Waspada Oknum Berkedok Wartawan: Ancaman Nyata bagi Integritas Pers

Tolak pungutan liar, melawan berita hoaks, dan menegakkan nilai-nilai luhur jurnalistik

- Publisher

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Silaturahmi Nasional Wartawan: Pelatihan Jurnalistik dan Peresmian INI Kabar (Aisyah Putri/SUARA UTAMA)

FOTO : Silaturahmi Nasional Wartawan: Pelatihan Jurnalistik dan Peresmian INI Kabar (Aisyah Putri/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA Kebebasan pers merupakan salah satu pilar utama dalam kehidupan demokrasi. Pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan kebenaran, mengawasi jalannya kekuasaan, serta melindungi kepentingan publik. Namun di tengah peran mulia tersebut, muncul ancaman serius dari oknum yang menyalahgunakan profesi wartawan untuk kepentingan pribadi.

FOTO: Menjaga Marwah Jurnalisme, Waspadai Oknum Berkedok Wartawan dan Praktik Pemerasan (Sumber AI/SUARA UTAMA)
FOTO: Menjaga Marwah Jurnalisme, Waspadai Oknum Berkedok Wartawan dan Praktik Pemerasan (Sumber AI/SUARA UTAMA)

Fenomena “preman berkedok jurnalis” menjadi perhatian penting. Oknum-oknum ini tidak menjalankan tugas jurnalistik sebagaimana mestinya, melainkan memanfaatkan identitas pers sebagai alat untuk melakukan tekanan, bahkan pemerasan. Salah satu modus yang kerap terjadi adalah membuat atau menyebarkan narasi yang belum terverifikasi – berisi tuduhan, asumsi liar, hingga fitnah – kemudian menawarkan penghapusan berita dengan imbalan tertentu.

BACA JUGA :  TK PGRI 05 Kota Batu Tampil Percaya Diri, Siap Rebut Juara di Kejurkot Drumband Open 2026

Praktik semacam ini jelas mencederai integritas jurnalistik. Wartawan sejati bekerja berdasarkan fakta, melakukan verifikasi, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Berita tidak boleh dijadikan alat ancaman, apalagi komoditas untuk kepentingan pribadi. Ketika informasi dipelintir demi keuntungan, maka yang dirusak bukan hanya individu atau lembaga tertentu, tetapi juga kepercayaan publik terhadap pers secara keseluruhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks ini, penting bagi masyarakat untuk semakin cerdas dalam menyikapi informasi. Tidak semua yang mengatasnamakan pers dapat dipercaya. Verifikasi sumber, cek kredibilitas media, serta memahami standar kerja jurnalistik menjadi langkah penting agar tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks maupun praktik manipulatif.

BACA JUGA :  Suarautama.id Buka Jasa Liputan dan Publikasi Online untuk Sekolah, Kampus, Pemerintah, serta Promosi Produk di Seluruh Indonesia

Di sisi lain, insan pers juga dituntut untuk terus menjaga profesionalitas. Integritas adalah kunci utama. Wartawan harus berpegang teguh pada prinsip akurasi, keberimbangan, dan independensi. Setiap informasi yang disajikan harus melalui proses yang benar, bukan sekadar mengejar sensasi atau kepentingan tertentu.

Peran organisasi pers, lembaga pendidikan jurnalistik, dan redaksi media juga sangat penting dalam membina serta mengawasi anggotanya. Pelatihan berkelanjutan, penegakan kode etik, serta sanksi tegas terhadap pelanggaran harus menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pers nasional.

BACA JUGA :  SPMB Kota Makassar 2026 Dibuka Mulai 8 Juni, Pendaftaran Murid Baru PAUD, SD, dan SMP Dilaksanakan Secara Online

Pada akhirnya, menjaga marwah jurnalisme adalah tanggung jawab bersama. Pers yang bersih dan berintegritas akan mampu menjadi pilar demokrasi yang kuat, sementara praktik menyimpang hanya akan meruntuhkan kepercayaan publik. Oleh karena itu, sudah saatnya seluruh elemen – wartawan, media, dan masyarakat – bersatu dalam menolak pungutan liar, melawan berita hoaks, serta menegakkan nilai-nilai luhur jurnalistik.

Penulis oleh: Andre Hariyanto, Founder Komunitas Taklim Jurnalistik, Pemred Suara Utama, dan Penulis Buku Mutiara Hikmah

Penulis : Tsaqif Rayyan Adzra

Editor : Zahwa Qarira Nazhira

Sumber Berita: Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Jaga Keberlanjutan Bisnis, Advokat Roszi Krissandi Tekankan Pentingnya Audit Hukum Berkala bagi Perusahaan
Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack
Wartawan SUARA UTAMA Harus Berilmu dan Beretika
Ketika Hukum Kehilangan “RUH”
Siswi SMAIT Darul Fikri Makassar Raih Juara 3 Duta Baca Pelajar 2026
SMKN 3 Makassar Gelar Pameran P8, Gandeng Pertamina Enduro Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Siswa Otomotif
Wakil Walikota Palangkaraya Dukung Penuh Sekolah Alam Alqonita: Milad ke-21 Ditandai Penanaman Pohon
Usai Viral Terkait Dana PIP di SMPN 47 Merangin, Pihak Sekolah Klarifikasi dan Panggil Wali Murid

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:57 WIB

Jaga Keberlanjutan Bisnis, Advokat Roszi Krissandi Tekankan Pentingnya Audit Hukum Berkala bagi Perusahaan

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:50 WIB

Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:05 WIB

Wartawan SUARA UTAMA Harus Berilmu dan Beretika

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:23 WIB

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WIB

Siswi SMAIT Darul Fikri Makassar Raih Juara 3 Duta Baca Pelajar 2026

Berita Terbaru

Berita Utama

RSUD Jaraga Sasameh Verifikasi Data Rujukan Ditengah Transisi RME

Kamis, 2 Jul 2026 - 00:33 WIB