Habiskan Dana Puluhan Juta Rupiah, Bangunan Tong Sampah di Pasar Rantau Panjang Terkesan Sia-Sia dan Mubadzir

Jumat, 12 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tong Sampah di Pasar Rantau panjang yang tidak berfungsi

Foto: Tong Sampah di Pasar Rantau panjang yang tidak berfungsi

SUARA UTAMA, Merangin – Bangunan Tong sampah sebesar kurang lebih 4 x 2 Meter yang dibangun di Pasar Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi dengan menghabiskan dana hingga puluhan juta rupiah diduga mubadzir dan sia-sia saja.

Pasalnya hingga saat ini bangunan tempat pembuangan sampah tersebut tak di manfaatkan serta kondisinya bertuliskan “Dilarang Buang Sampah Disini”.

Setidaknya dengan adanya bangunan Tong Sampah ini tentunya dapat bermanfaat untuk memacu dan memicu guna menjadikan sumber kekuatan dan manfaat akan pentingnya tempat pembuangan sampah bagi warga di sekitaran pasar tersebut

Karena sampah merupakan permasalahan yang cukup krusial, mulai dari rendahnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pemilahan, pengolahan dan daur ulang sampah, selain itu ketidaktersediaannya tempat pembuangan sampah atau rumah pemilahan sampah juga dapat menyebabkan sampah menumpuk, tidak bermanfaat, tidak sedap dipandang dan mencemari lingkungan tempat tinggal

BACA JUGA :  Galian C dan PETI Milik 'Musthopa' Bebas Beroperasi Gunakan Alat Berat di Kecamatan Tabir 

Dijumpai oleh media ini pada kamis (11/7/24) Khatab salah satu warga Kecamatan Tabir mengatakan, menurutnya bangunan tempat sampah tersebut di banggun pada tahun 2022 lalu dengan anggaran dana sekitar Rp. 47 juta dikerjakan oleh salah satu Ormas bernama Heru.

“Ya bangunan tong sampah sekecil itu anggaran dananya sekitar Rp. 47 juta, dibangun oleh pihak Kelurahan Pasar Rantau Panjang pada tahun 2022 lalu, pemborong nya adalah Heru, dan sekarang lihat saja dengan anggaran dana segitu besar bangunan tong sampah itu tak berguna, jadi mohon kepada pihak terkait untuk memberikan jawaban apa alasannya tempat sampah itu tidak di fungsikan,” Demikian katanya.

Penulis : Ady Lubis

Berita Terkait

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki
Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:25

‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:54

Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:26

Aman Beroperasi, Ateng Diduga Jadi Penampung dan Pembakar Emas PETI di Desa Langling

Berita Terbaru