Bangun Generasi Berkarakter, SMA Negeri 1 Gunung Alip Hadirkan Seminar Parenting untuk Orang Tua

- Publisher

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Tanggamus – SMA Negeri 1 Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, menggelar Seminar Parenting dengan tema “Peran Orang Tua dalam Pembentukan Karakter Positif Peserta Didik” di Aula SMA Negeri 1 Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Pengawas SMA Kabupaten Tanggamus Munawar, M.Pd., Kepala SMA Negeri 1 Gunung Alip Drs. Hi. Sasmadi, Ketua Komite SMA Negeri 1 Gunung Alip Edi Zulian, serta para orang tua peserta didik.

Kepala SMA Negeri 1 Gunung Alip, Drs. Hi. Sasmadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar parenting tersebut. Menurutnya, keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan sangat penting mengingat sebagian besar waktu anak dihabiskan di lingkungan keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap kegiatan ini dapat mengubah paradigma bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif orang tua. Kolaborasi yang baik antara guru dan orang tua menjadi kunci dalam mewujudkan peserta didik yang memiliki karakter positif,” ujarnya.

BACA JUGA :  Batu bara global kembali menunjukkan taringnya. Batu bara kalori rendah bahkan menyentuh kisaran CNY 563–568 per ton.

Senada dengan itu, Pengawas SMA Kabupaten Tanggamus, Munawar, M.Pd, mengapresiasi inisiatif sekolah dalam menyelenggarakan seminar parenting. Ia menegaskan bahwa pembentukan karakter positif pada anak harus didasarkan pada nilai-nilai agama yang kuat sebagai fondasi utama dalam kehidupan.

Seminar menghadirkan praktisi pendidikan sekaligus konselor keluarga, Yeni Ernani, S.Kom, M.M, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pembentukan karakter anak merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua dan sekolah.

Yeni Ernani menjelaskan bahwa orang tua perlu memahami karakter dan kebutuhan anak sejak dini. Menurutnya, peran keluarga sangat menentukan dalam menanamkan nilai-nilai kemandirian, disiplin, tanggung jawab, serta akhlak mulia.

“Karakter anak tidak terbentuk secara instan, dibutuhkan keteladanan, pendampingan, dan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten di rumah. Yang paling penting adalah menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT sebagai dasar pembentukan karakter,” jelasnya.

BACA JUGA :  Jalan Tambal Sulam di Jalur Trans-Sulawesi Pangkep–Barru Disorot, Warga Pertanyakan Penggunaan Anggaran

Sebagai tindak lanjut dari seminar tersebut, para orang tua diberikan tantangan selama 30 hari untuk membangun dan menerapkan satu kebiasaan positif di rumah sebagai upaya nyata dalam membentuk karakter anak.

Ketua Komite SMA Negeri 1 Gunung Alip, Edi Zulian, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dan dibutuhkan oleh para orang tua dalam menghadapi tantangan pendidikan anak saat ini.

“Seminar ini memberikan banyak manfaat bagi orang tua. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan, bahkan melibatkan dewan guru secara lebih intensif agar nilai-nilai yang disampaikan dapat diterapkan secara optimal kepada peserta didik,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 1 Gunung Alip menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi antara sekolah dan keluarga demi menciptakan generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

BACA JUGA :  Warga Soroti Dugaan Setoran Tambang PETI di Area Cetak Sawah Dam Sesah, Nilainya Capai Puluhan Juta Rupiah

Sementara itu, Humas SMA Negeri 1 Gunung Alip, Ibu Asih, yang turut memfasilitasi pelaksanaan kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada narasumber atas materi yang telah diberikan kepada para orang tua siswa.

“Terima kasih kepada Ibu Yeni Ernani atas kolaborasi dan materi parenting yang telah disampaikan. Banyak wali murid yang merasa terkesan karena materi yang diberikan sangat bermanfaat dan menambah wawasan serta pengetahuan dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Kami juga memohon maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terdapat kekurangan. Hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk pelaksanaan kegiatan yang lebih baik di masa mendatang,” tutup Ibu Asih.

Berharap kegiatan parenting seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter peserta didik yang unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Penulis : Zul Wani

Sumber Berita: Biro Suara Utama

Berita Terkait

pekerja mengaku bekerja di PT BAR site PT BERAU COAL. mengeluhkan pembayaran upah molorrr.!
Akhirnya Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Buka Suara, Pakopak Ikut Angkat Bicara Terkait Tukin P3K Tahun 2025
Bapelkum Bitung dan BNNK Perkuat Sinergi, Bahas Persiapan Penandatanganan PKS
Aliansi Masyarakat Karawang Jabar Menuntut Ketegasan Pemkab Menutup TNM
Pertalite dan Solar Langka di Banjar Kalsel, Namun Masih Banyak Dijual Eceran
Pertamax Rp16.650 per Liter: Rakyat Dipaksa Menyesuaikan. UMKM, Hingga Pengemudi Transportasi Terasa Dampaknya.
Penertiban Pedagang di Tanjung Bunga
Ketua STAI Samarinda: Akreditasi Program Studi Bukan Sekadar Formalitas, Ini Kewajiban Hukum
Berita ini 53 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:17 WIB

pekerja mengaku bekerja di PT BAR site PT BERAU COAL. mengeluhkan pembayaran upah molorrr.!

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Akhirnya Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Buka Suara, Pakopak Ikut Angkat Bicara Terkait Tukin P3K Tahun 2025

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:24 WIB

Bapelkum Bitung dan BNNK Perkuat Sinergi, Bahas Persiapan Penandatanganan PKS

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:18 WIB

Aliansi Masyarakat Karawang Jabar Menuntut Ketegasan Pemkab Menutup TNM

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:24 WIB

Pertamax Rp16.650 per Liter: Rakyat Dipaksa Menyesuaikan. UMKM, Hingga Pengemudi Transportasi Terasa Dampaknya.

Berita Terbaru