SUARA UTAMA, Probolinggo – Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) dari trotoar depan RSUD Waluyo jati Kraksaan Probolinggo Jawa Timur ke area khusus berlokasi di belakang RSUD Waluyo jati. Relokasi di inisiasi Direktur RSUD Waluyo Jati “dr.Hj. Yessi Rahmawati” dan di beri nama “Sentra Kuliner WJ Sejahtera” merupakan bentuk penataan kawasan yang humanis, menertibkan fasilitas umum tanpa mematikan sumber rezeki para PKL. 22/08/2026.
Direktur RSUD Waluyo jati mencerminkan kepedulian sosial, tata kawasan yang inklusif, dan sinergi pelayanan publik. Merangkul para PKL Menunjukkan sebagai Direktur yang humanis, Direktur inovatif untuk pembangunan ekonomi kerakyatan. Mengembalikan fungsi trotoar dan jalan agar bersih, luas, serta aman. Mengurangi kemacetan, sampah liar, dan potensi kumuh di depan area medis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah Direktur RSUD Waluyo jati tentu berdampak positif dan mendapat apresiasi dari pejalan kaki serta PKL. Salah satu PKL “SM” saat di temui media di lokasi baru nya, Ia bersyukur dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak RSUD Waluyo jati yang telah memberikan tempat yang layak.
“Alhamdulillah, Kami dikasih tempat yang layak pihak RSUD Waluyo jati, Kami mendapat tempat berjualan yang lebih layak, bersih, tertata, dan menarik minat pembeli. Memudahkan keluarga pasien mencari makanan di satu sentra kuliner yang higienis. Terimakasih Direktur RSUD Waluyo jati. “Ucap nya.
Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan “dr.Hj. Yessi Rahmawati” menegaskan bahwa, relokasi bukan sekadar memindahkan tempat berjualan (PKL). Akan tetapi merupakan upaya bersama untuk menghadirkan lingkungan RSUD Waluyo Jati yang lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman, tanpa menghilangkan mata pencaharian para pedagang (PKL).
“Penataan ini merupakan bagian dari implementasi budaya kerja RSWJ BUGARR, yaitu Bersih, Unggul, Gerak Cepat, Aman, Ramah, dan Rapi Kinerjanya. Kami ingin memastikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit juga berjalan selaras dengan kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Tegas nya.
Direktur RSUD Waluyo jati mengakui dan memahami bahwa para pedagang merupakan bagian dari keluarga besar RSUD Waluyo Jati. PKL menurut nya selama ini membantu memenuhi kebutuhan pasien, keluarga pasien, pengunjung, dan pegawai. Oleh karena nya, relokasi dilaksanakan dengan pendekatan yang humanis dan dialogis serta tetap memperhatikan keberlangsungan usaha para pedagang (PKL).
“Melalui Sentra Kuliner WJ Sejahtera, kami berharap para pedagang mendapatkan tempat yang lebih layak, bersih, aman, tertata, dan menarik sehingga berpeluang usahanya semakin berkembang. Pada saat yang sama, pasien dan keluarga dapat memperoleh makanan dengan lebih mudah, nyaman, dan higienis, sedangkan trotoar di depan rumah sakit dapat kembali berfungsi dengan baik oleh para pejalan kaki. “Ungkap nya.
Mewakili semua karyawan, Direktur RSUD Waluyo Jati “dr.Hj. Yessi Rahmawati” menyampaikan terima kasih kepada seluruh pedagang yang telah mendukung proses relokasi ini. “Sentra Kuliner WJ Sejahtera” bukan hanya tempat berjualan, tetapi juga wujud kebersamaan, pelayanan yang ramah,dan komitmen RSUD Waluyo Jati dalam mendukung ekonomi kerakyatan. Semoga sentra tersebut membawa keberkahan, meningkatkan kesejahteraan para pedagang, serta memberikan manfaat bagi seluruh warga masyarakat kabupaten Probolinggo.
Penulis : Ali Misno











