Hak Jawab Pertamina Patra Niaga atas Pemberitaan LPG di Probolinggo

- Publisher

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Probolinggo – Pertamina Patra Niaga dalam praktiknya selalu memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, salah satunya LPG. Dalam proses distribusi, Pertamina masif melakukan pemantauan di lapangan sebagai upaya memastikan stok mencukupi dan LPG digunakan sesuai peruntukannya, Jum’at (20/03/2026).

Beredar informasi masyarakat di Kabupaten Probolinggo kesulitan mendapatkan LPG 3 kg jelang perayaan hari raya Idul Fitri dengan harga sudah mencapai Rp25 ribu hingga Rp27 ribu per tabung. Menyikapi hal ini, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah melakukan pengecekan lapangan mulai dari stok hingga isu distribusi pada Kamis 19 Maret 2026.

BACA JUGA :  PFII Dinilai Jadi Solusi Pembiayaan Daerah, SMSI Dorong Sinergi Percepat Penerbitan Obligasi Daerah

Sebagaimana disampaikan Pertamina Patra Niaga melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi menegaskan stok di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dipastikan aman dan mencukupi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah dilakukan pengecekan, kondisi ini disinyalir, panic buying, dari masyarakat di perbatasan wilayah Tapal Kuda.Koordinasi bersama pemerintah daerah terkait pun telah dilaksanakan. Terjadi lonjakan permintaan menjelang Idul Fitri, namun di pangkalan stok masih tersedia. Temuan di lapangan, kenaikan harga berada di level pengecer.” terang Ahad.

BACA JUGA :  Pemimpin Redaksi Andre Hariyanto Ajak Seluruh Keluarga Besar Hadiri Silatnas & Anniversary 2026

Selanjutnya Ahad juga menambahkan, sebagai mitigasi lonjakan konsumsi, Pertamina melaksanakan kembali “extra dropping ” yang dilaksanakan sampai dengan Minggu (22/3/2026) setelah sebelumnya dilaksanakan di mulai hari Minggu (15/3). Dengan disalurkan nya kembali “extra dropping ” total penyaluran tambahan LPG 3 kg untuk Kabupaten Probolinggo mencapai 84 ribu tabung.

BACA JUGA :  Ancaman Konstitusional Pasal 50A UU P2SK terhadap Sistem Anti Pencucian Uang Nasional

“Koordinasi lintas sektor terus kami laksanakan, untuk menjaga situasi tetap kondusif, dari sisi lembaga penyalur, SPBE beroperasional normal meski dalam kondisi hari libur. Agen akan melaksanakan monitoring dan prioritas penyaluran kepada titik yang dilaporan mengalami kendala stok dan distribusi. Terakhir, di sisi masyarakat tak henti-hentinya kami imbau untuk melakukan pembelian di pangkalan resmi Pertamina agar bisa mendapatkan LPG sesuai HET Rp18.000 r dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai,” tutup Ahad.

Penulis : Ali Misno

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Pertamina Patra Niaga

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 214 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand