Gelar Apel Operasi Ketupat 2026, Polres Probolinggo Tekankan Pengamanan Optimal dan Pelayanan Humanis

- Publisher

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Polres Probolinggo menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 sebagai bentuk kesiapan dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul fitri 1447 Hijriah di Lapangan Apel Mapolres Probolinggo, Pada Kamis (12/3/2026).

Apel gelar pasukan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif dan dihadiri oleh Wakapolres Probolinggo, para Pejabat Utama (PJU) Polres Probolinggo, Dandim 0820 Probolinggo, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait yang terlibat dalam pengamanan arus mudik maupun perayaan Idul fitri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, Kapolres Probolinggo menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Semeru merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan secara serentak guna memastikan keamanan, keselamatan, dan kelancaran aktivitas masyarakat selama masa mudik hingga perayaan Hari Raya Idul fitri.

BACA JUGA :  Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 

AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri bersama seluruh instansi terkait dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Operasi Ketupat Semeru merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu saya tekankan kepada seluruh personel yang terlibat agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, “tegas Kapolres.

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel untuk selalu meningkatkan kewaspadaan di lapangan, terutama pada titik-titik rawan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, maupun potensi gangguan keamanan lainnya selama periode mudik dan libur Lebaran.

BACA JUGA :  Polda Sulsel Ungkap Kasus Curat dan Penadahan, Dua Tersangka Diamankan

Selain itu, AKBP Wahyudin Latif menekankan pentingnya sinergitas dan koordinasi yang baik antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder terkait agar pelaksanaan pengamanan dapat berjalan secara optimal.

“Keberhasilan pengamanan Idul fitri tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri semata, tetapi merupakan tugas bersama. Oleh karena itu, sinergitas dan koordinasi antar instansi harus terus diperkuat agar seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,.”kata AKBP Latif.

Ia juga menginstruksikan kepada seluruh personel yang bertugas di lapangan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk membantu para pemudik yang membutuhkan informasi maupun pertolongan selama perjalanan.

BACA JUGA :  Terbongkar, Indikasi Dugaan Korupsi Anggaran Pembelian Patok Pembatas Tanah Desa Gading Kulon

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Probolinggo juga mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan di beberapa titik strategis guna memberikan pelayanan kepada masyarakat, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, hingga objek wisata yang diperkirakan akan mengalami peningkatan kunjungan selama libur Lebaran.

Apel gelar pasukan ini juga menjadi sarana untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung, sehingga seluruh rangkaian pengamanan dapat berjalan secara maksimal.

Dengan digelarnya apel ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat menjalankan tugas secara optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand