“Dua Bulan Tanpa Kepastian, Keluarga Vian Ruma Desak Polres Nagekeo Buka Hasil Penyelidikan”

- Publisher

Jumat, 24 Oktober 2025 - 17:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi penemuan jasad Vian Ruma di Pantai Sikusama, Desa Tonggo, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo.

SUARA UTAMA, NAGEKEO

Keluarga besar almarhum Rudolfus Oktafianus Ruma, atau yang akrab disapa Vian Ruma, mendesak Polres Nagekeo untuk segera menyampaikan hasil penyelidikan terkait kematian Vian yang hingga kini belum menemukan titik terang.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Vian Ruma, pemuda berusia 30 tahun, ditemukan tewas pada 5 September 2025 di sebuah gubuk bambu dekat Pantai Sikusama, Desa Tonggo, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo. Penemuan jasadnya sempat mengejutkan warga setempat dan menimbulkan tanda tanya besar tentang penyebab kematiannya.

BACA JUGA :  Terindikasi Malpraktek Administrasi dan Kelalaian, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Terkesan Enggan Bertanggung Jawab

 

Adik kandung almarhum, saat ditemui Suara Utama pada Jumat (24/10/2025), menyatakan kekecewaan karena hingga kini pihak keluarga belum menerima penjelasan resmi dari kepolisian.

 

Kami sudah menunggu cukup lama, tapi belum ada informasi lanjutan dari pihak Polres. Keluarga berharap ada keterbukaan agar kami tahu apa yang sebenarnya terjadi pada adik kami,” ujarnya penuh harap.

 

Menurut keterangan keluarga, sejak laporan pertama disampaikan, pihak kepolisian sudah melakukan penyelidikan di lokasi dan mengamankan sejumlah barang bukti. Namun, belum ada hasil atau kesimpulan yang disampaikan secara terbuka kepada keluarga.

BACA JUGA :  Dugaan Yang Sama Mencuat ke Publik, BPN No comment Atas Klarifikasi Media Perihal Sertifikat PRONA dan PTSL Desa Gading Kulon 

 

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Iptu Fajar E. Cahyono, SH, saat dihubungi Suara Utama melalui sambungan telepon, menjelaskan bahwa proses penyelidikan masih berjalan.

 

“Saat ini kami masih menunggu keterangan dari tiga ahli, yaitu ahli IT, ahli psikologi, dan ahli bahasa. Ketiganya diharapkan mampu membantu memperjelas hasil penyelidikan dan menganalisis beberapa temuan penting ,” kata Fajar.

 

Ia menegaskan, keterlibatan para ahli sangat krusial agar hasil penyelidikan bersifat objektif dan ilmiah. Setelah seluruh proses selesai, Polres Nagekeo akan menyampaikan hasilnya secara resmi kepada keluarga dan masyarakat.

BACA JUGA :  Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi

 

Keluarga berharap penyelidikan tidak berlarut-larut dan meminta aparat bekerja secara transparan. Mereka menekankan bahwa desakan ini semata-mata untuk mencari keadilan dan kebenaran bagi almarhum Vian Ruma.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melanjutkan proses penyelidikan sambil menunggu keterangan dari tim ahli yang diharapkan dapat membantu mengungkap penyebab pasti kematian Vian.

Penulis : SEVERINUS JE

Sumber Berita: WAWANCARA

Berita Terkait

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎
Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif
Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   
Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 
Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung
Relokasi PKL Dengan Humanis, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Menyajikan Sentra Kuliner WJ Sejahtera 
UPT Puskesmas Klenang Kidul Pastikan  Bayi Kembar 3 Desa Gading Kulon Kondisi Bagus, BB Sesuai Umur 
Kontainer Sampah Kondisi Memprihatinkan, Keluarga Pasien UPT Puskesmas Ranugedang Ungkap Potensi Lingkungan Tidak Sehat 
Berita ini 215 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:50 WIB

Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Relokasi PKL Dengan Humanis, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Menyajikan Sentra Kuliner WJ Sejahtera 

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Utama

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agu 2026 - 15:39 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/