Desa Tulupari Darurat Air Bersih, Warga Desak Kades Buat Sumur Bor

- Publisher

Rabu, 21 Mei 2025 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"data":{"pictureId":"41f264b40adc472d851a4fea9b548145","appversion":"4.5.0","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"lv","exportType":"image_export","editType":"image_edit","alias":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Desa Tulupari Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo Darurat Air Bersih. khusus Dusun dulungan RT 10, 11 dan 12 RW 04 Dan Dusun karang tengah RT 07,.08, dan 09 RW 03. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Warga masyarakat terpaksa harus membeli nya Per 1100 liter dengan harga Rp 60.000 Maksimal di pakai hanya 4 Hari. 21/05/2025.

sementara Air bersih, adalah sumber kehidupan bagi seluruh makhluk hidup, baik bagi manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan. Air menjadi sumber daya bagi manusia untuk menunjang kesejahteraan, dalam rangka memenuhi berbagai kebutuhan dasar manusia, kesehatan, mata pencaharian dan pembangunan ekonomi, serta mendukung ketahanan pangan dan energi dan mempertahankan integritas lingkungan.

warga masyarakat Desa Tulupari sebut saja “SH” Mengatakan bahwa masyarakat di dusun nya sudah lama mengalami kekurangan air bersih. “kami sudah lama kekurangan air bersih, untuk kebutuhan sehari-hari kami harus membeli. Untung nya sekarang masih musim hujan jadi mandinya air hujan. “katanya.

Ia Merasa mengkhawatirkan jika nanti musim kemarau tiba. ” Jika nanti musim kemarau sudah tiba, maka kami harus membeli air bukan hanya untuk minum dan masak akan tetapi untuk mandi juga, Sementara pemasukan kami sehari hari masih belum pasti. “Katanya lagi.

BACA JUGA :  Buruh Tambang Keluhkan Hari Libur Nasional Dihilangkan, Tetap Masuk Kerja Namun Dibayar Hari Biasa

Selanjutnya dirinya meminta pemerintah Desa Tulupari agar supaya secepatnya memberikan solusi dengan cara mengebor nya. ” Kami sangat berharap dengan cepat pemerintah Desa Tulupari bisa mengatasi kekurangan air bersih ini, kami mohon agar supaya di usahakan sumur bor. “Harap nya.

Sementara kepala Desa Tulupari “Zainul Arifin” Saat di konfirmasi media Suara Utama Membenarkan bahwa Desa nya mengali kekurangan Air bersih. ” Benar warga kekurangan air bersih di dusun karang tengah dan dusun Dulugen. sebenarnya, saya sangat prihatin jika nanti musim kemarau tiba. saat ini masih musim hujan, mandinya masih bisa pakai air hujan, hanya beli untuk di konsumsi saja. “Tegas nya.

BACA JUGA :  Terkesan Anti Kritik dan Alergi, Oknum Kepala DPMD kabupaten Probolinggo Diduga Blokir Nomor Whatsap Kabiro Media Online 

Zainul Arifin juga menegaskan bahwa dirinya telah berusaha untuk memenuhi permintaan warganya. “saya bukan diam, saya sudah berusaha meminta dan mengajukan proposal kepada pemerintah Daerah khusus ke Dinas Perkim. Mudah mudahan Secepatnya permohonan saya di kabulkan dan di realisasikan. “Pungkas nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.
Oknum Sekdes Gading Kulon Diduga Mafia Tanah kelas Ulung, Ahli Waris Pertanyakan Persyaratan Dasar Pendaftaran Sertifikat 
Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam
Wajib Halal Oktober 2026: LPH UIN Alauddin Makassar Siap Percepat Implementasi Jaminan Produk Halal Nasional
Direktur RSUD Waluyo Jati Klarifikasi Perihal Oknum Pegawai Non ASN Yang Viral Atas Pengakuan Nya
Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Menyambangi lokasi Pasca Longsor Susulan. Ditumbit Melayu, kecamatan Teluk bayur.
Misteri Enam Jam di Makodim Sarko, Warga Merangin Keluar dengan Kondisi Mengenaskan
Bangun Generasi Berkarakter, SMA Negeri 1 Gunung Alip Hadirkan Seminar Parenting untuk Orang Tua
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:59 WIB

Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:58 WIB

Oknum Sekdes Gading Kulon Diduga Mafia Tanah kelas Ulung, Ahli Waris Pertanyakan Persyaratan Dasar Pendaftaran Sertifikat 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:50 WIB

Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:57 WIB

Wajib Halal Oktober 2026: LPH UIN Alauddin Makassar Siap Percepat Implementasi Jaminan Produk Halal Nasional

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:17 WIB

Direktur RSUD Waluyo Jati Klarifikasi Perihal Oknum Pegawai Non ASN Yang Viral Atas Pengakuan Nya

Berita Terbaru

Berita Utama

Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.

Minggu, 7 Jun 2026 - 14:59 WIB