Balai Besar TNBTS Umumkan Penutupan Sepihak dan Merugikan, PHRI BPC Probolinggo Meminta Pertimbangkan Kembali. 

- Publisher

Rabu, 26 Februari 2025 - 19:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA Probolinggo- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (Indonesia Hotel and restaurant association). menanggapi beredar nya pengumuman Yang di keluarkan Kementerian lingkungan hidup dan kehutanan Direktorat Jenderal Konservasi sumber daya alam dan ekosistem Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) di keluarkan kepala Balai Besar di malang pada tanggal 24 Februari 2025. dengan nomor PG.6/T.8/TU/KSA.5.2/B/02/2025.

Adapun Isi pengumuman bahwa kegiatan kunjungan wisata di seluruh kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di tutup secara Total. mulai hari Jumat tanggal 28 Maret 2025 pukul 00. 01 Wib. sampai dengan hari Selasa tanggal 01 April pukul 23.59 Wib. kunjungan akan di buka kembali pada tanggal 02 April 2025 pukul 00.01 Wib.

penutupan Wisata Nasional berlangsung selama Lima Hari Lima Malam. dalam rangka menghormati hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947/2025 M. dan Hari Raya Idul Fitrih 1446 H. Namun, Penutupan membuat para pengusaha Hotel dan Restoran bereaksi dan meminta agar pengumuman dan keputusan di tinjau kembali. 26/02/2015.

Hal ini di sampaikan oleh ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Badan Pengurus Cabang (PHRI BPC) Kabupaten Probolinggo “Digdoyo D.P” dirinya Sangat menyayangkan dan Menurut nya, keputusan penutupan Wisata Nasional Pada saat Hari raya idul Fitri adalah keputusan sepihak.

“PHRI Sangat menyayangkan terkait penutupan Bromo untuk pariwisata pada saat hari raya idul Fitri dilakukan secara sepihak oleh TNBTS. tidak didiskusikan terlebih dahulu dengan para pelaku wisata. dan tidak menutup kemungkinan, PHRI pastinya sudah banyak bookingan pada hari hari tersebut. dan ini sangat merugikan jika di batalkan. “Jelasnya.

BACA JUGA :  Kebakaran Gunung Sumbing di Wonosobo, Pendaki Diimbau Waspada

Lebih lanjut kata Digdoyo, yang di kenal dengan panggilan Dhe Yoyok pemilik Hotel Yoschi. “Di sisi lain kita sama sama tau, bahwa periode awal tahun ini kunjungan wisata masih dalam low season, sementara kami punya beban tetap untuk membayarkan THR karyawan. Sehingga penutupan di luar Hari Raya Nyepi sangat berdampak bagi kami. “jelas nya lagi.

Ketua PHRI BPC Kabupaten Probolinggo juga meminta agar keputusan dan pengumuman di tinjau kembali. “Kami dari BPC PHRI dan Matra Probolinggo menyampaikan pandangan sebagai bahan masukan agar pengumuman atau keputusan dapat ditinjau kembali agar dampak & imbasnya pada pengunjung & pelaku usaha jasa pariwisata tidak resah dan di rugikan. “Pungkas nya.

BACA JUGA :  Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun

Digdoyo D.P pemilik Hotel Yoschi Menambahkan. “Jika alasan dalam rangka menghormati hari suci nyepi & nilai-nilai adat budaya serta kearifan lokal & konservasi alam. mungkin masih bisa di terima. namun, jika dikaitkan atau di benturkan dengan agama akhir nya berbenturan dengan hajat hidup orang banyak. Semoga saran dan masukan ini mendapatkan perhatian dari yang membuat kebijakan. “imbuh nya.

Penulis : Ali misno

Berita Terkait

Sikap Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terbongkar, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Segera Akan Melakukan Koordinasi 
Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan
Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi
BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 
Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media
PP Barokatul Hasan Desa Tegalwatu Peringati HSN 2026, Payung Hias Mempunyai Filosofi dan Makna Yang Mendalam 
Irigasi Diduga Mengalir di Area Pabrik PT Sasa Inti, Dugaan Juga Tertuju Pada Pemasangan dan Pengoperasian Turbin Gas Bumi
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Sikap Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terbongkar, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Segera Akan Melakukan Koordinasi 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:33 WIB

BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp