Publik Geram, Seurgensi Apa Hingga DPRD Kabupaten Probolinggo Menggelar Rapat di Hotel Surabaya Selama Dua Hari

- Publisher

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Beredar informasi di media massa, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Probolinggo Mengelar rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2027 di Hotel Morazen Surabaya mulai tanggal 28 hingga 29 Juli 2026. (30/07/2026).

Rapat tersebut membuat masyarakat kabupaten Probolinggo meradang dan menuai kritikan tajam. Pasal nya, di saat Pemerintahan pusat hingga tingkat desa di wajibkan untuk efesiensi anggaran belanja. DPRD kabupaten Probolinggo terkesan bertolak belakang dengan dengan efisiensi yang di gagas langsung oleh presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga masyarakat kabupaten Probolinggo yang sehari hari nya sebagai kuli proyek “JMD” Mempertanyakan realisasi anggaran untuk rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2027 di Hotel Morazen Surabaya selama dua hari.

BACA JUGA :  25 Aitem Anggaran Kegiatan Prioritas P-APBD 2026 Untuk 14 OPD Belum Sepenuhnya Terserap Hingga Bulan Oktober 2026

“Seurgen apakah hingga DPRD kabupaten Probolinggo melakukan rapat di Hotel Surabaya?. Apakah Gedung DPRD sudah tidak layak untuk di tempati rapat seperti itu?. Dari mana sumber anggaran untuk sewa hotel serta konsumsi nya dan berapa besarnya anggaran rapat itu. Apakah biaya hotel serta konsumsi uang pribadi?. “Katanya.

Menanggapi alasan Ketua DPRD kabupaten Probolinggo “Oka Mahendra Jaya Kusuma” di media massa, ” Syamsul” menegaskan bahwa alasan Ketua DPRD kabupaten Probolinggo layak nya alasan anak SD. Menurutnya, Jika ada niatan mewakili masyarakat, rapat di warung kopi juga bisa sampai pagi.

“Alasan ketua DPRD yang beredar di media massa, rapat di hotel lebih efektif karena tidak kesusu pulang hingga larut malam. Itu alasan nya anak SD, alasan klasik dan tidak masuk akal. Jika memang niat untuk bekerja benar benar mewakili masyarakat rapat di warung kopi pun bisa. “Tegas nya.

BACA JUGA :  Aktivis Siapkan Pengaduan Dugaan Pembiaran dan Kelalaian Oknum Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Probolinggo

Sementara ketua DPRD kabupaten Probolinggo “Oka Mahendra Jati Kusuma” di konfirmasi media melalui pesan singkat whatsap perihal alasan kenapa rapat tersebut tidak di selenggarakan di kantor DPRD kabupaten Probolinggo dan berapa besar nya anggaran untuk rapat tersebut. Ketua DPRD kabupaten Probolinggo membenarkan adanya rapat di hotel Surabaya. Menurutnya rapat di lakukan di luar kota di karenakan waktu pembahasan cukup mepet.

“Waalaikum salam. Betul mas pembahasan dilaksanakan di hotel surabaya. Mengingat tenggang waktu pembahasan cukup mepet. Berdasarkan pengalaman jika dibahas di kantor dewan membutuhkan waktu beberapa hari karena pembahasan tidak bisa dilakukan sampai larut malam bahkan subuh. jika dilakukan di luar kota bisa fokus membahas mulai dari pagi hingga subuh. ada waktu istirahat setelah istirahat bisa kembali masuk ruangan utk membahas.”Tegas nya.

BACA JUGA :  Uskup Timika Resmikan Paroki Santa Maria Ratu Rosari Idakebo

Terkait realisasi anggaran selama rapat berlangsung di hotel Surabaya, Ia menyampaikan bahwa anggaran di bebankan kepada masing masing OPD yang ikut dalam rapat tersebut. Sementara untuk anggaran DPRD, Media di arahkan untuk mengkonfirmasi Sekwan.

“Jadi dari segi efektifitas cenderung lebih efektif mengingat waktu yang cukup terbatas.Terkait anggaran dibebankan kepada masing masing OPD yg berangkat. Jika untuk di dewan coba tanyakan kepada sekwan saja Demikian. “Jawab nya.

 

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 
Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia
Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?
Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan
Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
Selain Dugaan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif, Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terindikasi Melanggar Kode Etik dan Disiplin ASN
Puncak Acara Hari Tani: Pelantikan 7 Juta Relawan Tani Indonesia
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:35 WIB

Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 

Senin, 2 November 2026 - 19:08 WIB

Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Minggu, 1 November 2026 - 10:45 WIB

Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama

Berita Terbaru

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa? (sumber resmi Humas MA, dari portal berita resmi Mahkamah Agung MARINews)

Berita Utama

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Senin, 2 Nov 2026 - 18:38 WIB

Polres Metro Bekasi Identifikasi Kecelakaan Truk Molen || Sumber gambar : https://tribratanews.metro.polri.go.id/

Berita Utama

Truk Molen Maut di Bekasi: 6 Tewas, Sopir Jadi Tersangka

Senin, 2 Nov 2026 - 18:31 WIB

Chat via WhatsApp