Publik Pertanyakan Tanggung Jawab Oknum Kepala Disdikbud Kab. Probolinggo Perihal Raib Nya Motor Guru di Area Parkir 

- Publisher

Senin, 9 Maret 2026 - 15:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

 

SUARA UTAMA, Probolinggo- Menanggapi viral nya Sepeda motor Scoopy Nopol N 3989 MO yang raib di area parkir Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Probolinggo Jawa Timur pada tanggal 21 Januari 2026. Publik mempertanyakan tanggung jawab oknum kepala Dinas sebagai pimpinan tertinggi di Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Probolinggo. 09/03/2026.

Menanggapi raib nya sepeda motor Scoopy milik warga pesawahan kecamatan Tiris yang berprofesi sebagai guru PAUD. Warga kabupaten Probolinggo “Ahmadi” yang mengaku dirinya sebagai wali murid dan pedagang sayur. Ia mempertanyakan tanggung jawab oknum dinas pendidikan kabupaten Probolinggo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Area parkir itu milik Dinas, milik pemerintah, yang segala sesuatunya, sekecil apapun dinas terkait wajib bertanggung jawab. Jangan sampai ada kata “Apes”. Sepeda itu bukan parkir di pinggir sawah. Kalau parkir di pinggir sawah wajar ada kata “Apes” ini Parkir di area kantor dinas lho. “Ucap nya.

Lebih lanjut kata “Ahmadi” Dengan dugaan Dinas pendidikan enggan untuk bertanggung jawab. Ia merasa prihatin terhadap pendidikan di kabupaten Probolinggo. Pasal nya, oknum Dinas pendidikan diduga telah memberikan contoh tauladan yang tidak baik bagi dunia pendidikan.

“Jika Dinas pendidikan tidak mau bertanggung jawab untuk mengganti sepenuhnya. Maka kami sebagai masyarakat kecil merasa prihatin terhadap pendidikan di kabupaten Probolinggo. Bagaimana bisa mendidik putra putri kami, sementara oknum Dinas nya sendiri diduga tidak bisa memberikan contoh tauladan yang baik. “Pungkas nya.

BACA JUGA :  Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan

Di tempat terpisah “Jalal” yang mengaku dirinya sebagai kuli bangunan di kabupaten Probolinggo ikut angkat bicara perihal yang di sebut sebut tali asih. Menurutnya, siapapun bisa menunjukkan rasa peduli kepada sesama manusia buka hanya oknum pejabat yang mempunyai rasa kepedulian.

“Informasi yang beredar, Dinas pendidikan telah memberikan tali asih sebagai bentuk rasa kepedulian nya. Peduli ya peduli tapi tanggung jawab nya juga di laksanakan. Kalau hanya sekedar peduli, walaupun bukan dari oknum Dinas pendidikan juga bisa. Emang nya hanya oknum pejabat yang mempunyai rasa peduli. “Katanya.

BACA JUGA :  Puncak Acara Hari Tani: Pelantikan 7 Juta Relawan Tani Indonesia

Ia menambahkan, bahwa guru PAUD yang mengabdi di salah satu lembaga di kecamatan Tiris, kembali berjalan kaki demi mengabdi pada lembaga. Menurutnya, guru tersebut bukan PNS dan P3K.

“Kasian Korban nya. sekarang dia harus kembali jalan kaki demi mengabdi pada lembaga. Dia baru tau mengendarai sepeda motor malah hilang. Coba bayangkan se andainya oknum Dinas setiap hari jalan kaki dari rumah ke lembaga sekitar setengah jam. sementara Ia bukan PNS ataupun P3K. “Imbuh nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Terkesan Tidak Percaya Pemerintah, Aktivis Sebut Tidak Lazim dan Mendesak Bank Jatim Cabang Kraksaan Segera Penuhi Janjinya 
Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers
Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media
Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS
Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II
Terindikasi Borong Pelanggaran, Oknum di SDN Tamansari lll Diduga Menarik Iuran Perminggu, Perbulan dan Penjualan LKS
Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 
Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 09:51 WIB

Terkesan Tidak Percaya Pemerintah, Aktivis Sebut Tidak Lazim dan Mendesak Bank Jatim Cabang Kraksaan Segera Penuhi Janjinya 

Sabtu, 7 November 2026 - 10:45 WIB

Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers

Jumat, 6 November 2026 - 09:51 WIB

Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media

Kamis, 5 November 2026 - 19:09 WIB

Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS

Kamis, 5 November 2026 - 08:39 WIB

Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp