Bitcoin Tembus USD 120 Ribu: Antara Euforia dan Ancaman Koreksi, Apa Kata Investor Senior?

- Publisher

Jumat, 3 Oktober 2025 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi lonjakan harga Bitcoin menembus USD 120 ribu disertai analisis pasar dari investor senior Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP. Visual ini menggambarkan euforia pergerakan harga kripto dengan simbol roket dan grafik naik, namun tetap mengingatkan potensi koreksi tajam di tengah volatilitas tinggi pasar aset digital.

Ilustrasi lonjakan harga Bitcoin menembus USD 120 ribu disertai analisis pasar dari investor senior Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP. Visual ini menggambarkan euforia pergerakan harga kripto dengan simbol roket dan grafik naik, namun tetap mengingatkan potensi koreksi tajam di tengah volatilitas tinggi pasar aset digital.

SUARA UTAMA – Jakarta, 3 Oktober 2025 – Pasar aset digital kembali bergejolak. Bitcoin (BTC), mata uang kripto dengan kapitalisasi terbesar di dunia, berhasil menembus level psikologis USD 120 ribu pada perdagangan Jumat (3/10). Kenaikan sekitar 1,21 persen ini menempatkan Bitcoin di posisi tertinggi dalam beberapa pekan terakhir, sekaligus menjadi pusat perhatian pelaku pasar global.

Lonjakan harga ini terjadi di tengah meningkatnya spekulasi bahwa bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), akan segera memangkas suku bunga acuannya. Data ekonomi AS yang melemah membuat pelaku pasar menilai ruang pelonggaran moneter semakin terbuka. Sentimen tersebut langsung mengalir ke aset berisiko, termasuk saham teknologi dan mata uang kripto.

Dampak Global ke Pasar Kripto

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi makro ekonomi global menjadi faktor dominan. Investor yang sebelumnya was-was terhadap kebijakan moneter ketat mulai beralih ke aset alternatif seperti Bitcoin. Namun, di balik euforia ini, ada faktor yang membuat pasar tetap berhati-hati: jatuh temponya kontrak berjangka senilai lebih dari USD 22,6 miliar dalam waktu dekat, yang bisa memicu volatilitas tajam.

Selain itu, analis teknikal menilai level USD 124 ribu merupakan resistensi kuat. Jika gagal ditembus, tren bullish berpotensi melemah dan membuka peluang koreksi hingga ke kisaran USD 112–115 ribu.

BACA JUGA :  Gedung Perusahaan Milik Pengusaha Muda Lamongan Ludes Terbakar, Kerugian di taksir 150 juta.

Pandangan Investor Senior: Yulianto Kiswocahyono

Menurut Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP, investor sekaligus trader aktif yang juga dikenal sebagai praktisi hukum dan perpajakan, kondisi saat ini bisa diibaratkan sebagai persimpangan jalan bagi Bitcoin.

“Bitcoin sudah menunjukkan kekuatan luar biasa dengan kembali ke level USD 120 ribu. Tetapi, ini bukan berarti jalannya akan mulus. Jika mampu menembus USD 124 ribu dengan volume besar, tren bullish bisa lanjut ke USD 135 bahkan 140 ribu. Namun, kalau gagal, pasar bisa berbalik arah. Koreksi ke level USD 112–115 ribu masih sangat mungkin,” ujar Yulianto kepada Suara Utama, Jumat (3/10).

BACA JUGA :  Akhirnya Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Buka Suara, Pakopak Ikut Angkat Bicara Terkait Tukin P3K Tahun 2025

Yulianto menekankan bahwa investor tidak boleh hanya larut dalam euforia. Menurutnya, disiplin dalam manajemen risiko menjadi kunci utama.

“Pasar kripto selalu penuh kejutan. Investor ritel harus siap dengan strategi cut loss maupun take profit. Jangan hanya ikut-ikutan hype. Ingat, Bitcoin bisa naik cepat, tapi juga bisa turun tajam dalam hitungan jam,” tambahnya.

Implikasi untuk Investor Indonesia

Bagi investor di Indonesia, pergerakan ini juga berdampak signifikan. Harga Bitcoin dalam rupiah kini berada di kisaran Rp 1,92 miliar per BTC (asumsi kurs Rp 16.000/USD). Lonjakan ini membuat minat investor lokal kembali meningkat, terutama generasi muda yang melihat Bitcoin sebagai aset alternatif di tengah ketidakpastian pasar saham domestik.

Namun, Yulianto memberi catatan khusus:

  • Diversifikasi tetap penting. Jangan menaruh semua modal hanya di Bitcoin.
  • Kesadaran pajak juga perlu diperhatikan. Perdagangan kripto di Indonesia sudah dikenai PPh final dan PPN.
  • Psikologi pasar menjadi faktor terbesar. Investor yang panik saat koreksi bisa rugi besar, sementara mereka yang disiplin justru bisa memanfaatkan volatilitas sebagai peluang.
BACA JUGA :  Desas-desus PHK Massal Menggema, DPRD Berau Diminta Tak Sekadar Menonton

Kesimpulan

Kenaikan Bitcoin ke level USD 120 ribu menjadi momen penting bagi pasar kripto global. Namun, tren ini bukan tanpa risiko. Dengan kontrak derivatif besar yang akan jatuh tempo, resistensi teknikal di USD 124 ribu, dan volatilitas tinggi, investor dituntut untuk berhati-hati.

Sebagaimana disampaikan Yulianto Kiswocahyono, Bitcoin saat ini berada di titik krusial: bisa melanjutkan reli menuju USD 140 ribu, atau justru terkoreksi tajam kembali ke area USD 112 ribu.

 

Catatan Redaksi: Investor disarankan tetap memperhatikan perkembangan global, termasuk kebijakan The Fed, pergerakan dolar AS, serta regulasi domestik. Bitcoin menjanjikan peluang, tapi hanya bagi mereka yang siap dengan strategi.

 

Penulis : Odie Priambodo

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  
Silatnas dan Milad 2026 Perkuat Ukhuwah, Komitmen, dan Kompetensi Anggota AR Learning Center serta Suara Utama
Raker Ma’had Ar-Rohmah Bogor Perkuat Mutu Pendidikan dan Prestasi Santri
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:45 WIB

Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:11 WIB

Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 18:48 WIB

Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  

Berita Terbaru