Gedung BLK Senilai Rp 500 Juta di Ponpes Assalamah Desa Suko Rejo Diduga Tak Optimal Dimanfaatkan

- Writer

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin, – Bangunan Workshop Kejuruan Multimedia milik Balai Latihan Kerja (BLK) senilai Rp 500 juta yang berdiri di Pondok Pesantren Assalamah, Desa Suko Rejo, Kecamatan Margo Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi, diduga tidak dimanfaatkan secara maksimal.

Pantauan lapangan pada Selasa (12/8) mengungkapkan bahwa gedung yang dibangun dengan dana pemerintah itu jarang digunakan sebagaimana tujuan awal. Menurut keterangan pengurus Ponpes Assalamah, Saihu, yang juga menjabat sebagai Kepala Madrasah Aliyah di pesantren tersebut, BLK awalnya direncanakan untuk terbuka bagi masyarakat umum.

“Awalnya dalam perencanaan, BLK dibuka untuk umum. Tapi seiring berjalannya waktu, terjadi perubahan karena alasan efisiensi anggaran. Pihak dinas terkait kemudian menyerahkan aktivitas kegiatan kepada pihak pesantren, tanpa membebani pemerintah,” jelas Saihu.

Dengan kondisi tersebut, kegiatan di BLK kini hanya terbatas pada internal pesantren. Padahal, tujuan pendirian fasilitas ini semula adalah untuk memberikan pelatihan keterampilan yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

Fakta di lapangan memunculkan kritik bahwa investasi pemerintah sebesar Rp 500 juta itu terkesan tidak memberi dampak signifikan bagi publik. Beberapa pihak menilai hal ini merupakan bentuk pemborosan anggaran jika tidak segera ada langkah optimalisasi pemanfaatan gedung tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak dinas terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai rencana tindak lanjut terhadap pemanfaatan Gedung BLK di Ponpes Assalamah.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Panen Raya Serentak, Lapas Bangko Wujudkan Kemandirian Pangan dan Kepedulian Sosial
Usulan Pengurus Masjid Nurul Huda Desa Kampung Baru Terealisasi, Meski Hanya Dapat Pembangunan Toilet
Trotoar Granit Jalur 2 DPRD Merangin Diduga Asal Jadi, Banyak Retak dan Keropos
Turun ke Lokasi Banjir, Wabup Iing Andri Supriadi Diserbu Masyarakat Pagelaran yang Antusias
Diduga Kabur Saat Penangkapan Narkoba, Ayub Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Tabir
Boentuka Dilanda Banjir, ASN Pendis dan Bimas Islam Kemenag TTS Beri Bantuan
Cegah Luka Psikis Akibat Bullying, Mahasiswa UMAHA Lakukan Penyuluhan Hukum
Proyek Pintu Air Rp 4 Miliar Lebih Di Desa Tungkal Satu Jadi Temuan BPKP Rp 781 Juta
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:39 WIB

Panen Raya Serentak, Lapas Bangko Wujudkan Kemandirian Pangan dan Kepedulian Sosial

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:08 WIB

Usulan Pengurus Masjid Nurul Huda Desa Kampung Baru Terealisasi, Meski Hanya Dapat Pembangunan Toilet

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:57 WIB

Trotoar Granit Jalur 2 DPRD Merangin Diduga Asal Jadi, Banyak Retak dan Keropos

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:09 WIB

Turun ke Lokasi Banjir, Wabup Iing Andri Supriadi Diserbu Masyarakat Pagelaran yang Antusias

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:47 WIB

Boentuka Dilanda Banjir, ASN Pendis dan Bimas Islam Kemenag TTS Beri Bantuan

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:05 WIB

Cegah Luka Psikis Akibat Bullying, Mahasiswa UMAHA Lakukan Penyuluhan Hukum

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:14 WIB

Proyek Pintu Air Rp 4 Miliar Lebih Di Desa Tungkal Satu Jadi Temuan BPKP Rp 781 Juta

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:55 WIB

Dirjen dan Pengadilan Pajak Dinilai Tidak Pahami Pasal 36 UU KUP, Wajib Pajak Uji Ke Mahkamah Konstitusi

Berita Terbaru