Diduga Mengalihkan Pengadaan Sumur Bor Air Minum Menjadi Sumur bor Untuk Irigasi Desa Liprak Wetan 

- Publisher

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Pasca Penayangan Pemberitaan sebelumnya, Oknum kepala Desa Liprak wetan kecamatan Banyuanyar kabupaten Probolinggo Jawa Timur, diduga menyalahgunakan wewenang perihal pengadaan sumur bor yang berlokasi di dusun kokon. Sumur bor bersumber dari dana BK tahun anggaran 2025 sebesar Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah). 18/01/2026.

Berdasarkan informasi yang di himpun oleh team media, diduga warga masyarakat setempat meminta (mengajukan) sumur bor untuk air minum melalui mantan anggota DPRD kabupaten Probolinggo saat masih aktif. Namun, diduga oknum kepala desa Liprak wetan “Nur Hayati” Mengalihkan sumur bor ke irigasi bukan air minum.

Oleh karenanya, team media kembali mengkonfirmasi “F” yang diduga pemilik lahan yang di hibahkan. Ia membenarkan pengajuan sumur bor untuk air minum pada saat reses mantan anggota DPRD kabupaten Probolinggo “Usman Muhtadi” saat masih aktif.

“Dulu memang kami mengajukan sumur bor untuk air minum ke pak Usman. Karena masyarakat butuh air minum. Kenapa sekarang tidak di salurkan. Karena di alihkan ke irigasi. Saat penggarapan saya sempat mempertanyakan kenapa di alihkan ke irigasi sementara yang di butuhkan masyarakat air minum. “Tegas nya.

BACA JUGA :  Meriaaah!!!, Carnaval Budaya Nusantara Yayasan Karomatul Hasan Tegalwatu Gandeng Pemerintah Kecamatan Tiris 

Sementara mantan anggota DPRD kabupaten Probolinggo dari fraksi PKB “Usman Muhtadi” saat di konfirmasi media melalui sambungan whatsap via telpon membenarkan, bahwa pengajuan warga masyarakat dusun kokon desa Liprak wetan sumur bor untuk air minum.

“Pengajuan sumur bor itu melalui reses saat saya menjabat anggota DPRD saat itu. Yang di minta masyarakat Dusun Kokon memang air bersih (air minum) bukan sumur bor untuk irigasi (aliran ke sawah). “Ucap nya.

BACA JUGA :  Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2025 Barito Selatan Ditunda

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Brigkom Tapal kuda Nusantara (TKN) Kabupaten Probolinggo “Reza Kurniawan” menegaskan, menurut nya, kebijakan pemerintah desa Liprak wetan bertentangan dengan kebutuhan masyarakat.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat dusun kokon desa Liprak wetan. Patut diduga oknum kepala desa Liprak wetan telah menyalahgunakan wewenang. Pengajuan warga sumur bor untuk Air minum. Kenapa di alihkan ke irigasi. ini kebijakan yang bertentangan dengan kebutuhan masyarakat. “Pungkas nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand