Perang Menguburkan Iran di Piala Dunia 2026

- Publisher

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Mahdi Zare/Fars News Agency

Mahdi Zare/Fars News Agency

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, tewas dalam serangan Amerika-Israel ke Iran pada 28 Februari lalu. Kematian pemimpin tertinggi yang berkuasa hampir 40 tahun tidak hanya memicu perang di Timur Tengah, tetapi juga menguburkan mimpi Iran di Piala Dunia.

Serangan itu telah menewaskan ribuan warga Iran dan merusak beberapa kota besar, termasuk Teheran. Iran merespon serangan tersebut dengan serangan rudal dan drone ke Israel serta basis militer Amerika Serikat di Timur Tengah.

Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, memutuskan Iran memboikot Piala Dunia melalui siaran televisi negara—bukan melalui FIFA atau badan sepak bola internasional manapun. “Mengingat rezim korup ini telah membunuh pemimpin kita, dalam keadaan apa pun kita tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia,” ujarnya.

Donyamali menambahkan bahwa perang tersebut telah memicu dua perang dalam delapan atau sembilan bulan terakhir dan membunuh ribuan warga Iran. “Mengingat tindakan jahat yang telah mereka lakukan terhadap Iran, mereka telah memicu dua perang terhadap kami selama delapan atau sembilan bulan dan telah membunuh serta mengorbankan ribuan rakyat kami. Oleh karena itu, kami tentu tidak dapat memiliki kehadiran seperti itu,” ujarnya dikutip Reuters.

BACA JUGA :  Pemkot Pangkal Pinang Serbu Titik Sampah Liar di Bukit Intan: Soroti Dampak Kesehatan hingga Siapkan Opsi Sanksi Tegas

Dia juga mempertanyakan kelayakan Amerika Serikat menyelenggarakan Piala Dunia. “Jika negara tuan rumah adalah negara lain, tentu komunitas internasional akan bereaksi dan akan menarik tempat penyelenggaraan tersebut,” tegasnya dikutip Marca.

Pemain Senior Timnas Iran yang pernah membela Inter Milan dan Porto, Mehdi Taremi, dikabarkan siap meninggalkan dunia sepak bola dan bergabung dengan tentara Iran. “Ini adalah momen di mana negara saya sangatlah membutuhkan saya. Saudara saya dan rumah berada dalam situasi bahaya, dan saya harus berada di sana,” ujarnya dikutip Haberler.

BACA JUGA :  Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik

Sebelum pernyataan resmi Donyamali, Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengumumkan Instagram sudah berdiskusi dengan Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, perihal kehadiran Iran di Amerika “Presiden Trump menegaskan Tim Nasional Iran diperbolehkan berkompetisi di Piala Dunia,” tulisnya.

Sehari kemudian Trump membuat pernyataan resmi di TruthSocial. “Tim Nasional Sepak Bola Iran dipersilakan untuk mengikuti Piala Dunia, tetapi saya benar-benar tidak percaya bahwa kehadiran mereka pantas, demi keselamatan dan keamanan hidup mereka sendiri,” ungkapnya.

Penulis : Keitaro Alfarizi

Sumber Berita: Reuters dan Truth Social

Berita Terkait

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan
Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin
Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot
Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Bapelkum Bitung Goes to Campus, Bangun Generasi Sadar Hukum di Tengah Berlakunya KUHP Nasional
Wali Kota Pangkal Pinang Tekankan Pentingnya Semangat Gotong Royong dan Jaga Kelestarian Lingkungan di Kecamatan Gerunggang
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:49 WIB

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 11:56 WIB

Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

Berita Utama

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:49 WIB

Chat via WhatsApp