Miris, Diduga Oknum Disdikbud Kab. Probolinggo Terindikasi Tidak Taat dan Patuh Pada Hukum 

- Publisher

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Miris, Oknum Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Probolinggo Jawa Timur, Diduga tidak patuh pada aturan dan undang-undang. Pasal nya, sepeda motor Scopy dengan Nopol N 3989 MO milik seorang guru asal desa pesawahan yang hilang pada tanggal 21 Januari 2026 di area parkir, oknum Dinas tersebut diduga enggan bertanggung jawab. 08/03/2026.

Sungguh sangat memperihatinkan. Seharusnya Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten Probolinggo memberikan contoh (keteladanan) agar supaya guru dan siswa taat pada hukum. Keteladanan merupakan bagian dari pendidikan karakter dan budaya hukum, yang didukung dengan integrasi materi hukum, sosialisasi, dan penegakan disiplin sekolah yang konsisten.

Padahal dasar hukum nya jelas, Dinas yang diduga lalai dalam menjaga keamanan area parkir (misalnya membiarkan orang tidak dikenal masuk, tidak ada petugas jaga), sehingga menimbulkan kerugian bagi pemilik motor. Pasal 1367 KUHPerdata (Tanggung Jawab Atasan/Majikan) Instansi pemerintah bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh petugas/pegawainya yang lalai dalam tugas jaga.

Pemilik sepeda motor Scopy yang berprofesi sebagai guru PAUD (Korban) “SLH” mengatakan bahwa sampai saat ini, Dinas pendidikan belum mengganti sepeda motor nya. bahkan Ia berkeinginan akan mengembalikan tali asih jika tali asih di anggap sebagai ganti rugi.

BACA JUGA :  Terkesan Mengabaikan Permintaan Camat Tiris, Warga Mendesak DPMD dan Inspektorat Kabupaten Probolinggo Segera Turun Tangan

“Sampai saat ini masih belum ada kejelasan terkait tanggung jawab terhadap sepeda motor saya. Jika tali asih itu di anggap sebagai pengganti sepeda motor saya, maka akan saya kembalikan. Saya mengabdi ke lembaga sehari hari nya berjalan kaki. Apalagi mau lebaran, Jelas saya butuh sepeda motor itu. “Kata nya.

Sementara Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Probolinggo “Hary Tjahjono” saat di konfirmasi media pada tanggal 18 Februari 2026, perihal tali asih yang berkeinginan akan di kembalikan oleh korban jika di anggap sebagai ganti rugi. Ia mengatakan bahwa tali asih bukan lah ganti rugi.

BACA JUGA :  Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media

“Waalaikumsalam wr wb. Mohon maaf bapak, itu semua atas inisiatif kami bersama sebagai bentuk rasa kepedulian kami. “Ucap nya melalui pesan singkat whatsap. Namun, Ia enggan menjawab perihal tanggung jawab nya sesuai aturan dan undang-undang.

Tidak berhenti di situ, Pada tanggal 02 Maret 2026 team media kembali mengkonfirmasi kepala dinas dan kebudayaan kabupaten Probolinggo melalui jejaring yang sama (pesan singkat whatsap). perihal tanggung jawabnya atas sepeda motor Scopy tersebut. Namun, Sampai berarti ini di tayangkan belum ada jawaban.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media
Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS
Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II
Terindikasi Borong Pelanggaran, Oknum di SDN Tamansari lll Diduga Menarik Iuran Perminggu, Perbulan dan Penjualan LKS
Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 
Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia
Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?
Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan
Berita ini 3,063 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 09:51 WIB

Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media

Kamis, 5 November 2026 - 19:09 WIB

Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS

Kamis, 5 November 2026 - 08:39 WIB

Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II

Rabu, 4 November 2026 - 18:32 WIB

Terindikasi Borong Pelanggaran, Oknum di SDN Tamansari lll Diduga Menarik Iuran Perminggu, Perbulan dan Penjualan LKS

Rabu, 4 November 2026 - 09:35 WIB

Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp