Gerak KTS Akan Adakan Aksi Demonstrasi, Tuntut Pemerataan Tenaga Kerja

- Publisher

Kamis, 12 Juni 2025 - 14:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Gerakan Karang Taruna Sukodadi (Gerak KTS). Serahkan Surat pemberitahuan Aksi Unjuk Rasa (Demo), ke Kapolres Probolinggo.Pada hari Kamis tanggal 12 Juni 2025. Surat pemberitahuan tersebut juga di serahkan ke Polsek Paiton, PT. POMI, dan Kepala Desa Sukodadi sebagai Tembusan.

Surat pemberitahuan di serahkan sehubungan dengan Aksi unjuk rasa (Demo) Gerak KTS yang akan di laksanakan pada Hari Rabu tanggal 18 Juni 2025, pukul 05. 30 Wib, Hingga Selesai. Sedangkan untuk titik kumpul Lapangan Sukodadi Paiton. Lokasi, Jl. Pakuniran Sukodadi paiton Probolinggo. dari pertigaan Indomart sampai perumahan POMI.

Sementara penanggung jawab aksi Demonstrasi “Wito Suwandi” dan “Kasyadi” Orator 6 orang, Jumlah peserta aksi Kurang lebih 1500 (seribu lima ratus) orang. dengan alat peraga, Poster, sepanduk/benner ukuran 3×1 meter, Soud sistem/pengeras suara, DLL.

Adapun Gerak KTS mengadakan Aksi Demo berkeinginan menyampaikan pendapat di muka umum, sesuai undang-undang Nomor 09 tahun 1998.Tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. Dengan Tuntutan,Di antaranya, Meminta untuk memberikan kebijakan,terhadap akses pekerjaan yang lebih besar kepada warga di lingkungan PLTU Paiton.

BACA JUGA :  Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Berau Melalui polsek teluk bayur. Resmikan Bedah Rumah untuk Warga Teluk Bayur

Koordinator Aksi Unjuk rasa (Demo) “Fauzy syafi’i” Seusai penyerahan surat pemberitahuan tersebut mengatakan,Bahwa aksi di lakukan karena ada ketidak puasan. “Kami akan melakukan aksi unjuk rasa /Demonstrasi sebagai bentuk ketidak puasan kami terhadap akses pekerjaan yang ada di lingkungan PLTU Paiton. “Katanya.

Ia juga Menegaskan Dampak yang di rasakan oleh masyarakat Sukodadi kecamatan paiton.”terkait dampak, di antaranya adalah Dampak sosial dan budaya sangat kami rasakan. jadi, jangan sampai ada tebang pilih kesenjangan kerja. “Tegas nya.

BACA JUGA :  Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Kordinator aksi juga menegaskan, aksi dilakukan di duga ada salah satu perusahaan,kurang peduli terhadap masyarakat. “aksi ini, kami lakukan karena salah satu perusahaan yang ada di PLTU Paiton, kurang peduli terhadap masyarakat atau warga desa Sukodadi,kecamatan paiton. yang mana, kebetulan perumahan perusahaan tersebut berada di desa kami. “Tegas nya.

Fauzy Syafi’i Kordinator Aksi Unjuk rasa/Demonstrasi berharap, ada pemerataan dan segera di tindak lanjuti. “Kami berharapan dengan adanya aksi ini, nantinya ada pemerataan tenaga kerja dan segera di tindak lanjuti. “Pungkas nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 1,927 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand