenangi Air. (Nafian Faiz) Suarautama.id

Anak Nelayan Pulang Sekolah Saat Jalan Digenangi Air. (Nafian Faiz) Suarautama.id

SUARA UTAMA, Pagi itu, embun masih enggan menguap dari dedaunan ketika Nisa mempersiapkan sepedanya. Jalan desa yang sehari-hari menjadi saksi perjalanan anak-anak sekolah kini berubah bak sungai kecil. Hujan semalam bercampur pasang air laut telah menjadikan genangan setinggi setengah ban sepeda menghiasi setiap sudut kampung. Namun, wajah-wajah kecil itu tak pernah kehilangan senyum.

Nisa dan teman-temannya, dengan seragam sekolah yang sudah sedikit kusut oleh percikan air, justru tampak ceria. “Ayo, siapa yang sampai duluan di jembatan kecil nanti, dia yang menang!” seru Adi, teman sebaya Nisa, yang langsung mengayuh sepedanya dengan penuh semangat. Riuh tawa mereka pecah, menembus kesunyian pagi yang dingin.

BACA JUGA :  Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan

Bagi mereka, genangan air bukanlah rintangan, melainkan permainan. Setiap genangan adalah petualangan. Terkadang mereka sengaja melambatkan kayuhan, membiarkan kaki-kaki kecil mereka menyentuh air yang dingin. Bahkan, tak jarang percikan air menjadi ajang saling mengusili.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, di balik kebahagiaan itu, ada perjuangan yang diam-diam terekam. Jalan berair ini adalah cerita sehari-hari mereka. Tiap kayuhan adalah langkah kecil menuju mimpi yang besar. Di ujung desa, sekolah yang sederhana menanti, menjadi pintu gerbang ke dunia yang lebih luas.

Ketika sore datang, saya dan isteri kebetulan melintasi kampung itu. Hujan sudah berhenti, tetapi pasang laut masih tinggi. Anak-anak berjalan pulang dengan seragam basah, sepatu penuh lumpur, tetapi mata mereka tetap bersinar ceria. Saya tak mampu menahan diri untuk menyapa mereka, “Semangat, Nak! Suatu hari nanti kalian akan merindukan semua ini.”

BACA JUGA :  Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan

Seorang anak berhenti, menatap saya dengan senyum kecil. “Bapak juga dulu sekolah seperti ini, ya?” tanyanya polos.

Saya tertawa kecil dan menjawab, “Tidak seberat kalian, tapi perjuangan selalu ada. Simpan cerita ini. Kelak, ketika kalian sudah sukses, kisah ini akan menjadi kenangan indah.”

Anak-anak itu melanjutkan perjalanan, meninggalkan saya dalam keheningan penuh renungan. Bagi mereka, genangan air adalah teman bermain. Bagi saya, genangan itu adalah saksi kecil dari mimpi-mimpi yang terus mengalir, mencari muara bernama keberhasilan.

Penulis : Nafian Faiz

Berita Terkait

Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan
Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung
Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan
Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan
Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026
Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani
Siswa SDN 66 Jelatang I Diduga Dikeroyok Enam Teman di Dalam Kelas, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum
Perkuat Kapasitas Epidemiolog, Indonesia Ikuti Training of Trainers FETP di Bangkok Thailand
Berita ini 347 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:37 WIB

Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp