SUARA UTAMA, Pringsewu – Peringatan Hari Tani Nasional tahun 2026, dilaksanakan di Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Setelah melalui berbagai kegiatan, puncak acara dilaksanakan di areal pesawahan yang mengalami puso, karena kemarau panjang, di Pekon Klaten Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu.

Rangkaian acara tersebut diantaranya, Sekolah Tani yang diadakan tanggal 24 – 25 Oktober di Hotel Urban Pringsewu, Lomba Proposal Inovasi P3 (Pertanian, Perikanan, dan Peternakan). Pemaparan proposal inovasi di lakukan dihadapan team penilai yang berasal dari berbagai displin ilmu, sehingga menghasilkan inovasi bagi pengembangan P3 tersebut.
Puncak acara dilaksananakan pada tanggal 25 Oktober 2026, dimulai jam 06.00 pagi, yakni Agri Fun Walk, ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Presiden PKS, Al Muzammil Yusuf (AMY). Keunikan peserta berpakaian menambah kesemarakan acara. Acara disemarakkan juga dengan berbagai lomba, seperti lomba kambing, domba, menthok jumbo, dan grebek ayam. Selain itu dimeriahkan juga dengan Pasar Tani, dan lomba inovasi hasil pertanian, yang dimenangkan oleh Susu Kambing Pringsewu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Puncak acara Hari Tani ini dihadiri oleh Mentri Pertanian, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, anggota DPR RI, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, anggota DPRD Provinsi Lampung, anggota DPRD Kab-Kota, Forkompida, petani, dan pelaku usaha tani lainnya se Provinsi Lampung.
Dalam sambutan balasan, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, Mentan RI, menyampaikan kedekatannya dengan Presiden PKS, Al Muzammil Yusuf (AMY) dan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Kedekatan dengan AMY, diceritakan beliau, pejabat pertama yang hadir di kediaman orang tua AMY, ketika ibundanya meninggal dunia. Sementara kedekatan dengan RMD, ber kali-kali RMD menemui beliau di rumah dan di kantor. Pernah sampai satu pekan tiga kali, dan di waktu yang tidak biasa, di rumah tinggal Mentan. Terutama ketika terjadi gejolak harga singkong di Lampung. Permintaan Gubernur untuk menaikkan harga beli singkong oleh pabrik, direspon positiv oleh Presiden, yang ketika tahu penyebab merosotnya harga singkong karena impor, memerintahkan Mentri Perdagangan untuk stop impor singkong.
Sambutan Mentan, yang menurut beliau bukan sambutan tetapi menyelesaikan persoalan yang ada, adalah menjawab laporan Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, tentang berbagai masalah di Kabupaten Pringsewu. Salah satunya adalah kelangkaan air karena kemarau, yang menyebabkan 700 hektar sawah puso, termasuk sawah lokasi acara puncak peringatan hari tani naaional. Selain itu, Kabupaten Pringsewu mempunyai bendungan terbesar di Asia Tenggara, bendungan Way Sekampung, namun petani Kabupaten Pringsewu tidak menikmati air dari bendungan tersebut, karena posisi bendungan teeletak di lembah. Menjawab pertanyaan tersebut, Mentan merespon dengan berbagai jalan keluar. Seperti pompa air untuk mengairi ribuan hektar sawah yang ada, dan pemberian alsintan bagi petaninya.
Kedekatan Mentan dengan petani ditunjukkan dengan mengundang petani dan buruh tani untuk naik ke atas panggung, dan menjawab setiap keluhan mereka. Ketika ibu-ibu yang berprofesi sebagai buruh tandur mengeluhkan rendahnya penghasilan mereka, dijawab bahwa sekarang ada regulasi, bukan hanya petani pemilik sawah yang dapat bantuan, tetapi juga para buruh tani dapat bantuan, dengan membuat kelompok.
Acara Puncak Hari Tani Nasional 2026, juga ditandai dengan Pelantikan Relawan Tani se Indonesia yang berjumlah 7 juta orang. Pelantikan dipandu oleh H. Riyono, S.Kel, M.Si, anggota DPR RI dari Fraksi PKS, yang lebih dikenal sebagai Riyono Caping. Prosesi pelantikan ini di ikuti oleh petani se Indonesia melalui zoom.
Penulis : Akhmadi Sumaryanto
Editor : Andre Hariyanto
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama












Komentar
Silakan login untuk berkomentar.