Jalan Hancur Bak Kubangan Gajah, Warga Margo Tabir Sindir Keras Pemerintah: “Jangan Tutup Mata!”

- Publisher

Senin, 6 April 2026 - 22:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Kondisi jalan as utama di wilayah Kecamatan Margo Tabir, tepatnya di sekitar Pasar Kampung 6, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Jalan yang seharusnya menjadi akses vital justru berubah menjadi kubangan besar, penuh lumpur dan genangan air, bahkan disebut warga sudah seperti “kubangan gajah” dan sangat tidak layak dilalui.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan tersebut sudah cukup lama terjadi tanpa adanya perbaikan signifikan. Lubang-lubang besar yang dipenuhi air keruh hingga setinggi lutut orang dewasa menjadi pemandangan sehari-hari bagi pengguna jalan, termasuk pelajar dan masyarakat yang beraktivitas.

Sejumlah warga yang ditemui mengaku kecewa dan menyampaikan sindiran keras terhadap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi. Pasalnya, jalan tersebut diketahui merupakan jalan provinsi yang menjadi penghubung strategis dari Simpang Jelita menuju Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, melintasi sejumlah desa di wilayah Kabupaten Merangin, khususnya Kecamatan Margo Tabir hingga Tabir Selatan.

“Heran kami, apakah pemerintah tidak tahu kondisi jalan ini? Atau pura-pura tidak tahu? Ini jalan utama, bukan jalan kecil. Setiap hari kami lewat sini,” ujar salah satu warga dengan nada kesal.

Warga lainnya juga menyampaikan keluhan serupa. Mereka menilai pemerintah seolah tidak peduli terhadap kondisi infrastruktur yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat.

“Jangan cuma bicara pembangunan, tapi kenyataannya jalan kami hancur. Anak-anak sekolah tiap hari harus melewati genangan air dan lubang. Ini sangat memalukan,” tegas seorang ibu rumah tangga.

BACA JUGA :  Dua Rumah Warga di Desa Adolang Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik, Korban Harap Bantuan Pemerintah

Tidak hanya itu, masyarakat juga mempertanyakan peran para wakil rakyat yang dinilai belum menunjukkan kepedulian nyata terhadap kondisi tersebut.

“Apakah para wakil rakyat tidak tahu? Ini akses utama kami ke Bangko dan ke jalan lintas Sumatera. Kalau jalan bagus, ekonomi kami juga lancar. Tapi kalau seperti ini, semua jadi terhambat,” ungkap warga lainnya.

Kekecewaan yang memuncak membuat masyarakat akhirnya bergerak sendiri. Tanpa menunggu kepastian dari pemerintah, warga bersama sejumlah pengusaha lokal berinisiatif menggalang dana secara swadaya untuk memperbaiki jalan tersebut.

“Sekarang sudah ada panitia. Kami galang dana sukarela, baik dari pengusaha maupun masyarakat biasa. Karena kalau menunggu pemerintah, entah kapan diperbaiki,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

BACA JUGA :  Penegasan Kewarganegaraan Diserahkan di Bitung, Kabapelkum Hadiri Prosesi

Langkah swadaya ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat sudah kehilangan harapan terhadap perhatian pemerintah. Di sisi lain, kondisi ini juga menjadi sindiran keras yang mencerminkan kegagalan dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Warga berharap pemerintah, khususnya pihak provinsi yang memiliki kewenangan atas jalan tersebut, segera turun tangan dan tidak terus membiarkan kondisi ini berlarut-larut.

“Jangan sampai kami yang rakyat kecil ini terus jadi korban. Jalan ini urat nadi kehidupan kami. Kalau pemerintah masih punya hati, tolong segera perbaiki,” tutup warga dengan nada penuh harap sekaligus kecewa.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga
BEMNUS Sulawesi Barat Soroti Rencana Pengangkatan Kembali Nakes PPPK di Mamuju : “Jangan Jadikan Tenaga Kesehatan Korban Kebijakan Anggaran
Bapelkum Bitung Dorong Pelayanan Hukum Makin Dekat dengan Masyarakat
Jam Pelayanan Masih Berlangsung, BEMNUS Sulbar Soroti Kosongnya Loket Layanan Disdikpora Majene
Semangat Pengayoman Menggelora, Bapelkum Bitung Meriahkan Fun Walk Sambut HUT RI ke-81
Semarak HUT RI ke-81, Lapas Kelas IIB Bangko Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Binaan, Keluarga dan Masyarakat
Bapelkum Bitung Tebar Kepedulian, Bagikan Sembako untuk Security dan TAD Sambut HUT RI ke-81
Bapelkum Bitung dan BNNK Perkuat Sinergi Sambut HUT RI ke-81
Berita ini 317 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:24 WIB

BEMNUS Sulawesi Barat Soroti Rencana Pengangkatan Kembali Nakes PPPK di Mamuju : “Jangan Jadikan Tenaga Kesehatan Korban Kebijakan Anggaran

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Bapelkum Bitung Dorong Pelayanan Hukum Makin Dekat dengan Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:07 WIB

Jam Pelayanan Masih Berlangsung, BEMNUS Sulbar Soroti Kosongnya Loket Layanan Disdikpora Majene

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Lapas Kelas IIB Bangko Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Binaan, Keluarga dan Masyarakat

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand