SUARA UTAMA—Washington Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka dalam waktu 48 jam, Sabtu (21/03/2026).
Trump menyampaikan ultimatum tersebut melalui TruthSocial. “Jika Iran tidak membuka sepenuhnya, tanpa ancaman, Selat Hormuz, dalam waktu 48 jam dari saat ini, Amerika Serikat akan menghantam dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka, dimulai dari yang terbesar terlebih dahulu,” tulisnya.
Sejak perang Amerika-Israel menghadapi Iran tiga pekan lalu, Iran menutup secara selektif Selat Hormuz dan memicu kenaikan harga minyak global. Reuters melaporkan AS sudah bersiap mengerahkan ribuan marinir dan pelaut ke Timur Tengah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Keitaro Alfarizi
Sumber Berita: Reuters dan Truth Social











