Diduga Ambil Alih Aset, Oknum Kades Sukokerto Terkesan Menantang Dinas PUPR kabupaten Probolinggo

- Publisher

Senin, 10 November 2025 - 09:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Beredar informasi dan terendus media, oknum kepala Desa Sukokerto kecamatan Pajarakan diduga mengambil alih dan mengelola aset negara berupa lahan produktif (sawah) yang sebelumnya di kelola oleh Juru pengairan Pajarakan. Aset tersebut di informasikan milik Dinas PUPR kabupaten Probolinggo Jawa Timur. 10/11/2025.

Aset yang di maksud, berlokasi di Afour loh citra sisi timur sungai yang mengalir ke Utara, masuk Desa Sukokerto kecamatan Pajarakan. Jika benar adanya, aset tersebut milik Dinas PUPR kabupaten Probolinggo. Maka patut diduga, tindakan oknum kepala desa Sukokerto yang mengambil alih tersebut dapat di kategorikan penyalahgunaan kekuasaan atau wewenang (abuse of power).

Untuk memastikan informasi yang beredar, team media mengkonfirmasi “Sudja’i” Juru pengairan Pajarakan di bawah naungan Dinas PUPR kabupaten Probolinggo, yang berdinas pada saat sebelum aset (sawah) tersebut diduga di ambil alih/di garap oleh oknum kepala desa Sukokerto. Ia membenarkan bahwa sebelumnya memang di garap oleh Juru pengairan Pajarakan. “Saya garap sawah terakhir pada bulan April tahun 2023. “Ucap nya.

BACA JUGA :  Proyek Rumjab Kapolres Barsel Naik Turun. Kabid BPP PUPR: Anggaran Jadi Kendala

Sementara oknum kepala desa Sukokerto kecamatan Pajarakan “Hasan” saat di konfirmasi media melalui pesan singkat jejaring sosial whatsap. perihal dugaan mengambil alih aset negara (sawah) tersebut. Ia Terkesan menantang Dinas PUPR kabupaten Probolinggo.

“Wa Alaikum salam, tidak ada ini mas, lokasi dimana itu mas. PUPR suruh ke kantor desa saja mas. tunjuk kan kerawang dan leter c nya sama saya. “Jawab nya dengan nada terkesan menantang pemerintah untuk menunjukkan data.

BACA JUGA :  Portal Desa Segaran Terindikasi Melanggar Aturan dan Undang-Undang, Publik Pertanyakan Pertanggung Jawaban

Lebih lanjut, oknum kepala Desa Sukokerto Mengakui bahwa sawah tersebut di garap sendiri oleh nya. Ia juga menyebutkan bahwa yang membabat sawah tersebut adalah buyut buyut pemimpin di Desa nya bukan PUPR.

“Yang babat alas desa ini bukan PUPR tapi buyut buyut pemimpin yang dahulu. mana yang lebih dulu menguasai, desa apa PUPR apa desa gitu mas. yang jelas bukan milik PUPR. tolong sudah, bawa kerawangan ke desa gitu. Yang garap itu saya sendiri.”Tegas nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 158 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand